Diserang Agus dan Anies, Ahok: Kami Pro Orang Miskin!

Madinah, Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 14 Januari 2017 | 02:01 WIB
Diserang Agus dan Anies, Ahok: Kami Pro Orang Miskin!
Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1).

Suara.com - Calon gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menganggap debat kandidat pertama yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta, lebih membangun opini di masyarakat. Semula, dia berharap debat kali ini menjadi ajang untuk mengkritisi kinerja calon petahana.

"Kami pikirkan kalau ada orang pengen jadi gubernur tentu dia akan koreksi kelemahan kami, lalu dia akan mengajukan program yang lebih baik dari pada kami. Tapi dalam debat tadi kami melihat ini bukan koreksi, ini membangun opini yang salah," ujar Ahok usai menjalani debat di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (13/1/2017).

Ahok mencontohkan beberapa poin yang diutarakan pasangan calon saat debat, yaitu pasangan nomor urut tiga Anies Baswedan - Sandiaga Uno yang mengatakan transportasi bus Transjakarta sepi penumpang.

"Dia nggak tahu kita naik 32 persen satu tahun. Jadi 2015 sampai 2016 Transjakarta dari ngangkutnya delapan jutaan sekarang sudah 11,58 juta. Kita tambah rute 55 rute baru," kata Ahok.

Selanjutnya, mantan Bupati Belitung Timur ini mencontohkan pembangunan opini yang salah diutarakan pasangan nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono -Sylviana Murni. Dalam debat, Agus-Sylvi menyebutkan calon petahana lebih dikenal sebagai pemimpin yang suka melakukan penggusuran dan tak berpihak pada rakyat miskin.

"Terus seolah-olah kita tak suka orang miskin, hanya pro orang kaya sehingga perbedaan gini rasio tinggi. Itukan opini yang salah," ucap Ahok.

"Terus saya tanya mau bantu berapa sih orang miskin? Rp400 ribu sebulan katanya. Gimana nentuin orang miskin untuk bantuan tunai?," kata Ahok.

Selanjutnya, Ahok mengatakan program Agus - Sylvi masih kalah dengan apa yang sudah dia kerjakan selama menjadi pejabat di pemprov DKI. Pasalnya, jika Agus - Sylvi terpilih menjadi gubernur Jakarta akan pergi mbantu rakyat miskin Rp400 ribu satu bulan, sedangkan Ahok memiliki bantuan pendidikan yang totalnya Rp600 ribu.

"Saya yakin kalau ditanya sama orang yang dianggap miskin di Jakarta, kamu mau terima Rp400 ribu sebulan atau anak Anda semua dapat KJP? SMA Rp600 ribu, kalau punya tiga anak dapat Rp1,8 juta," jelas Ahok.

baca juga

"Jadi bantuan kami lebih besar daripada yang ditawarkan. Kami ini pro orang miskin, tapi kami juga atas nama keadilan bukan merampok orang kaya," tutur Ahok menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Debat Paslon Cagub DKI, Sumarsono: Gagasan Ketiga Calon Mirip

Debat Paslon Cagub DKI, Sumarsono: Gagasan Ketiga Calon Mirip

News | Jum'at, 13 Januari 2017 | 23:44 WIB

Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta

Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta

Foto | Jum'at, 13 Januari 2017 | 22:16 WIB

#Debat1PilkadaDKI Jadi "Trending Topic"

#Debat1PilkadaDKI Jadi "Trending Topic"

Tekno | Jum'at, 13 Januari 2017 | 22:16 WIB

Nobar Debat di Balai Agung, Plt Gubernur DKI Puji Semua Calon

Nobar Debat di Balai Agung, Plt Gubernur DKI Puji Semua Calon

News | Jum'at, 13 Januari 2017 | 21:56 WIB

Terkini

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

×