Obama Mengusir 35 Diplomat Rusia

Dythia Novianty

Jum'at, 30 Desember 2016 | 07:32 WIB
Obama Mengusir 35 Diplomat Rusia
Barrack Obama and Vladimir Putin. [AFP]

Suara.com - Pemerintahan Obama mengumumkan putaran sanksi terhadap Moskow pada Kamis (29/12/2016) waktu setempat, atas dugaan peretasan ke dalam Komite Nasional Demokrat untuk mempengaruhi pemilihan presiden tahun ini. Sanksi akan dibebankan pada warga Rusia, sebanyak 35 diplomat Rusia telah diperintahkan untuk meninggalkan negara itu dalam 72 jam berikutnya.

"Kegiatan di dunia maya Rusia dimaksudkan untuk mempengaruhi pemilu dalam lembaga-lembaga demokrasi AS, menabur keraguan tentang integritas proses pemilihan kami, dan merusak kepercayaan lembaga-lembaga pemerintah AS. Tindakan ini tidak bisa diterima dan tidak akan ditoleransi," tutur Obama dengan tegas.

Presiden juga mengisyaratkan bahwa ini hanya baru sanksi pertama dari tanggapan resmi Gedung Putih dengan dugaan peretasan dan diharapkan dapat membuka mata publik.

"Kami akan terus mengambil berbagai tindakan pada waktu dan tempat yang kami pilih, beberapa di antaranya tidak akan dipublikasikan," ujarnya lagi.

Ketua DPR Paul Ryan setuju dengan sanksi yang diberikan pemerintahan Obama, meski dinilai terlambat.

"Rusia tidak memiliki kepentingan dengan Amerika. Bahkan, telah secara konsisten berupaya untuk melemahkan mereka, menabur ketidakstabilan berbahaya di seluruh dunia. Kondisi ini bisa membutat Amerika lemah di mata dunia," katanya dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, Senator John McCain mengatakan bahwa Rusia baru membayar dengan harga kecil atas serangannya pada demokrasi AS.

Hanya satu jam setelah pengumuman tersebut, para pejabat Rusia menanggapi sanksi dengan janji akan melakukan pembalasan.

Kedutaan UK Rusia tweeted gambar bebek bersama dengan kata 'Payah' sebagai bentuk tanggapan dari pengumuman yang dikeluarkan pemerintahan Obama sebelum masa tugas mereka selesai.

baca juga

Sementara itu, pejabat kementerian luar negeri Rusia Konstantin Dolgov menyebut, sanksi yang diberikan tersebut akan sia-sia dan kontraproduktif.

"Pemerintahan tidak punya alasan, baik hak politik maupun moral bagi langkah-langkah yang keras dan merusak seperti terhadap hubungan bilateral dengan Rusia," katanya kepada kantor berita Interfax. [Independent]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Trump Temui Obama di Gedung Putih

Trump Temui Obama di Gedung Putih

Foto | Jum'at, 11 November 2016 | 11:16 WIB

Gedung Putih Siaga 1, Ada Apa?

Gedung Putih Siaga 1, Ada Apa?

News | Sabtu, 21 Mei 2016 | 05:31 WIB

Obama: Prioritas Kami Menghancurkan ISIS

Obama: Prioritas Kami Menghancurkan ISIS

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 13:22 WIB

Obama: "Susah Temui Messi"

Obama: "Susah Temui Messi"

Bola | Kamis, 24 Maret 2016 | 10:07 WIB

Pertemuan Obama dan Castro

Pertemuan Obama dan Castro

Foto | Selasa, 22 Maret 2016 | 09:02 WIB

Terkini

Tantangan Adopsi Toyota Hilux Listrik Bagi Pengusaha Akibat Selisih Harga

Tantangan Adopsi Toyota Hilux Listrik Bagi Pengusaha Akibat Selisih Harga

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:47 WIB

Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya

Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 415 Personel Gabungan Disiagakan

Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 415 Personel Gabungan Disiagakan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:44 WIB

BUMN Kini Tak Boleh Bisnis Semaunya Sendiri, Harus Satu Arah yang Sama

BUMN Kini Tak Boleh Bisnis Semaunya Sendiri, Harus Satu Arah yang Sama

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Possession Semu Berujung Petaka, John Herdman Evaluasi Total Pertahanan Timnas Indonesia

Possession Semu Berujung Petaka, John Herdman Evaluasi Total Pertahanan Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:40 WIB

Haier H100M96GUX Dobrak Pasar High-End: QD-MiniLED, Audio KEF, dan Refresh Rate 240Hz!

Haier H100M96GUX Dobrak Pasar High-End: QD-MiniLED, Audio KEF, dan Refresh Rate 240Hz!

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Skema Potong Komisi Langsung Dinilai Bikin Pendapatan Ojol Lebih Transparan

Skema Potong Komisi Langsung Dinilai Bikin Pendapatan Ojol Lebih Transparan

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:36 WIB

8 Ciri-ciri Rumah yang Membawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui

8 Ciri-ciri Rumah yang Membawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:35 WIB

3 Gol, 3 Poin, dan 1 Baju Dibuang: Cerita Unik Kemenangan Vietnam atas Indonesia

3 Gol, 3 Poin, dan 1 Baju Dibuang: Cerita Unik Kemenangan Vietnam atas Indonesia

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:28 WIB

Rupiah Tembus Rp18.013 per Dolar AS, Penguatan Greenback Kembali Tekan Mata Uang RI

Rupiah Tembus Rp18.013 per Dolar AS, Penguatan Greenback Kembali Tekan Mata Uang RI

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:27 WIB

×