Indonesia Kerjasama Bidang Pertahanan dengan Swedia

Selasa, 20 Desember 2016 | 13:59 WIB
Indonesia Kerjasama Bidang Pertahanan dengan Swedia
Kunjungan kehormatan dari Menteri Pertahanan Kerajaan Swedia, Carl Anders Peter Hultqvist, Jakarta, Selasa (20/12/2016). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Swedia bekerja sama bidang pertahanan. Acara tanda kerjasama digelar Aula Jenderal Soedirman, kantor Kementerian Pertahanan RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakata Pusat, Selasa (20/12/2016).

Penandatanganan diwakili oleh Menhan Republik lndonesia Raymizard Ryacudu bersama Menhan Kerajaan Swedia Carl Anders Peter Hultqvist.

Menurut Raymizard, dengan adanya penandatanganan persetujuan kerja sama pertahanan tersebut, Indonesia dan Kerajaan Swedia ingin meningkatkan dan memperkuat hubungan bilateral yang ada melalui kegiatan kerja sama di bidang pertahanan.

"Hal ini didasarkan pada prinsip-prinsip kesetaraan, saling percaya dan pengertian serta menghormati kedaulatan dan integritas wilayah dari kedua negara," kata Raymizard

Raymizard melanjutkan, tujuan dari persetujuan tersebut adalah memberikan kerangka umum untuk mendorong kerja sama bilateral di bidang pertahanan.

"Termasuk kerja sama antar militer berdasarkan prinsip-prinsip kesetaraan, timbal balik dan saling menguntungkan," ujar Raymizard.

Sedangkan ruang lingkup kerjasama itu, kata Raymizard mencakup beberap hal.

"Pertama, pertukaran informasi dan pengalaman isu-isu yang menjadi kepentingan bersama termasuk aspek politik-militer dan isu keamanan maritim internasional. Kedua, pertukaran informasi dan praktik terbaik serta memajukan kerja sama antar instansi masing masing pihak di bidang penelitian dan pengembangan, ilmu pengetahuan dan teknologi serta lembaga terkait lainnya," tutur Raymizard.

Sedangkan yang ketiga, lanjut dia, yaitu terkait pengembangan kerja sama dan pertukaran pengalaman di bidang dukungan logistik dan pemeliharaan.

Baca Juga: Perkuat Pertahanan Ekonomi, Pemerintah Gandeng BI dan OJK

"Ke empat, pendukungan dan pengembangan kerja sama dalam bidang industri pertahanan yang dapat mencakupi transfer teknologi, penelitian bersama, produksi bersama, pemasaran bersama dan juga jaminan kualitas," kata Raymizard.

"Kelima, pengembangan dan peningkatan pelatihan dan pendidikan di bidang pertahanan dan militer pada semua tingkatan, termasuk personel sipil pada Kementerian Pertahanan. Keenam, pengembangan kegiatan yang mengarah pada kerjasama dalam kedokteran militer dan pelayanan kesehatan militer," Raymizard menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI