Menhan Anggap Wajar Panglima TNI Tegas ke Australia

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Kamis, 12 Januari 2017 | 16:20 WIB
Menhan Anggap Wajar Panglima TNI Tegas ke Australia
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Sikap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang menangguhkan kerjasama militer Indonesia dengan militer Australia untuk sementara waktu, dipandang wajar oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Sebab, TNI memiliki tanggungjawab untuk menjaga negara termasuk simbolnya.

"Pernyataan panglima keras karena dia yang menjadi ujung tombak pertahanan negara. Begitu ada masalah (dengan) Pancasila yang dijaga TNI. Dalam sapta marga itu membela Pancasila. Begitu Pancasila dilecehkan, tentu dia marah," kata Ryamizard di gedung Kementerian Pertahanan, Jalan Meden Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (12/1/2017).

TNI menangguhkan kerjasamanya dengan militer Australia karena prajurit militer negeri kangguru itu diduga telah melecehkan Pancasila. Kata Ryamizard, di negara manapun, reaksi yang sama pasti akan dilakukan apabila ada negara lain yang menghina negara lainnya.

"Itu kan reflek, siapapun sebagai warga negara apalagi Panglima, itu refleksnya demi kecintaan pada negara. Dalam sapta marga kedua, kami mendukung dan pembela ideologi negara dan tidak mengenal menyerah. Itu yang dibela, dilecehkan ya marah," ujar Ryamizard.

Namun demikian, Ryamizard berharap agar hubungan militer Indonesia dan Australia kembali membaik. Dia mengaku bahwa dirinya secara intens komunikasi dengan Menteri Pertahanan Australia. Hal itu ia lakukan demi menjaga hubungan kedua negara.

"Kalau saya nggak ada masalah. Tapi hubungan ini jangan terus menerus rusak. Saya berkoordinasi terus, dia (Menhan Australia) telepon saya, yang sudah ya sudah," tutur Ryamizard.

"Kita sama-sama berikan petunjuk, saya kepada prajurit, Menhan Australia kepada pasukannya. Jangan terjadi lagu yang seperti ini. Ini kan merusak hubungan kedua negara," Ryamizard menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diisukan Ditegur Presiden, Panglima: Itu Hoax, Ngapain Mikirin

Diisukan Ditegur Presiden, Panglima: Itu Hoax, Ngapain Mikirin

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 13:55 WIB

Australia Harus Tindak Tegas Penerobos KJRI Melbourne

Australia Harus Tindak Tegas Penerobos KJRI Melbourne

News | Senin, 09 Januari 2017 | 06:20 WIB

DPR Nilai Menhan Berhak Hentikan Kerja Sama Militer dengan Asing

DPR Nilai Menhan Berhak Hentikan Kerja Sama Militer dengan Asing

News | Sabtu, 07 Januari 2017 | 22:37 WIB

Menlu RI: Hukum Pengibar Bintang Kejora di KJRI Melbourne

Menlu RI: Hukum Pengibar Bintang Kejora di KJRI Melbourne

News | Sabtu, 07 Januari 2017 | 22:10 WIB

PKS Dukung TNI Bersikap Galak ke Militer Australia

PKS Dukung TNI Bersikap Galak ke Militer Australia

News | Jum'at, 06 Januari 2017 | 16:26 WIB

Kalau Sampai Dihentikan, Australia Diyakini akan Kerepotan

Kalau Sampai Dihentikan, Australia Diyakini akan Kerepotan

News | Kamis, 05 Januari 2017 | 21:44 WIB

Buntut Militer Australia Hina Pancasila, Masalah Segera Selesai

Buntut Militer Australia Hina Pancasila, Masalah Segera Selesai

News | Kamis, 05 Januari 2017 | 19:15 WIB

Panglima: Prajurit Australia Plesetkan Pancagila, Ini Menyakitkan

Panglima: Prajurit Australia Plesetkan Pancagila, Ini Menyakitkan

News | Kamis, 05 Januari 2017 | 15:06 WIB

Hina Pancasila, Jokowi Izinkan Stop Kerjasama Militer Australia

Hina Pancasila, Jokowi Izinkan Stop Kerjasama Militer Australia

News | Kamis, 05 Januari 2017 | 13:00 WIB

Menhan Australia Selidiki Materi yang Hina Pancasila dan TNI

Menhan Australia Selidiki Materi yang Hina Pancasila dan TNI

News | Kamis, 05 Januari 2017 | 01:13 WIB

Terkini

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:29 WIB

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:17 WIB

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:26 WIB

2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi

2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:13 WIB

Kepala BGN Nanik S Deyang Dilaporkan atas Dugaan Rangkap Jabatan di BUMN

Kepala BGN Nanik S Deyang Dilaporkan atas Dugaan Rangkap Jabatan di BUMN

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:00 WIB

×