Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Muhammad Yasir, Faqih Fathurrahman

Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!
Warga mengamati taksi listrik Green SM yang rusak pascakecelakaan dengan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). [ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/nz]
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menyelidiki kasus kecelakaan beruntun taksi listrik yang menewaskan 16 orang di Stasiun Bekasi Timur.
  • Sopir taksi berinisial RRP ternyata hanya menjalani pelatihan teknis selama satu hari setelah bekerja tiga hari.
  • Penyidik meningkatkan status kasus ke tahap penyidikan setelah memeriksa 24 saksi dan mengumpulkan bukti di lokasi kejadian.

Suara.com - Polda Metro Jaya mengungkapkan fakta terbaru terkait profil RRP, sopir taksi listrik Green SM yang terlibat dalam kecelakaan beruntun di Stasiun Bekasi Timur.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, RRP diketahui baru bekerja selama tiga hari dan hanya menjalani pelatihan mengemudi selama satu hari sebelum insiden maut tersebut terjadi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa RRP baru bergabung dengan perusahaan taksi listrik tersebut pada akhir April.

“Dari hasil keterangan sopir taksi online yang sudah dimintai keterangan bahwa yang bersangkutan baru bekerja itu semenjak tanggal 25 April 2026. Jadi baru beberapa hari setelah kejadian,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Selain masa kerja yang singkat, penyidik menemukan bahwa pembekalan teknis bagi pengemudi untuk mengoperasikan kendaraan listrik tersebut sangat minim.

RRP hanya diberikan pengenalan dasar mengenai cara menghidupkan dan mengendarai mobil dalam waktu singkat.

“Jadi terkait tentang bagaimana mengendarai, cara menghidupkan kendaraan tersebut, ini baru pengenalan dasar itu dilakukan satu hari,” beber Budi.

Saat ini, Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah meningkatkan status perkara kecelakaan ini dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Peningkatan status ini dilakukan setelah polisi mengumpulkan bukti-bukti kuat, termasuk hasil olah TKP, rekaman CCTV, dan pemeriksaan saksi.

baca juga

Hingga kini, total 24 saksi telah diperiksa oleh penyidik. Selain sopir taksi, polisi juga telah memintai keterangan dari jajaran internal PT KAI, mulai dari masinis KRL Commuter Line, masinis KA Argo Bromo Anggrek, asisten masinis, hingga petugas sinyal dan pengendali.

Kecelakaan yang terjadi pada Senin (27/4/2026) pukul 20.52 WIB ini dipicu oleh terhentinya taksi listrik di perlintasan sebidang yang kemudian tertabrak KRL. Tak lama kemudian, KA Argo Bromo Anggrek menghantam KRL yang tertahan di Stasiun Bekasi Timur dari belakang di titik KM 28+920.

Insiden ini mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan 90 orang lainnya luka-luka. Dari total korban luka, sebanyak 46 orang hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?

Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:48 WIB

Terkini

126.000 Orang Kena PHK Massal, Pemerintah Diminta Tangani Serius

126.000 Orang Kena PHK Massal, Pemerintah Diminta Tangani Serius

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:02 WIB

Terlibat Adu Banteng di Simpang Baleharjo, Prajurit TNI AD Alami Patah Tulang

Terlibat Adu Banteng di Simpang Baleharjo, Prajurit TNI AD Alami Patah Tulang

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:02 WIB

4 Tablet SIM Card Murah untuk Kerja dan Hiburan, Internetan Lancar Tanpa Bergantung Wi-Fi

4 Tablet SIM Card Murah untuk Kerja dan Hiburan, Internetan Lancar Tanpa Bergantung Wi-Fi

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:01 WIB

KPK Tetapkan 4 Tersangka OTT Pemalang, Ada Bupati dan Oknum Internal KPK

KPK Tetapkan 4 Tersangka OTT Pemalang, Ada Bupati dan Oknum Internal KPK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:00 WIB

500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati

500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:00 WIB

Meningkatnya Halal Lifestyle dan Kesadaran Bebas Riba di Kalangan Gen Z

Meningkatnya Halal Lifestyle dan Kesadaran Bebas Riba di Kalangan Gen Z

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:00 WIB

Sederet Harta Kekayaan Perry Warjiyo, Mundur Usai 8 Tahun Menjabat Gubernur BI

Sederet Harta Kekayaan Perry Warjiyo, Mundur Usai 8 Tahun Menjabat Gubernur BI

Video | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:00 WIB

Rela Tinggalkan Dapil Saat Reses, Komisi II Rapat Bahas Gaji Kepala Daerah hingga Dana Bagi Hasil

Rela Tinggalkan Dapil Saat Reses, Komisi II Rapat Bahas Gaji Kepala Daerah hingga Dana Bagi Hasil

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:59 WIB

Suzuki XL7 Hybrid Terbaru Tantang Pasar SUV 7 Seater Lewat Penyegaran Eksterior dan Interior

Suzuki XL7 Hybrid Terbaru Tantang Pasar SUV 7 Seater Lewat Penyegaran Eksterior dan Interior

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:57 WIB

iKONIC Siap-siap! iKON Bakal Konser di Istora Senayan Bulan Depan

iKONIC Siap-siap! iKON Bakal Konser di Istora Senayan Bulan Depan

Entertainment | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:56 WIB

×