Array

TSK Penyuap Patrialis: Saya Izin Hari Ini, No Comment Ya

Selasa, 31 Januari 2017 | 20:40 WIB
TSK Penyuap Patrialis: Saya Izin Hari Ini, No Comment Ya
Pengusaha importir daging Basuki Hariman turun dari mobil tahanan setibanya di Gedung KPK, Jakarta, Senin (30/1/2017). (Antara/Rosa Panggabean)

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa pengusaha impor daging Basuki Hariman pada Selasa (31/1/2017). Usai diperiksa, tersangka penyuap hakim Mahkamah Konstitusi nonaktif Patrialis Akbar meminta pengertian wartawan agar jangan mencecarnya. Sikapnya hari ini beda dari biasanya yang selalu menekankan bahwa Patrialis tidak pernah menerima uang darinya.

"Permisi ya, saya izin hari ini ya. Saya izin hari ini, no comment ya, maaf ya terimakasih," kata Basuki sambil bergegas menuju ke mobil tahanan di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Selain menetapkan Patrialis dan Basuki menjadi tersangka, KPK juga menetapkan Kamaludin dan Ng Fenny menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap terkait permohonan uji materi UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan.

Basuki dan Ng Fenny diduga menjanjikan Patrialis dan Kamaludin dengan uang senilai 200 ribu dollar Singapura. Namun, kasus terbongkar pada saat pemberian uang ketiga senilai 20 ribu dollar Amerika Serikat.

Basuki menegaskan bahwa tidak pernah menyuap Patrialis -- bekas Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kalau menurut saya Pak Patrialis nggak terlibat dalam hal ini," kata Basuki usai diperiksa, Jumat (27/1/2017).

Pengusaha impor daging tersebut menjelaskan bahwa Patrialis hanya mendengarkan penjelasan darinya terkait begitu banyaknya daging dari India yang masuk ke Indonesia.

"Jadi saya jelaskan kepada Pak Patrialis biar beliau mengerti. Begitu dia mengerti, dia coba pelajari. Tetapi saya tidak pernah memberikan uang apa-apa," katanya.

Kemudian dia menjelaskan kemana uang yang dikeluarkan mengalir.

"Itu ada, namanya, Kamal. Dia teman saya dan juga dekat dengan Pak Patrialis, gitu. Saya memberi uang kepada dia (Kamal)," kata Basuki. Kamal yang dia maksud adalah Kamaludin yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini.

Menurut pengusaha yang pernah berurusan dengan KPK dalam kasus impor daging yang menjerat petinggi PKS Lutfi Hasan Ishaq, uang yang diberikannya bertujuan untuk membayar Patrialis umrah ke Tanah Suci. Hal itu berdasarkan permintaan Kamaludin. Namun, Basuki yakin, yang dijanjikan 200 ribu dollar Singapura tersebut dipakai oleh Kamaludin sendiri.

"Dia bilang uang itu buat umroh. Tapi saya percaya uang itu buat dia pribadi, Kamaludin sendiri," kata Basuki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI