Selain Berenang, Sandiaga Juga Tanam 1.000 Bakau di Pulau Pramuka

Arsito Hidayatullah, Dian Rosmala

Sabtu, 21 Januari 2017 | 19:40 WIB
Selain Berenang, Sandiaga Juga Tanam 1.000 Bakau di Pulau Pramuka
Sandiaga Uno dan timnya saat menanam bibit mangrove (bakau) di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Sabtu (21/1/2017). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Calon wakil gubernur (Cawagub) DKI Jakarta nomor urut tiga, Sandiaga Uno, mengeluhkan adanya kesan pembiaran terhadap hutan mangrove (bakau) dan terumbu karang di kawasan Kepulauan Seribu oleh Pemprov DKI Jakarta. Justru, kata dia, Pemprov DKI lebih memilih membangun wave barrier di kawasan tersebut, yang menurut dia tidak terlalu punya dampak positif terhadap masyarakat setempat.

"Kalau kita lihat, banyak keluhan warga. Seperti misalnya ini, wave barrier yang dibangun katanya menghabiskan (dana) sampai dengan Rp67 miliar," kata Sandiaga di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (21/1/2017).

Padahal, lanjut dia, daripada anggaran Rp67 miliar tersebut digunakan untuk membangun wave barrier, lebih baik dibangun pemecah ombak yang lebih baik dan ramah lingkungan. Yang dia maksud adalah dengan merawat dan mengembangkan tanaman mangrove dan terumbu karang.

Menurut Sandiaga, mangrove dan terumbu karang selain berfungsi sebagai pemecah ombak, juga menjadikan pemandangan alami dan indah. Hal ini diyakininya akan lebih menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Kepulauan Seribu.

"Padahal kearifan alam itu kan ada sebetulnya, mangrove, hutan bakau, itu lebih mengena. Dan kalau anggaran Rp67 miliar itu bisa digunakan untuk para komunitas di sini, maka akan lebih tinggi dampaknya," tutur Sandiaga.

"Jadi memang butuh kebijakan berbasis kearifan lokal, kearifan alam, sehingga kita tidak memaksakan kehendak pusat untuk menanamkan kebijakan berbasis daratan kan. Memecah ombak ini kan daratan, bukan berbasis kepulauan. Tidak ada pilarnya untuk kemaritiman dan kelautan," ujar Sandiaga menambahkan.

Usai berenang dari Pulau Karya ke Pulau Panggang, yang kemudian dilanjutkan dari Pulau Panggang ke Pulau Pramuka, Sandiaga bersama tim dan simpatisannya melakukan aksi tanam 1.000 bibit bakau di Pulau Pramuka. Menurutnya, semakin banyak pohon bakau yang tumbuh di bibir pantai, maka akan semakin indahlah pulau tersebut.

Sandiaga pun berharap hal tersebut bisa diteruskan dan dilestarikan oleh warga setempat dan pemerintah, sebagai kegiatan pariwisata berbasis konservasi di sana.

"Jadi ini kegiatan positif. Ada pariwisata, tapi berbasis konservasi. Ini kita harapkan nanti di Kepulauan Seribu. Tidak hanya digalakkan pariwisatanya untuk membantu ekonomi di sini, tapi juga jangan sampai kita melalaikan kelestarian lingkungan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Uno Canangkan Pasar Apung di Kepulauan Seribu

Sandiaga Uno Canangkan Pasar Apung di Kepulauan Seribu

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 13:45 WIB

Renang dari Pulau Karya ke Pulau Panggang, Sandi Butuh 20 Menit

Renang dari Pulau Karya ke Pulau Panggang, Sandi Butuh 20 Menit

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 13:21 WIB

Soal Hasil Survei, Timses Anies-Sandi Sindir LSI dan SMRC

Soal Hasil Survei, Timses Anies-Sandi Sindir LSI dan SMRC

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 13:04 WIB

Hasil Survei Berbeda, Ini Komentar Ketua KPUD DKI Jakarta

Hasil Survei Berbeda, Ini Komentar Ketua KPUD DKI Jakarta

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 11:34 WIB

Terkini

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:13 WIB

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:11 WIB

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:10 WIB

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

Banten | Selasa, 03 November 2026 | 19:08 WIB

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:05 WIB

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 19:03 WIB

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

×