PKS Berdalih Ada Sisi Positif dari Kicauan Fahri Hamzah

Adhitya Himawan, Bagus Santosa

Rabu, 25 Januari 2017 | 13:11 WIB
PKS Berdalih Ada Sisi Positif dari Kicauan Fahri Hamzah
Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini [Dok. PKS]

Ketua Fraksi Partai Kesejahteraan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Jazuli Juwaini menyoroti kicauan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah soal: Anak bangsa mengemis menjadi babu di negeri orang dan pekerja asing merajalela.‎ Menurutnya, ada sisi positif dari kicauan fahri itu.

"‎Mungkin kalau sebenarnya yang dia soroti bukan persoalan mengemis atau pembantunya tapi di tengah tengah sulitnya masyarakat mencari kerja di dalam negeri sama dia ke luar negeri kok banyak orang luar negeri kerja di sini. Mungkin itu kalau positifnya," kata Jazuli di DPR, Rabu (25/1/2017).

Namun, anggota Komisi I DPR ini menganggap ‎yang paling tahu soal maksud kicauan Fahri, adalah Fahri sendiri. "Ketua Fraksi PKS bukan juru tafsir Pak Fahri. Saya kira langsung saja ke Pak Fahri soal itu," kata dia.

Dia menambahkan, pernyataan Fahri merupakan pendapat personalnya dan tidak mewakili sikap Fraksi PKS. "Itu tanggung jawab personal bukan fraksi. Itu urusan pribadi," tutur Jazuli.

Sebagaimana diketahui, kicauan Fahri sebelumnya dianggap merendahkan profesi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri. Bahkan, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri turut merespons kicauan Fahri tersebut.

"Anak bangsa mengemis menjadi babu di negeri orang dan pekerja asing merajalela," begitu bunyi kicauan Fahri yang diunggah Selasa subuh, pukul 04.14 WIB.

Setelah menghapus kicauan tersebut, Fahri akhirnya meminta maaf atas pernyataannya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Belum Terima Laporan Kasus Fahri yang Bikin Buruh Marah

Polisi Belum Terima Laporan Kasus Fahri yang Bikin Buruh Marah

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 13:07 WIB

Tanggapi Tweet Fahri Soal 'Babu', Rieke Nilai Tak Ada yang Salah

Tanggapi Tweet Fahri Soal 'Babu', Rieke Nilai Tak Ada yang Salah

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 11:56 WIB

Begini Kemarahan Buruh Migran Hongkong ke Fahri Hamzah

Begini Kemarahan Buruh Migran Hongkong ke Fahri Hamzah

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 06:15 WIB

Hapus Cuitan Usai di-Bully, Fahri Hamzah Beberkan Sebabnya

Hapus Cuitan Usai di-Bully, Fahri Hamzah Beberkan Sebabnya

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 19:10 WIB

Fahri Hamzah Tulis "Babu", Melanie Subono: Mulut Anda Keterlaluan

Fahri Hamzah Tulis "Babu", Melanie Subono: Mulut Anda Keterlaluan

Entertainment | Selasa, 24 Januari 2017 | 16:24 WIB

Fahri Jelaskan Awal Mula Sebut Anak Bangsa Ngemis Jadi Babu

Fahri Jelaskan Awal Mula Sebut Anak Bangsa Ngemis Jadi Babu

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 14:55 WIB

Kicauannya Soal "Babu" Dijawab Menaker, Fahri Dicecar Netizen

Kicauannya Soal "Babu" Dijawab Menaker, Fahri Dicecar Netizen

Tekno | Selasa, 24 Januari 2017 | 14:46 WIB

Sebut Anak Bangsa Ngemis Jadi Babu, Fahri di-Bully Habis-habisan

Sebut Anak Bangsa Ngemis Jadi Babu, Fahri di-Bully Habis-habisan

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 14:33 WIB

Revisi UU MD3 Sah Jadi Inisiatif DPR

Revisi UU MD3 Sah Jadi Inisiatif DPR

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 12:37 WIB

Fahri Hamzah Minta Pemerintah Beri Jawaban Alasan Semua Kenaikan

Fahri Hamzah Minta Pemerintah Beri Jawaban Alasan Semua Kenaikan

News | Kamis, 12 Januari 2017 | 11:19 WIB

Terkini

Jangan Gampang Kepincut! Pesan Penting Ning Nawal untuk Ibu-Ibu Hadapi Jebakan Pinjol dan Judol

Jangan Gampang Kepincut! Pesan Penting Ning Nawal untuk Ibu-Ibu Hadapi Jebakan Pinjol dan Judol

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 07:57 WIB

Kabar Baik dari Mendagri: PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PNS

Kabar Baik dari Mendagri: PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PNS

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:46 WIB

KAI Hentikan Pembongkaran Eks Stasiun Banjarnegara, Janji Kembalikan Pintu seperti Semula

KAI Hentikan Pembongkaran Eks Stasiun Banjarnegara, Janji Kembalikan Pintu seperti Semula

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 07:46 WIB

4 Shio yang Diprediksi Lepas dari Masa Sulit pada 18 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Lepas dari Masa Sulit pada 18 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 07:42 WIB

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham BYAN,30 Persen Kepemilikan Bakal Beralih

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham BYAN,30 Persen Kepemilikan Bakal Beralih

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:40 WIB

Skandal KUR BNI Jember Rp41 Miliar: Kejati Jatim Jebloskan Tersangka Kelima ke Rutan

Skandal KUR BNI Jember Rp41 Miliar: Kejati Jatim Jebloskan Tersangka Kelima ke Rutan

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 07:39 WIB

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 07:32 WIB

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:30 WIB

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:18 WIB

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:17 WIB

×