Menhub: Pulogebang Salah Satu Terminal Termewah

Siswanto | Dian Rosmala | Suara.com

Rabu, 28 Desember 2016 | 20:27 WIB
Menhub: Pulogebang Salah Satu Terminal Termewah
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat peresmian soft launching Pengoperasian Terminal Bus Terpadu Tipe A Pulo Gebang, Jakarta, Rabu (28/12). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan soft launching terminal bus terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016) sore.

Budi mengatakan pengelolaan terminal merupakan tanggungjawab Kementerian Perhubungan. Khusus di Jakarta, kata dia, pemerintah provinsi memiliki kewenangan untuk mengelola semua fasilitas terminal.

"DKI punya kekhususan, walaupun ada aturan fasilitas terminal di kelola oleh pusat, tapi UU Ibu Kota negara mengatur bahwa aset ini tidak beralih ke pusat. Kami sudah sepakat dengan gubernur, ini dikelola DKI," ujar Budi.

Walau Jakarta punya kekhususan, kementerian tetap memiliki kewenangan untuk terlibat dalam pengelolaan terminal.

"Rp400 miliar uang rakyat yang dipakai (untuk pembangunan terminal), sangat besar dan memang disayangkan beberapa tahun tidak bisa dioperasikan, tapi berkat kerjasama yang luar biasa antara DKI dan pusat, kita tetapkan suatu langkah berarti sehingga kita bisa jalan," tutur Budi.

Budi mengatakan setiap terminal minimal memenuhi tiga standar.

"Ada beberapa kriteria, safety, security, dan pelayanan. Fasilitas ini menurut saya sangat mudah dicapai dengan kriteria ini," kata Budi.

Memuji Terminal Pulogebang

Budi Karya memuji terminal bus terpadu Pulogadung. Menurut Budi terminal ini merupakan salah satu yang termewah di Indonesia.

"Hanya ada dua di seluruh Indonesia yang mewah seperti ini, yakni Jakarta dan Solo," kata Budi.

Saat ini pembangunan terminal tersebut belum selesai 100 persen. Dia berharap dua bulan lagi terminal ini benar-benar siap pakai.

"Beberapa hari dilakukan rapat dengan asosiasi. Sudah ada beberapa keberatan yang disampaikan, tapi DKI dan pusat sudah siap sediakan lebih dari 20 bidang. Jadi kalau ada yang tidak layak, sudah selayaknya kita ubah," ujar Budi.

Budi berharap asosiasi pengusaha bus umum mengikuti semua aturan yang ditetapkan pemerintah.

"Kalau tidak dilanjutkan operasi di sini, kami tak segan lakukan law enforcement karena izin ada di pemerintah pusat. Tapi kita tidak ingin lakukan kebijakan yang sifatnya satu pihak. Kita ingin bersama-sama," kata Budi.

Dalam peresmian terminal bus terpadu Pulogebang juga dihadiri pelaksana tugas Gubernur Jakarta Soni Sumarsono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terminal Pulogebang Siap Hadapi Arus Balik Nataru, Ini Strateginya!

Terminal Pulogebang Siap Hadapi Arus Balik Nataru, Ini Strateginya!

Video | Minggu, 05 Januari 2025 | 15:00 WIB

Terkini

Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan  Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!

Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:00 WIB

Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan

Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:40 WIB

Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi

Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:39 WIB

Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket

Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:33 WIB

Stasiun Tugu dan Lempuyangan Membeludak, Okupansi KA Daop 6 Melejit di Libur Kenaikan Yesus Kristus

Stasiun Tugu dan Lempuyangan Membeludak, Okupansi KA Daop 6 Melejit di Libur Kenaikan Yesus Kristus

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:23 WIB

Jejak Heri Black dalam Skandal Bea Cukai: KPK Incar Keterangan Sang Pengusaha Usai Geledah Rumahnya

Jejak Heri Black dalam Skandal Bea Cukai: KPK Incar Keterangan Sang Pengusaha Usai Geledah Rumahnya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:18 WIB

Gosip Panas! Isi Chat Mesra Emmanuel Macron ke Aktris Iran Berujung Ditampar Istri

Gosip Panas! Isi Chat Mesra Emmanuel Macron ke Aktris Iran Berujung Ditampar Istri

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:14 WIB

Sebut AS Siap Akhiri Perang, Rusia Kasih Syarat: Pasukan Ukraina Angkat Kaki dari Donbas

Sebut AS Siap Akhiri Perang, Rusia Kasih Syarat: Pasukan Ukraina Angkat Kaki dari Donbas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:03 WIB

Peneliti Temukan Hubungan Krisis Iklim dan Konflik Bersenjata Lebih Kompleks dari Dugaan

Peneliti Temukan Hubungan Krisis Iklim dan Konflik Bersenjata Lebih Kompleks dari Dugaan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:58 WIB

Kawal Ibadah Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya Jaga Ketat 860 Gereja Hari Ini

Kawal Ibadah Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya Jaga Ketat 860 Gereja Hari Ini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:56 WIB