Soal Siaran Televisi Sidang Ahok, Tergantung PN Jakarta Utara

Adhitya Himawan | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 12 Desember 2016 | 11:03 WIB
Soal Siaran Televisi Sidang Ahok, Tergantung PN Jakarta Utara
Saat blusukan ke Taman Anggrek Ragunan, calon Gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyempatkan menggendong anak laki-laki berumur 5 tahun bernama David. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengaku menyerahkan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Utara soal izin peliputan bagi media massa terutama televisi yang ingin menyiarkan secara langsung (live) sidang kasus dugaan penistaan agama yang rencana akan digelar Selasa (13/12/2016), besok. 
 
"Tanyain aja ke panitera. Kan pengadilan yang menentukan itu. Rumah tangga orang masa kita langsung masuk, kan nggak boleh," kata Argo saat dihubungi Suara.com, Senin (12/12/2016).
 
Argo mengaku tak bisa berspekulasi apabila nantinya sidang Ahok disiarkan secara live, bisa berdampak terhadap dinamika politik jelang pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta 2017, mengingat Ahok kembali maju sebagai calon Gubernur DKI. Sebab Mantan Kabid Polda Jawa Timur itu mengatakan, pihaknya hanya berwenang untuk melakukan pengamanan terhadap sidang Ahok.
 
"Kita nggak bisa berandai-andai. Yang terpenting pengamanan kita laksanakan sesuai perintah Pak Kapolda," kata Argo.
 
Sebelumnya, Ketua Dewan Pers Yoseph Stanley Adi Prasetyo mengimbau semua pengelola media, terutama televisi, untuk tidak menyiarkan persidangan perkara Ahok secara live. 
 
‎"Media jangan terlalu bernafsu untuk menyiarkan siaran langsung dengan alasan untuk kepentingan publik. Kepentingan publik yang mana?‎" kata Stanley di acara forum rembug media bertajuk Etika, Live Report Persidangan Ahok di Dewan Pers, Jumat (9/12/2016).
 
Stanley mengusulkan media hanya menyiarkan sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan dan pembacaan vonis ‎perkara.
 
‎"Saya mengusulkan, silakan meliput (sidang Ahok). Meliput pembacaan dakwaan, dan sidang vonis. Tetapi untuk pemeriksaan saksi, lebih baik tidak. Karena ini dampaknya besar," ujar dia.
 
Stanley mengajak pengelola media berkomitmen untuk tak menyiarkan sidang tersebut secara live karena dikhawatirkan nanti berpengaruh pada suhu politik serta mengancam kerukunan.
 
Stanley mengingatkan kebebasan berekspresi dan berpendapat bukan berarti tidak ada batasannya. 
 
‎"Apa itu hak kebebasan informasi, termasuk di dalamnya adalah kebebasan pers. Kita lihat di dalam covenan internasional mengenai hak sipil dan politik, kemudian hak kebebasan berekspresi serta hak kebebasan berpendapat, itu masuk dalam klaster kelompok derogable rights. Apa itu derogable rights, adalah hak yang boleh dibatasi," tutur dia.
"Pembatasan itu adalah menyangkut kepentingan umum. Maka tidak mungkin itu bisa dibatasi, termasuk membahayakan masyarakat dan sebagainya. Jadi membatasi dalam penyiaran itu bukan berarti anti kebebasan pers, tidak," tutup Stanley.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peringati Maulid Nabi, Ribuan Warga Doakan Ahok Hadapi Sidang

Peringati Maulid Nabi, Ribuan Warga Doakan Ahok Hadapi Sidang

News | Senin, 12 Desember 2016 | 10:58 WIB

Kawal Sidang Ahok, Polisi Sudah Berkoordinasi dengan GNPF MUI

Kawal Sidang Ahok, Polisi Sudah Berkoordinasi dengan GNPF MUI

News | Senin, 12 Desember 2016 | 10:29 WIB

Detik-detik Jelang Ahok Diadili Selasa 13 Desember

Detik-detik Jelang Ahok Diadili Selasa 13 Desember

News | Minggu, 11 Desember 2016 | 20:10 WIB

Teman Ahok Ingin Persidangan Ahok Disiarkan Langsung

Teman Ahok Ingin Persidangan Ahok Disiarkan Langsung

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 19:09 WIB

Minimalisir Kecurangan Pilkada, Teman Ahok Buat "Quick Count"

Minimalisir Kecurangan Pilkada, Teman Ahok Buat "Quick Count"

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 17:02 WIB

Pasal Penjerat Ahok Produk Belanda yang Tak Punya Kekuatan Lagi

Pasal Penjerat Ahok Produk Belanda yang Tak Punya Kekuatan Lagi

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 14:16 WIB

AMSIK Nilai Ahok Korban Kriminalisasi Penodaan Agama

AMSIK Nilai Ahok Korban Kriminalisasi Penodaan Agama

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 13:20 WIB

Setara Institute Minta Lokasi Sidang Ahok Dipindahkan

Setara Institute Minta Lokasi Sidang Ahok Dipindahkan

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 12:02 WIB

TV Tak Live seperti Sidang Jessica, Ahok: Kita Ikut Saja

TV Tak Live seperti Sidang Jessica, Ahok: Kita Ikut Saja

News | Jum'at, 09 Desember 2016 | 21:06 WIB

Saat Ahok Sidang, Mal Sekitar Pengadilan Ingin Banjir Pengunjung

Saat Ahok Sidang, Mal Sekitar Pengadilan Ingin Banjir Pengunjung

News | Jum'at, 09 Desember 2016 | 20:41 WIB

Terkini

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB