Pasukan Libya Klaim Temukan 90 Mayat di Tempat Serangan Udara AS

Ririn Indriani

Sabtu, 28 Januari 2017 | 00:16 WIB
Pasukan Libya Klaim Temukan 90 Mayat di Tempat Serangan Udara AS
Ilustrasi mayat. (Shutterstock)

Suara.com - Pasukan Libya menemukan sekitar 90 mayat petempur yang terbunuh di tempat serangan udara Amerika Serikat baru-baru ini di dekat bekas markas ISIS di Sirte, kata mereka dalam pernyataan pada Kamis.

Pasukan itu mengunggah foto persembunyian di gurun, yang ditutupi pasir dan rumput, serta mengatakan tempat itu digunakan untuk pelatihan. Peluru, sabuk bunuh diri dan jebakan ditemukan di tempat tersebut.

Mereka juga mengatakan menangkap dua tersangka milisi dan menewaskan empat orang, yang menolak menyerah. Pasukan itu dipimpin brigade dari Kota Misrata dan mengusir ISIS dari Sirte dalam perang hampir tujuh bulan dan berakhir pada Desember.

Pejabat Amerika Serikat mengatakan lebih dari 80 gerilyawan, beberapa di antaranya yang merencanakan serangan di Eropa, tewas pada pekan lalu ketika pesawat pembom B-2 melakukan serangan di sarang di sekitar 45 km bagian barat daya Sirte.

Mereka mengatakan serangan itu ditujukan untuk milisi yang melarikan diri dari Sirte. Pasukan pimpinan Misrata mengatakan sebagian besar yang ditemukan di tempat serangan tidak termasuk di antara mereka yang melarikan diri dari Sirte.

Pernyataan pasukan itu tidak memberikan rincian kewarganegaraan milisi tersebut atau asal mereka.

Foto diunggah menunjukkan tempat penampungan di gurun yang ditutupi dengan kanvas atau plastik terpal dan ranting pohon, dan terowongan atau lubang tempat persembunyian. Ada juga foto-foto dari beberapa mayat, kendaraan yang terbakar, senjata dan telepon satelit.

Pernyataan itu mengatakan sekitar 70 mayat telah ditemukan di salah satu tempat dan 20 mayat di tempat lain. Tidak jelas seberapa jauh terpisah dua tempat itu.

Kekalahan ISIS di Sirte menyebabkan kelompok itu tidak memiliki wilayah kekuasaa di Libya, meskipun ada beberapa bagian lain dari negara itu.

Pejabat keamanan Libya dan Barat sejak lama memperingatkan bahwa beberapa petempur melarikan diri dari Sirte sebelum pertempuran atau selama tahap awal pertempuran. Pemimpin ISIS mengatakan berniat berkumpul kembali di luar Sirte. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Jejak Karier Mantan Pegawai Kemenkeu Yang Mau Gabung ISIS

Ini Jejak Karier Mantan Pegawai Kemenkeu Yang Mau Gabung ISIS

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 16:22 WIB

Eks PNS Gabung Ke ISIS, Kemenkeu : Udah Nggak Ada Hubungan

Eks PNS Gabung Ke ISIS, Kemenkeu : Udah Nggak Ada Hubungan

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 16:11 WIB

Gara-gara Eks Pejabat Kemenkeu, DPR Desak Penerimaan PNS Diubah

Gara-gara Eks Pejabat Kemenkeu, DPR Desak Penerimaan PNS Diubah

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 15:31 WIB

Sebelum ke Turki, Bekas Pejabat Kemenkeu ke Thaiand

Sebelum ke Turki, Bekas Pejabat Kemenkeu ke Thaiand

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 14:51 WIB

Terkini

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB