Pindah ke Ducati, Lorenzo Ingin Buktikan Lebih Baik dari Rossi?

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Senin, 23 Januari 2017 | 11:39 WIB
Pindah ke Ducati, Lorenzo Ingin Buktikan Lebih Baik dari Rossi?
Pebalap baru Ducati, Jorge Lorenzo [Twitter@lorenzo99]

Suara.com - Jorge Lorenzo bantah punya misi 'rahasia' terkait kepindahan ke Ducati. Misi itu rumornya untuk membuktikan lebih baik performanya ketimbang mantan rekan setimnya di Yamaha, Valentino Rossi.

Seperti diketahui, saat memutuskan pindah dari Yamaha ke Ducati pada tahun 2011, prestasi Rossi benar-benar tenggelam. Di tahun pertamanya bersama Ducati, The Doctor--julukan Rossi--hanya sekali naik podium.

Podium itu didapatnya setelah menempati posisi ketiga Grand Prix Prancis di Sirkuit Le Mans, di bawah duo Honda, Casey Stoner dan Andrea Dovizioso. Di akhir musim 2011, Rossi hanya menempati peringkat ketujuh.

Di musim keduanya dengan Ducati, prestasi Rossi terbilang tidak meningkat signifikan. Tercatat dia hanya dua kali naik podium, dan lagi-lagi tanpa sekalipun memenangi balapan.

Kedua podium itu didapatnya di GP Prancis dan San Marino di Sirkuit Misano; masing-masing finis di urutan kedua. Dan di akhir musim 2012, prestasi Rossi hanya naik satu tingkat dibanding musim sebelumnya.

Sebagai seorang pebalap besar, prestasi yang menurun drastis itu membuat Rossi 'stres'. Dan di musim 2013, pebalap kelahiran Urbino, Italia, 16 Februari 1979, memutuskan balik ke Yamaha.

Kini, di musim 2017, Rossi tak lagi bertandem dengan Lorenzo. Sang partner memutuskan mencari tantangan baru di Ducati.

Lorenzo memastikan tujuannya pindah ke pabrikan motor Italia itu murni mencari tantangan dan pengalaman baru. Dia menampik rumor kepindahannya disertai ambisi ingin membuktikan prestasinya lebih baik daripada Rossi di Ducati.

Maklum saja, kedua pebalap diketahui memiliki hubungan yang 'panas' di dalam maupun di luar lintasan. Namun, Lorenzo mengatakan, tidak relevan membandingkan era dimana Rossi bersama Ducati dengan Ducati yang sekarang ini.

Menurutnya, performa motor Ducati Desmosedici saat ini meningkat tajam dibanding saat Rossi bersama pabrikan yang berbasis di Bologna, Italia, itu.

"Misi saya bukanlah untuk mencoba lebih baik prestasinya daripada Valentino," kata Lorenzo, 29 tahun, seperti dikutip dari Motorsport. "Sekarang ini periodenya berbeda dengan orang-orang yang berbeda pula di Ducati."

"Kini, dari segi motor, ban, dan era juga berbeda. Para pebalap dan teknisinya juga berbeda. Saya tidak ingin mengkomparasikan diri saya dengan apa yang terjadi dengan Ducati di masa lalu."

"Tidak ada orang yang tahu masa depan seperti apa, tapi saya yakin tidak akan gagal. Saya tidak tahu kapan saya bisa mencapai level terbaik, tapi saya yakin cepat atau lambat saya akan sangat kompetitif dan memenangi balapan," pungkasnya.

Balapan MotoGP 2017 akan dimulai 26 Maret mendatang di Sirkuit Losail, Qatar. Musim lalu, Lorenzo menjadi 'raja' di lintasan sepanjang 5,380 km ini, disusul kemudian oleh Andrea Dovizioso (Ducati) dan Marc Marquez (Honda).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Titel Juara Dunia, Tapi Ini Obsesi Lorenzo di MotoGP 2017

Bukan Titel Juara Dunia, Tapi Ini Obsesi Lorenzo di MotoGP 2017

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 15:05 WIB

Tandem dengan Lorenzo, Pebalap Ini Ingin Curi Ilmu

Tandem dengan Lorenzo, Pebalap Ini Ingin Curi Ilmu

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 12:31 WIB

Lorenzo Buka Rahasia Perbedaan Motor Yamaha dan Ducati

Lorenzo Buka Rahasia Perbedaan Motor Yamaha dan Ducati

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 09:55 WIB

Vinales Ingin 'Koalisi' dengan Rossi untuk Kalahkan Pebalap Ini

Vinales Ingin 'Koalisi' dengan Rossi untuk Kalahkan Pebalap Ini

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 20:03 WIB

Terkini

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:43 WIB

Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!

Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:30 WIB

Demi Hemat Anggaran, Nyala Lampu dan AC di Gedung DPR Dibatasi hingga Jam 8 Malam

Demi Hemat Anggaran, Nyala Lampu dan AC di Gedung DPR Dibatasi hingga Jam 8 Malam

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:28 WIB

Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini

Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:22 WIB