Cerita Tetangga Kamar Kos Dian Si "Calon Pengantin" Bom Istana

Siswanto

Minggu, 11 Desember 2016 | 15:59 WIB
Cerita Tetangga Kamar Kos Dian Si "Calon Pengantin" Bom Istana
Terduga teroris bernama Dian Yulia Novi ditangkap di rumah kos Perum Bintara Jaya VIII, RT 4, RW 9, Bintara Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (10/12/2016) sore [suara.com/Blasius Mau Bere]

Suara.com - Sejumlah warga yang berdekatan dengan rumah kos yang dihuni terduga teroris Dian Yulia Novi di Perum Bintara Jaya VIII, RT 4, RW 9, Bintara Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, menyimpan banyak cerita.

Mereka sama sekali tak menyangka ada bom berdaya ledak besar yang akan diledakkan Dian Yulia di Istana Kepresidenan disimpan di salah satu kamar kos. Bom tersebut ditemukan tim Densus 88 Polri kemarin, Sabtu (10/12/2016), dan hari itu juga Dian Yulia ditangkap.

Echa (26), penghuni kos yang persis di sebelah kamar Dian Yulia, sejak kemarin tak bisa masuk ke dalam kamar untuk mengambil barang berharga. Soalnya, polisi melarang siapapun untuk masuk ke rumah kos karena masih dalam proses olah tempat kejadian perkara.

Hari ini, dia kembali datang ke sana untuk minta izin mengambil barang-barangnya.

Echa mengaku masih trauma dengan kejadian kemarin.

"Tidak mau tinggal lagi di situ," katanya.

Ketika bom diledakkan tim Gegana, kemarin, Echa tidak berada di lokasi. Efek ledakan sampai membuat kaca kamarnya pecah dan tembok retak.

Kamar kos Echa nomor 103, sedangkan kamar kos Dian Yulia nomor 104.

Rencananya, setelah ini, dia akan tinggal untuk sementara waktu di rumah saudara sambil mencari kos yang baru.

Warga yang tinggal di dekat rumah kos bernama Husein Efendi (74) mengatakan selama ini Dian Yulia tidak menginap di kamar kos. Dian Yulia cuma menaruh barang di sana.

"Dia tidak nginap hanya datang terus pergi lagi," tuturnya.

Husein yakin terduga teroris tersebut menjadikan indekos ini sebagai tempat persinggahan untuk menjalankan aksi. "

Pemilik warung bernama Anggara Adrian (22) menceritakan bom diledakkan setelah tiga terduga teroris ditangkap di Bekasi. Bom diledakkan sebelum waktu Maghrib.

"Sekitar sini kami disuruh kosongin semua, tidak lama kami dengar ledakan dari belakang saat polisi hitung satu, dua, tiga," kata dia.

 Setelah menangkap tiga terduga teroris di Kota Bekasi, polisi kembali menangkap satu terduga lagi di Solo, Jawa Tengah. (Blasius Mau Bere)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:05 WIB

×