Dian Yulia Disiapkan untuk Ledakkan Diri di Istana Presiden

Siswanto, Erick Tanjung

Minggu, 11 Desember 2016 | 13:46 WIB
Dian Yulia Disiapkan untuk Ledakkan Diri di Istana Presiden
Kombes Pol Awi Setiyono dari Mabes Polri didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya dan Analis Kebijakan Madya Divhumas Polri memberikan keterangan terkait penemuan bom Bekasi, di Jakarta, Minggu (11/12/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Terduga teroris bernama Dian Yulia Novi yang ditangkap di rumah kos Perum Bintara Jaya VIII, RT 4, RW 9, Bintara Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (10/12/2016) sore, diduga akan meledakkan diri di sekitar Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Tapi, dia keburu ditangkap Densus 88 Polri sebelum aksi yang akan direncanakan tepat ketika pergantian Pasukan Pasukan Pengamanan Presiden, Minggu (11/12/2016) pagi.

Menurut catatan polisi "pengantin" perempuan belum pernah ditemukan di Indonesia. Pengantin ialah istilah yang dipakai kelompok teroris untuk calon pengebom bunuh diri.

‎"Sebenarnya mereka (kelompok teroris) fokus merekrut para pengantin tersebut. Dulu kan laki-laki, sekarang perempuan. Pada intinya mereka mencari orang-orang uang mau berjihad, melakukan amaliah. Kalau sekarang perempuan, hanya kebetulan," kata Kepala Bagian Mitra Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes ‎Awi Setiyono di kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu (11/12/2016).

Dian Yulia dibekuk tak lama setelah Densus 88 menemukan bom "rice cooker" berdaya ledak tinggi di rumah kos Perum Bintara Jaya VIII.

Belakangan muncul kabar yang menyebutkan Dian Yulia istri gembong teroris Noordin M. Top. Dian Yulia dikabarkan pernah bekerja di luar negeri sebagai TKI. Menanggapi kabar tersebut, Awi mengatakan polisi masih menelusurinya.

"Belum, ini masih awal. Tunggu detailnya nanti," ujar dia.

Dalam kasus rencana pengeboman Istana Presiden, Densus telah menangkap empat terduga teroris. Selain Dian Yulia, polisi juga menangkap Nur Solihin, Agus Supriyandi, dan SY alias Abu Izzah.
 
Nur Solihin ditangkap di flyover Kalimalang, Kota Bekasi, pada pukul 14.30 WIB. Di lokasi yang sama, Agus ditangkap sekitar pukul 15.30 WIB. Dian Yulia ditangkap di rumah kos. Tak lama kemudian Abu Izzah ditangkap di Dusun Sabrang Kulon, Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah.

Awi menambahkan Dian Yulia sempat diberi uang oleh Nur Solihin sebesar Rp1 juta untuk kebutuhan hidup selama di kos.

"DYN menerima uang dari MNS Rp1 juta. Uang itu digunakan kebutuhan sehari-hari untuk hidup di kontrakan," tutur dia.

‎Keempat terduga dijerat Pasal 7 Jo 15 Undang-Undang RI Nomor 15 Tahun 2003 tentang penetapan pemerintah penggantinya Undang-Undang tentang pemberantasan terorisme dengan ancaman penjara seumur hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×