Gamawan Fauzi Diperiksa Lagi di Kasus e-KTP, Tersangka Baru?

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Kamis, 19 Januari 2017 | 12:08 WIB
Gamawan Fauzi Diperiksa Lagi di Kasus e-KTP, Tersangka Baru?
Mantan Menteri Dalam Negeri, Gawaman Fauzi penuhi panggilan KPK, di Jakarta, Rabu (12/10). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, Kamis (19/1/2017).

Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Sugiharto yang sudah terjerat dalam kasus dugaan proyek pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional (e-KTP).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka S," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Bekas anak buah Susilo Bambang Yudhoyono tersebut sudah memenuhi panggilan tersebut. Namun, saat tiba di gedung KPK, lelaki yang disebut-sebut Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Mohamad Nazaruddin ikut menerima uang terkait proyek triliunan tersebut tidak berkomentar sedikitpun.

Diketahui, Gamawan sendiri dalam kasus yang diduga merugikan negara sekitar Rp2,3 triliun tersebut sering sekali dipanggil KPK. Sejak Nazaruddin berkicau tentang keterlibatan dirinya, pemeriksaan pada hari merupakan yang ketiga baginya. Dan pada hari ini, hanya dia sendiri saja yang dipanggil KPK, dimana biasanya dalam kasus ini, dalam satu hari pemeriksaan bisa lebih dari dua atau tiga orang.

Mengingat Pimpinan KPK tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus tersebut, bisa diduga bahwa pada pemeriksaan kali ini terkait penyelidikan baru dalam kasus yang baru ditetapkan tersangka terhadap dua orang. Namun KPK belum mau berkomentar.

KPK hanya menjelaskan bahwa pada hari ini, Gamawan hanya diperiksa sebagai saksi.

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto dan bekas Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman sebagai tersangka. Kasus ini bermula sejak Tahun 2011-2012.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korupsi e-KTP, KPK Kejar Pelaku sampai Singapura

Korupsi e-KTP, KPK Kejar Pelaku sampai Singapura

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 16:04 WIB

Pakai Masker ke KPK, Anas Ditanya Hal yang Tak Diketahuinya

Pakai Masker ke KPK, Anas Ditanya Hal yang Tak Diketahuinya

News | Selasa, 10 Januari 2017 | 20:38 WIB

Anas Urbaningrum Diperiksa KPK, Kasus Apa Lagi?

Anas Urbaningrum Diperiksa KPK, Kasus Apa Lagi?

News | Selasa, 10 Januari 2017 | 19:34 WIB

Novanto Diperiksa KPK untuk Konfirmasi Rapat Proyek E-KTP

Novanto Diperiksa KPK untuk Konfirmasi Rapat Proyek E-KTP

News | Selasa, 10 Januari 2017 | 18:52 WIB

Diperiksa KPK Lagi, Novanto: Semua Saya Serahkan ke Penyidik

Diperiksa KPK Lagi, Novanto: Semua Saya Serahkan ke Penyidik

News | Selasa, 10 Januari 2017 | 11:36 WIB

Usut Kasus e-KTP, KPK Periksa Pejabat Dukcapil

Usut Kasus e-KTP, KPK Periksa Pejabat Dukcapil

News | Jum'at, 06 Januari 2017 | 12:26 WIB

Usut Kasus Triliunan Rupiah, KPK Periksa PNS Kemenkeu

Usut Kasus Triliunan Rupiah, KPK Periksa PNS Kemenkeu

News | Kamis, 05 Januari 2017 | 11:25 WIB

KPK Kembali Periksa Setya Novanto di Kasus Korupsi e-KTP

KPK Kembali Periksa Setya Novanto di Kasus Korupsi e-KTP

News | Rabu, 04 Januari 2017 | 12:59 WIB

KPK Bidik Tersangka Baru Korupsi KTP Elektronik

KPK Bidik Tersangka Baru Korupsi KTP Elektronik

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 11:49 WIB

Setnov Diperiksa KPK, Rapat Paripurna DPR Hari Ini Dibatalkan

Setnov Diperiksa KPK, Rapat Paripurna DPR Hari Ini Dibatalkan

News | Selasa, 13 Desember 2016 | 12:48 WIB

Terkini

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:09 WIB

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:34 WIB

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:51 WIB

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:46 WIB

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:43 WIB

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:20 WIB

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:13 WIB