Supir Taksi Didenda Tolak Angkut Anjing karena Alasan 'Najis'

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 27 Januari 2017 | 05:35 WIB
Supir Taksi Didenda Tolak Angkut Anjing karena Alasan 'Najis'
Ilustrasi anjing (Freedigitalphotos/Victor Habbick)

Suara.com - Seorang sopir taksi berpakaian serba putih dan menggunakan topi khas pakaian muslim didenda karena menolak mengangkut seekor anjing. Anjing itu milik seorang lelaki buta, Carlo.

Anjing itu sebagai pemandu lelaki buta itu. Alasan Abandi Jamal Kassim menolak mengangkut anjing itu karena ajaran agamanya menyebutkan anjing sebagai hewan yang harus diwaspadai karena "najis". Aksi penolakan Kassim menjadi viral di sosial media.

"Bagi saya, ini adalah tentang aturan agama saya," kata Kassim.

Kassim dinyatakan bersalah oleh pengadilan karena melanggar Undang-Undang Kesetaraan 2010. Lelaki 43 tahun itu didenda 340 pound untuk pelanggaran dan diperintahkan untuk membayar 50 pound sebagai kompensasi, serta 200 pound untuk biaya pengadilan.

Setelah hukuman dijatuhkan, ADT Taksi, tempat Kassim bekerja meminta maaf ke publik. Kassim pun dipecat sebagai sopir taksi. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan PPAD Tak Demo Perusahaan Taksi Konvensional

Ini Alasan PPAD Tak Demo Perusahaan Taksi Konvensional

News | Sabtu, 26 Maret 2016 | 12:30 WIB

Kasus Provokasi Sopir Taksi, Polisi Buru Pihak Lain

Kasus Provokasi Sopir Taksi, Polisi Buru Pihak Lain

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 14:32 WIB

Pemerintah Dinilai Berpihak Pada Bisnis Taksi Online

Pemerintah Dinilai Berpihak Pada Bisnis Taksi Online

Bisnis | Selasa, 22 Maret 2016 | 15:12 WIB

Calon Gubernur DKI Independen Ini Sayangkan Sopir Taksi Anarkis

Calon Gubernur DKI Independen Ini Sayangkan Sopir Taksi Anarkis

News | Selasa, 22 Maret 2016 | 14:58 WIB

Dikira Sopir Gojek, Sopir Taksi Express Nyaris Dihajar

Dikira Sopir Gojek, Sopir Taksi Express Nyaris Dihajar

News | Selasa, 22 Maret 2016 | 14:39 WIB

Pasang Aplikasi Online, Tarif Taksi Konvensional Kalah Bersaing

Pasang Aplikasi Online, Tarif Taksi Konvensional Kalah Bersaing

Bisnis | Selasa, 22 Maret 2016 | 13:24 WIB

Penghasilan Sopir Taksi Konvensional Turun Sejak Ada Taksi Online

Penghasilan Sopir Taksi Konvensional Turun Sejak Ada Taksi Online

Bisnis | Selasa, 22 Maret 2016 | 13:02 WIB

Sopir Taksi Ini Kembalikan Uang Ratusan Juta yang Tertinggal

Sopir Taksi Ini Kembalikan Uang Ratusan Juta yang Tertinggal

Press Release | Selasa, 29 Desember 2015 | 14:52 WIB

Untuk Aksi Korporasi 2016, Blue Bird Anggarkan Rp1,6 Triliun

Untuk Aksi Korporasi 2016, Blue Bird Anggarkan Rp1,6 Triliun

Bisnis | Kamis, 05 November 2015 | 14:45 WIB

Hebohkan Medsos, Janda Ini Disebut Sopir Taksi Tercantik

Hebohkan Medsos, Janda Ini Disebut Sopir Taksi Tercantik

News | Senin, 13 Juli 2015 | 09:41 WIB

Terkini

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:21 WIB

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:12 WIB

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:11 WIB