Kerusuhan Penjara di Brazil Tewaskan 56 Orang

Adhitya Himawan

Rabu, 04 Januari 2017 | 04:00 WIB
Kerusuhan Penjara di Brazil Tewaskan 56 Orang
Keluarga narapidana di Lapas Amazon, Manaus, Brazil yang keluar saat terjadi kerusuhan, Senin (2/1/2017). [Antara]

Setidaknya 56 orang tewas dalam kerusuhan brutal di sebuah penjara di Manaus, kota terbesar di Brazil utara, dan empat lainnya kehilangan nyawa dalam huru-hara terpisah di penjara yang sama, kata pihak berwenang, Senin (2/1/2017).

Kekacauan, yang muncul pada Minggu sore dan berlangsung selama 17 jam sepanjang malam, merupakan akibat dari percekcokan di Kompleks Lembaga Pemasyarakatan Umum Anisio Jobim antara kelompok penjahat Primeiro Comando da Capital (PCC) dan Familia de Norte.

PCC adalah kelompok pengedar narkoba yang berpusat di Sao Paulo dan telah melebarkan sayapnya ke negara-negara bagian lainnya.

Menurut pernyataan lembaga keamanan masyarakat, 56 orang yang tewas itu tampaknya adalah para anggota PCC.

Sebanyak 184 narapidana dipastikan kabur dari penjara sementara sekitar 40 lainnya berhasil ditangkap kembali dalam suatu operasi, menurut sekretariat pemasyarakatan umum Negara Bagian Amazonas.

Huru-hara berhasil dikendalikan pada Senin (2/1/2017) sekitar pukul 11.00 GMT (18.00 WIB), kata Sekretaris Keamanan Publik, Sergio Fontes, dalam jumpa pers.

Fontes mengatakan sejumlah tubuh yang terpenggal, sebagian besar milik para anggota kelompok penjahat yang terbunuh, dilempar keluar dari dinding penjara.

"Peristiwa ini merupakan babak baru perang sunyi dan kejam perdagangan narkotika," katanya.

Selama kekacauan berlangsung, 12 petugas pengawasan penjara disandera namun kemudian seluruhnya dibebaskan tanpa terluka, menurut Epitacio Almeida, perwakilan Komisi Hak-hak Asasi Manusia setempat.

Luis Carlos Valois, hakim di Amazonas yang berunding dengan para narapidana untuk mengakhiri kerusuhan, mengatakan kepada koran O Globo bahwa banyak di antara yang tewas tersebut dibunuh pada Minggu.

Tak lama setelah keributan muncul di satu unit, puluhan narapidana di unit kedua mulai ramai-ramai melarikan diri dari penjara. Pihak berwenang mengatakan situasi itu merupakan hasil dari upaya yang sudah diatur untuk mengacaukan perhatian para sipir.

Penjara-penjara Brazil dikenal terlalu padat penghuni, yang menyebabkan beberapa kasus kerusuhan maut terjadi pada masa lalu.

Penjara Anisio Jobim memiliki kapasitas untuk menampung 592 orang namun ternyata ada 1.224 narapidana di dalamnya, kata Fontes.

Pemerintah Amazonas telah memutuskan untuk memindahkan sekitar 130 narapidana untuk melindungi mereka. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

11 Orang Tewas Ditembak Saat Malam Tahun Baru di Brazil

11 Orang Tewas Ditembak Saat Malam Tahun Baru di Brazil

News | Minggu, 01 Januari 2017 | 21:21 WIB

AS Imbau Ibu Hamil Waspada Zika di Olimpiade Brazil

AS Imbau Ibu Hamil Waspada Zika di Olimpiade Brazil

News | Minggu, 28 Februari 2016 | 07:27 WIB

Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Peredaran Narkoba di Tanah Air

Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Peredaran Narkoba di Tanah Air

News | Rabu, 24 Februari 2016 | 18:27 WIB

Bank Sentral Brazil Pilih Tak Naikkan Suku Bunga Acuan

Bank Sentral Brazil Pilih Tak Naikkan Suku Bunga Acuan

Bisnis | Kamis, 21 Januari 2016 | 07:26 WIB

Ribuan Rakyat Brazil Minta Presiden Rousseff Turun karena Korupsi

Ribuan Rakyat Brazil Minta Presiden Rousseff Turun karena Korupsi

News | Senin, 14 Desember 2015 | 06:13 WIB

Paman Derlis Gonzales Meninggal Usai Nonton Adu Penalti

Paman Derlis Gonzales Meninggal Usai Nonton Adu Penalti

Bola | Minggu, 28 Juni 2015 | 15:47 WIB

Fokus Lawan Paraguay, Brasil Abaikan Kritik

Fokus Lawan Paraguay, Brasil Abaikan Kritik

Bola | Sabtu, 27 Juni 2015 | 18:00 WIB

Tim Unggulan Lolos ke Perempat Final Copa America 2015

Tim Unggulan Lolos ke Perempat Final Copa America 2015

Bola | Senin, 22 Juni 2015 | 17:00 WIB

Sepak Terjang Neymar di Copa America Berakhir

Sepak Terjang Neymar di Copa America Berakhir

Bola | Sabtu, 20 Juni 2015 | 15:04 WIB

Kartu Merah Pertama Neymar Bersama Timnas Brasil

Kartu Merah Pertama Neymar Bersama Timnas Brasil

Bola | Kamis, 18 Juni 2015 | 16:21 WIB

Terkini

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:52 WIB

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:50 WIB

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:39 WIB

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:32 WIB

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 17:25 WIB

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:20 WIB

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:05 WIB

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Otomotif | Minggu, 20 September 2026 | 17:03 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 17:00 WIB

×