Nasdem Protes dengan Kebijakan Trump Batasi Muslim Masuk AS

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 31 Januari 2017 | 17:03 WIB
Nasdem Protes dengan Kebijakan Trump Batasi Muslim Masuk AS
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto bertemu Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Jakarta, Selasa (17/1/2017). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Ketua Umum partai Nasdem Surya Paloh mengaku tidak menyukai kebijakan Presiden Amerika Serikat Donal Trump yang membatasi pengungsi dan imigran dari 7 negara muslim masuk ke negaranya. Kebijakan Trump itu dinilai sangat diskriminatif.

"Tentu kami menyesali. Saya pikir walaupun itu hak pemerintah Amerika mengambil keputusan yang mereka anggap tepat, tapi tidak bisa dilupakan negara sekarang ini saling berhubungan satu sama lain ‎yang harus tetap terjaga sebagaimana mestinya. Indonesia tentu melihat kebijakan itu jauh dari hal yang tepat," kata Surya Paloh di kantor partai Nasdem, Jalan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (31/1/2017).

Menurut dia, Indonesia sebagai negara penganut politik bebas aktif harus harus mendorong kebebasan dan kemerdekaan di dunia.

"Sama halnya dengan kita membangun solidaritas Asia-Afrika, membangun solidaritas bangsa-bangsa untuk (kemerdekaan) Palestina‎ yang tetap secara konsisten kita perjuangkan. Kita juga ingin membuka mata hati siapa saja, termasuk Indonesia. Partai Nasdem menyatakan kebijakan yang dijalankan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump ini tidak sesuai dengan harapan kita," ujar dia.

Dia menambahkan, banyak negara-negara di dunia khawatir dengan kebijakan-kebijakan Trump sebagai Presiden AS.

"Saya pikir bukan hanya reaksi kita yang ada di sini, tapi dunia juga sedang berharap-harap cemas. Ini adalah penting, unik barangkali dari pandangan perspektif banyak pemimpin-pemimpin dunia. Apa yang kita anggap tidak tepat, tapi tepat bagi dia (Trump)," ‎tandas dia.

‎Diberitakan sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk menangguhkan seluruh penerimaan pengungsi dan untuk sementara membatasi kedatangan warga dari 7 negara mayoritas Muslim. Dari tujuh negara yang mayoritas penduduknya Muslim dibatasi masuk ke Amerika Serikat, yaitu dari Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, Suriah, dan Yaman selama 90 hari ke depan.

Kebijakan tersebut menuai banyak kecaman dari berbagai kelompok di dunia. Kebijakan tersebut dianggap bertentangan dengan nilai-nilai Amerika yaitu pluralisme agama.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surya Paloh Galau, Aksi Pemaksaan di Jalanan Jadi Tren

Surya Paloh Galau, Aksi Pemaksaan di Jalanan Jadi Tren

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 19:00 WIB

Novanto: Ini Kunjungan Berharga di Rumah Besar Nasdem

Novanto: Ini Kunjungan Berharga di Rumah Besar Nasdem

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 17:55 WIB

Ini Hasil Pertemuan Setya Novanto dengan Surya Paloh

Ini Hasil Pertemuan Setya Novanto dengan Surya Paloh

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 17:08 WIB

Novanto Sambangi Surya Paloh di Markas Nasdem

Novanto Sambangi Surya Paloh di Markas Nasdem

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 14:53 WIB

Surya Paloh: Dikit-dikit Reshuffle, Mabuk Kita Ini

Surya Paloh: Dikit-dikit Reshuffle, Mabuk Kita Ini

News | Selasa, 10 Januari 2017 | 16:31 WIB

Kecewa Berat dengan Surya Paloh, CFD Bukan untuk Aksi Politik

Kecewa Berat dengan Surya Paloh, CFD Bukan untuk Aksi Politik

News | Senin, 05 Desember 2016 | 16:25 WIB

Ini Obrolan Santap Pagi Jokowi-Surya Paloh

Ini Obrolan Santap Pagi Jokowi-Surya Paloh

News | Selasa, 22 November 2016 | 11:03 WIB

Sarapan Bareng Surya Paloh, Ini yang Dibahas Jokowi

Sarapan Bareng Surya Paloh, Ini yang Dibahas Jokowi

News | Selasa, 22 November 2016 | 10:31 WIB

Setelah Prabowo dan Mega, Giliran Surya Paloh Diajak Makan Jokowi

Setelah Prabowo dan Mega, Giliran Surya Paloh Diajak Makan Jokowi

News | Selasa, 22 November 2016 | 09:20 WIB

Surya Paloh Berharap Ahok Tak Jadi Terpidana Penistaan Agama

Surya Paloh Berharap Ahok Tak Jadi Terpidana Penistaan Agama

News | Kamis, 17 November 2016 | 18:49 WIB

Terkini

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:14 WIB

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:13 WIB

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:11 WIB

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:09 WIB

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:07 WIB

PPP Memanas! Taj Yasin Dicopot dari Sekjen dan Agus dari Waketum, Mardiono Beberkan Pemicunya

PPP Memanas! Taj Yasin Dicopot dari Sekjen dan Agus dari Waketum, Mardiono Beberkan Pemicunya

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:06 WIB

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 11:05 WIB

6 Rekomendasi Mobil Bekas 4 Silinder Terbaik di Bawah Rp100 Juta, Lebih Bertenaga

6 Rekomendasi Mobil Bekas 4 Silinder Terbaik di Bawah Rp100 Juta, Lebih Bertenaga

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 11:03 WIB

Tropis vs Ruangan AC: Pilih Pelembap Kulit yang Tepat Sesuai Aktivitas Harianmu

Tropis vs Ruangan AC: Pilih Pelembap Kulit yang Tepat Sesuai Aktivitas Harianmu

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Kinerja Operasional Positif, PHE Bukukan Produksi Migas 945.000 Barel Setara Minyak per Hari

Kinerja Operasional Positif, PHE Bukukan Produksi Migas 945.000 Barel Setara Minyak per Hari

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

×