Perang Narkoba Renggut 7.600 Nyawa, Gereja Katolik Kecam Duterte

Tomi Tresnady

Minggu, 05 Februari 2017 | 01:25 WIB
Perang Narkoba Renggut 7.600 Nyawa, Gereja Katolik Kecam Duterte
Puluhan orang yang tergabung dalam persaudaran korban Napza Indonesia melakukan aksi protes terhadap Presiden Rodrigo Duterte di depan kedubes Filipina, Jakarta, Selasa (11/10). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Gereja Katolik Filipina mengecam pemberantasan narkotika oleh Presiden Rodrigo Duterte karena dapat menciptakan teror di kalangan keluarga miskin, kata pesan dalam kebaktian pada Sabtu (4/2/2017).

Pesan tersebut akan disampaikan lagi kepada jemaat di seluruh pelosok negara itu pada misa Minggu (5/2).

Dalam kecaman bernada keras atas penindakan terhadap pengedar dan pemakai narkotika itu, Konferensi Keuskupan Katolik Filipina menyatakan bahwa membunuh orang bukan jawaban atas perdagangan gelap obat dan mengganggu. Namun, pemerintah tidak memedulikan pertumpahan darah atau bahkan malah menyetujuinya.

"Penyebab terbesarnya adalah ketidakpedulian. Hal itu diyakini sebagai kewajaran dan bahkan buruk, sesuatu yang menurut mereka perlu dikerjakan," kata keusukupan dalam surat pastoral, yang salinannya didapat Reuters, seperti dilansir Antara.

"Penyebab lain adalah teror di beberapa tempat masyarakat miskin. Beberapa yang tewas bukan karena narkotika. Mereka yang tewas itu tidak terhitung," katanya.

Lebih dari 7.600 orang tewas sejak Duterte melancarkan kampanye antinarkoba pada tujuh bulan yang lalu. Lebih dari 2.500 dikatakan polisi tewas dalam baku tembak selama penggerebekan dan operasi tegas.

Baik pemerintah maupun polisi secara tegas menyangkal terjadinya pembunuhan di luar jalur hukum.

Kantor kepresidenan belum memberikan komentar atas surat keuskupan itu.

Saat mengawali misa pada Sabtu sore, beberapa pastor membacakan surat yang ditandatangani oleh keuskupan di negara dengan penduduk Katolik terbesar di Asia itu.

baca juga

Surat itu tidak menyebutkan nama Duterte, namun mendesak politikus terpilih melayani masyarakat umum dengan baik dan bukan kepentingan mereka serta menyerukan penanganan terhadap sejumlah polisi nakan dan hakim korup.

Hampir 80 persen dari 100 juta jiwa penduduk Filipina beragama Katolik dan tidak seperti di banyak negara lain yang persoalan keyakinan sudah mulai memudar, mayoritas rakyat negara itu masih menjalani kewajiban agamanya dengan antusias.

Dalam wawancara dengan Reuters pada tahun lalu, lebih dari puluhan pendeta menyatakan bahwa mereka belum memastikan bagaimana melawan pembunuhan yang mendapatkan dukungan masyarakat terhadap kampanye Duterte itu.

Beberapa di antara mereka menyatakan bahwa menentang Duterte akan menghadapi bahaya. Duterte juga mengutuk Paus karena menyebabkan lalu lintas macet saat kunjungannya pada 2015 kunjungannya dan baru-baru pekan ini menyampaikan keterusterangannya terkait pastor yang dia dituduh memiliki istri, terlibat dalam tindakan homoseksual, menyalahgunakan dana negara dan menganiaya anak-anak.

Terkait tuduhan bahwa banyak pedagang narkoba dan pengguna telah menjadi korban pembunuhan ekstrayudisial itu, uskup mengatakan "setiap orang memiliki hak agar dianggap tidak bersalah sampai terbukti bersalah", dan hukum harus ditaati.

"Kami juga harus mengutamakan reformasi terhadap polisi nakal dan hakim korup," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duterte Sebut Filipina Kemungkinan Darurat Militer

Duterte Sebut Filipina Kemungkinan Darurat Militer

News | Minggu, 15 Januari 2017 | 12:59 WIB

Tokoh Katolik Kutuk Rencana Eksekusi Mati Harian Presiden Duterte

Tokoh Katolik Kutuk Rencana Eksekusi Mati Harian Presiden Duterte

News | Selasa, 20 Desember 2016 | 01:34 WIB

Tak Cocok dengan Duterte, Wapres Filipina Siap Mundur

Tak Cocok dengan Duterte, Wapres Filipina Siap Mundur

News | Minggu, 04 Desember 2016 | 20:39 WIB

Bicara Kotor, Presiden Filipina Mengaku Ditegur Tuhan

Bicara Kotor, Presiden Filipina Mengaku Ditegur Tuhan

News | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 08:17 WIB

Duterte Bantah Akan Pisah dengan Amerika Serikat

Duterte Bantah Akan Pisah dengan Amerika Serikat

News | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 12:13 WIB

Menteri Klarifikasi Pernyataan Duterte yang Akan 'Ceraikan' AS

Menteri Klarifikasi Pernyataan Duterte yang Akan 'Ceraikan' AS

News | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 08:51 WIB

Duterte Ingin 'Pisah' dari AS, Ini Respon Pemerintahan Obama

Duterte Ingin 'Pisah' dari AS, Ini Respon Pemerintahan Obama

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 07:31 WIB

Filipina Nyatakan Putus Hubungan Sekutu dengan Amerika Serikat

Filipina Nyatakan Putus Hubungan Sekutu dengan Amerika Serikat

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 05:27 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×