Myanmar Bisa Belajar Demokrasi dan Pluralisme ke Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 26 Januari 2017 | 05:02 WIB
Myanmar Bisa Belajar Demokrasi dan Pluralisme ke Indonesia
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi. (suara.com/Dwi Bowo Rahardjo)

Suara.com - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menerima kunjungan Menteri Informasi Myanmar U Pe Myint. Kata dia, Myanmar bisa belajar tentang demokrasi dan pluralisme ke Indonesia.

"Myanmar dapat menggunakan Indonesia sebagai 'laboratorium' untuk belajar mengenai proses demokratisasi, rekonsiliasi dan hidup berdampingan secara damai, dalam masyarakat yang pluralis," kata Menlu Retno Marsudi saat menerima kunjungan menteri dan delegasi Myanmar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Rabu (25/1/2017).

Kunjungan delegasi Myanmar adalah untuk mempelajari demokrasi dan rekonsiliasi, serta merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk membantu penyelesaian isu di negara bagian Rakhine, Myanmar.

Dalam pertemuan itu, Menlu Retno menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus mendukung proses demokratisasi dan rekonsiliasi serta pembangunan inklusif di Myanmar. Indonesia ingin bekerja sama membantu Myanmar dalam mengatasi masalah di Rakhine.

"Penyelesaian masalah di Rakhine State memerlukan adanya proses pembangunan ekonomi yang inklusif, dan mensukseskan proses rekonsiliasi dengan membangun kepercayaan antara masyarakat. Tugas Pemerintah Myanmar adalah menciptakan situasi kondusif bagi terciptanya harmoni, stabilitas, dan perdamaian," ujar dia.

Lebih lanjut Menlu Retno menyampaikan berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah Indonesia di Myanmar, khususnya di Rakhine. Dalam dua bulan terakhir, Menlu RI telah berkunjung tiga kali ke Myanmar dan ke Bangladesh satu kali untuk melakukan pertemuan dengan komunitas Budha, Islam, dan wakil dari Orgasasi PBB di Myanmar.

Untuk jangka menengah dan panjang, Menlu RI menyampaikan rencana Indonesia untuk mendukung peningkatan kapasitas di Rakhine, seperti program pendidikan guru dan perawat; peningkatan fasilitas kesehatan seperti klinik bergerak; rencana pembangunan pasar perdamaian; serta dialog antar agama dan komunitas.

"Berbagai langkah ini diharapkan dapat menciptakan kondisi kondusif dan kepercayaan antar komunitas bagi tercapainya perdamaian, stabilitas dan pembangunan inklusif," kata Menlu Retno.

Selain itu, Menlu RI juga menyampaikan rencana kerja sama antar polisi dan angkatan bersenjata kedua negara untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas.

baca juga

"Dari pengalaman Indonesia angkatan bersenjata yang profesional sangat penting dalam mengawal proses demokratisasi," tutur dia.

Menteri Informasi Myanmar didampingi oleh delegasi wakil pemerintah pusat dan dearah, anggota parlemen, pemimpinan komunitas Islam dan Buddha, serta ketua kamar dagang Rakhine State.

Kunjungan delegasi Myanmar ke Indonesia berkerja sama dengan Harvard Kenedy School for Democracy dan bertujuan meningatkan kapasitas dan berbagi pengalaman terbaik untuk proses rekonsiliasi, perdamaian dan demokrasi di Myanmar.

Menteri Informasi Myanmar U Pe Myint menyampaikan bahwa dia sependapat dengan pandangan wakil dari Harvard Kenedy School for Democracy yang mengatakan bahwa Indonesia adalah "ruang kelas" yang tepat untuk Myanmar belajar mengenai demokratisasi dan rekonsiliasi.

Menteri Informasi Myanmar juga menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Indonesia atas solidaritas dan berbagai bantuan konkret yang diberikan dalam mendukung proses demokrasi, rekonsiliasi dan pembangunan di Myanmar.

Delegasi Myanmar direncanakan untuk melakukan diskusi dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Indonesia dan kunjungan ke komunitas di Ambon, Maluku untuk belajar langsung dari pengalaman mengenai resolusi konflik antar komunitas dan agama di Ambon.

"Program ini juga menjadi bagian dari dukungan Indonesia terhadap pembangunan yang inklusif di Myanmar," ujar Menlu Retno. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Penyiksa Warga Rohingya dalam Video Ini Ditahan

Polisi Penyiksa Warga Rohingya dalam Video Ini Ditahan

News | Senin, 02 Januari 2017 | 20:33 WIB

Menlu Retno Bahas Rohingya dengan Aung San Suu Kyi, Ini Hasilnya

Menlu Retno Bahas Rohingya dengan Aung San Suu Kyi, Ini Hasilnya

News | Sabtu, 31 Desember 2016 | 06:01 WIB

PBB: Pemerintah Myanmar Lakukan Pembersihan Etnis Rohingya

PBB: Pemerintah Myanmar Lakukan Pembersihan Etnis Rohingya

News | Jum'at, 25 November 2016 | 11:08 WIB

Piala AFF: Tekuk Kamboja, Myanmar Rebut Posisi Dua Grup B

Piala AFF: Tekuk Kamboja, Myanmar Rebut Posisi Dua Grup B

Bola | Rabu, 23 November 2016 | 21:15 WIB

Cina: Tiga Ribu Orang Tinggalkan Myanmar

Cina: Tiga Ribu Orang Tinggalkan Myanmar

News | Rabu, 23 November 2016 | 02:01 WIB

Indonesia Bermain Imbang, Riedl: "Cuma Kurang Beruntung"

Indonesia Bermain Imbang, Riedl: "Cuma Kurang Beruntung"

Bola | Jum'at, 04 November 2016 | 23:27 WIB

Indonesia Gagal Tundukkan Myanmar

Indonesia Gagal Tundukkan Myanmar

Bola | Jum'at, 04 November 2016 | 20:25 WIB

Hadapi Myanmar, Riedl: "Kami Siap"

Hadapi Myanmar, Riedl: "Kami Siap"

Bola | Kamis, 03 November 2016 | 21:01 WIB

Menteri Rini Galang BUMN Investasi ke Myanmar

Menteri Rini Galang BUMN Investasi ke Myanmar

Bisnis | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 07:24 WIB

Buntut Gempa 6,8 SR, 187 Pagoda Myanmar Rusak

Buntut Gempa 6,8 SR, 187 Pagoda Myanmar Rusak

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 19:26 WIB

Terkini

Harga Tembus 154 Dolar AS per Ton, Bahlil akan Tambah Produksi Batu Bara

Harga Tembus 154 Dolar AS per Ton, Bahlil akan Tambah Produksi Batu Bara

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Sudah 13.850 Warga Pekanbaru Terserang ISPA selama Kabut Asap Karhutla

Sudah 13.850 Warga Pekanbaru Terserang ISPA selama Kabut Asap Karhutla

Riau | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Tembak Mati Senior di Markas Polisi, Kondisi Kejiwaan Bharada Andika Didalami Psikiater

Tembak Mati Senior di Markas Polisi, Kondisi Kejiwaan Bharada Andika Didalami Psikiater

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Membangun Bangsa vs Bank: Kritik atas Pembangunan yang Terobsesi Angka

Membangun Bangsa vs Bank: Kritik atas Pembangunan yang Terobsesi Angka

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Rupiah Dibuka Menguat Imbas IHSG Juga Menghijau

Rupiah Dibuka Menguat Imbas IHSG Juga Menghijau

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Daftar Rute Alternatif Imbas Demo di Monas hingga DPR Hari Ini

Daftar Rute Alternatif Imbas Demo di Monas hingga DPR Hari Ini

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Kasus Teror BEM UI: Polisi Periksa Rekaman CCTV dan Uji Forensik Barang Pelaku yang Tertinggal

Kasus Teror BEM UI: Polisi Periksa Rekaman CCTV dan Uji Forensik Barang Pelaku yang Tertinggal

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Apa Arti Nama Thayaka, Anak Adopsi Ruben Onsu? Begini Asal-usulnya yang Bikin Haru

Apa Arti Nama Thayaka, Anak Adopsi Ruben Onsu? Begini Asal-usulnya yang Bikin Haru

Entertainment | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59 WIB

4 Rekomendasi Sariayu Face Serum untuk Berbagai Kebutuhan Kulit

4 Rekomendasi Sariayu Face Serum untuk Berbagai Kebutuhan Kulit

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Meski Didenda Rp100 M, Emiten CUAN Klaim Kondisi Keuangan Tak Terganggu

Meski Didenda Rp100 M, Emiten CUAN Klaim Kondisi Keuangan Tak Terganggu

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:58 WIB

×