Tak Lanjut Dukung Rio Haryanto, Ini Alasan Pertamina

Arsito Hidayatullah | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 04 Januari 2017 | 17:00 WIB
Tak Lanjut Dukung Rio Haryanto, Ini Alasan Pertamina
Pebalap Indonesia yang tergabung di tim Manor Racing, Rio Haryanto, saat di GP Cina, April 2016.[Manorracing.photos]

Suara.com - PT Pertamina (Persero) akhirnya memutuskan untuk tidak lagi menjadi sponsor utama bagi pebalap Formula 1 (F1), Rio Haryanto. Akibatnya, Rio pun harus berhenti dan tidak melanjutkan kiprahnya di dunia balap jet darat tersebut.

Adapun alasan yang disampaikan oleh Pertamina adalah bahwa pihaknya ingin menganalisa lagi terkait prestasi atau capaian Rio selama ini.

"Yah, kita lakukan analisa terhadap sejauh mana dia bisa memberikan manfaat," kata Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Dwi Soetjipto, usai penandatanganan MoU dengan NU di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (4/1/2017).

Menurut Dwi, perusahaan yang dipimpinnya memang memiliki kewajiban untuk ikut mendukung prestasi anak bangsa dengan membiayainya. Namun, katanya pula, Pertamina sebagai perusahaan negara juga harus bisa memberikannya dengan mempertimbangkan prestasi yang dicapai pihak yang mau didukungnya.

"Pertamina dengan kewajiban untuk peduli terhadap berbagai sektor olahraga dan sebagainya, itu yang masih mesti menjadi bahan pertimbangan, apakah kita lanjutkan atau nggak," katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara Pertamina, Wianda Pusponegoro, sudah menyampaikan bahwa Pertamina resmi menarik diri dari sponsor utama Rio di ajang balapan F1 tahun 2017.

"Tahun ini tidak akan ada kelanjutan dari partisipasi Pertamina di F1. Tentu saja kami sangat menyayangkannya. Tapi kami telah melakukan upaya maksimal untuk Rio dan Indonesia," kata Wianda.

Tahun lalu, Rio mengukir sejarah baru sebagai pebalap Indonesia pertama yang tampil di ajang yang juga dikenal dengan balapan jet darat ini, dengan memperkuat tim Manor Racing. Sayang, keikutsertaannya di F1 hanya berlangsung selama 12 seri, atau tepatnya sampai Grand Prix (GP) Jerman di Sirkuit Hockenheim, 31 Juli 2016. Posisinya di tim Manor digantikan pebalap muda Prancis, Esteban Ocon.

Persoalan dana jadi alasan utama kegagalan pebalap kelahiran Solo, Jawa Tengah, 22 Januari 1993, itu tidak bisa tampil semusim penuh bersama tim yang bermarkas di Banbury, Oxfordshire, Inggris. Sementara, dari 12 seri yang dijalani, tak satu pun Rio memetik poin. Prestasi terbaiknya hanyalah finis posisi 15 di Grand Prix Monaco, 29 Mei 2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibunda Pastikan Rio Haryanto Nggak Turun di F1 2017

Ibunda Pastikan Rio Haryanto Nggak Turun di F1 2017

News | Rabu, 04 Januari 2017 | 16:06 WIB

Rio Haryanto Ingin Kembali ke F1, Pertamina Malah Tarik Dukungan

Rio Haryanto Ingin Kembali ke F1, Pertamina Malah Tarik Dukungan

News | Rabu, 04 Januari 2017 | 13:10 WIB

Para Pahlawan Olahraga Indonesia di Pentas Dunia Sepanjang 2016

Para Pahlawan Olahraga Indonesia di Pentas Dunia Sepanjang 2016

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 08:15 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB