Filipina Nyatakan Putus Hubungan Sekutu dengan Amerika Serikat

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 21 Oktober 2016 | 05:27 WIB
Filipina Nyatakan Putus Hubungan Sekutu dengan Amerika Serikat
Presiden Filipina Rodrigo Duterte menunjukkan sejumlah foto yang diklaim bukti pembunuhan warga Muslim oleh tentara AS di era tahun 1900-an. (AFP)

Suara.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan mengakhiri hubungan sekutu dengan Amerika Serikat, Kamis (20/10/2016). Ini lantaran Filipina dan Cina sepakat menyelesaikan sengketa Laut Cina Selatan melalui perundingan.

Duterte membuat komentar  di Beijing saat bertemu dengan 200 pelaku bisnis untuk membuka jalan bagi pembentukan aliansi komersial baru.

"Di tempat ini, kehormatan Anda, di tempat ini, saya mengumumkan perpisahan saya dari Amerika Serikat," kata Duterte.

Pernyataan Duterte itu disambut tepuk tangan dari para pebisnis. Wakil Perdana Menteri Cina Zhang Gaoli hadir dalam pertemuan itu.

"Baik dalam militer, sosial, dan ekonomi juga. Amerika telah kehilangan," lanjut dia.

Sebelumnya Pengadilan Den Haag memutuskan bahwa Beijing tidak memiliki hak bersejarah ke Laut Cina Selatan. Setelah hubungan diplomatik dengan AS putus, Duterte akan mendekati Rusia.

"Mungkin saya juga akan pergi ke Rusia untuk berbicara dengan Presiden Vladimir Putin," kata Duterte.

Selama ini Filipina dianggap penting oleh Amerika Serikat karena dimanfaatkan sebagai negara 'penyeimbang' di kawasan Asia untuk kasus sengketa Laut Cina Selatan.

Sementara pernyataan pemutusan hubungan sekutu membuat Washington bingung. Juru bicara Departemen Luar Negeri John Kirby akan meminta penjelasan kepada Daniel Russel, diplomat tertinggi AS untuk urusan Asia Timur dan Pasifik.

Sementara Gedung Putih menyatakan sampai saat ini belum ada permintaan Filipina untuk mengubah kerjasama bilateral.

"Aliansi AS-Filipina dibangun selama 70 tahun," kata Juru Bicara Gedung Putih Eric Schultz.

Sebelumnya, Duterte menyebut kalimat kasar yang ditujukannya kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama. "Pergi sana ke neraka!" tegasnya dalam sebuah pidato di Manila, Selasa (4/10/2016) waktu setempat.

Kemarahan Duterte disebabkan karena AS telah menolak menjual persenjataan ke negaranya. Dia pun menegaskan, pemerintahannya akan pergi ke Rusia dan Cina untuk memenuhinya.

Duterte telah mengeluhkan soal AS ke Rusia dan Cina, yang dinilainya lebih simpatik. Pekan lalu, Duterte berjanji membatalkan latihan militer AS-Filipina setelah tahun depan. Dia juga menyerukan mengakhiri patroli bersama di Laut Cina Selatan dan untuk penggulingan pasukan AS Operasi Khusus dari Mindanao selatan. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengintip Rehabilitasi Narkoba Gaya Filipina

Mengintip Rehabilitasi Narkoba Gaya Filipina

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 21:10 WIB

Aksi Kecam Duterte

Aksi Kecam Duterte

Foto | Selasa, 11 Oktober 2016 | 18:11 WIB

Duterte: Obama Pergi Sana ke Neraka

Duterte: Obama Pergi Sana ke Neraka

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 04:38 WIB

Presiden Filipina 'Samakan' Dirinya seperti Pemimpin Nazi Hitler

Presiden Filipina 'Samakan' Dirinya seperti Pemimpin Nazi Hitler

News | Jum'at, 30 September 2016 | 17:12 WIB

SSV Buatan Indonesia di Filipina Dinamai Kota Kelahiran Duterte

SSV Buatan Indonesia di Filipina Dinamai Kota Kelahiran Duterte

News | Rabu, 28 September 2016 | 16:00 WIB

Polisi: 36 Jemaah Haji Indonesia Mendarat di Filipina

Polisi: 36 Jemaah Haji Indonesia Mendarat di Filipina

News | Rabu, 28 September 2016 | 01:03 WIB

Filipina Minta Dunia Tak Campuri Kebijakan Pemberantasan Narkoba

Filipina Minta Dunia Tak Campuri Kebijakan Pemberantasan Narkoba

News | Minggu, 25 September 2016 | 07:09 WIB

Dikira Dibajak, Pesawat Saudi Airlines Diisolasi di Filipina

Dikira Dibajak, Pesawat Saudi Airlines Diisolasi di Filipina

News | Selasa, 20 September 2016 | 17:53 WIB

Sadis, Musuh Duterte Ada yang Dijadikan Makanan Buaya

Sadis, Musuh Duterte Ada yang Dijadikan Makanan Buaya

News | Kamis, 15 September 2016 | 15:53 WIB

Bagaimana Nasib Terpidana Mati Mary Jane?

Bagaimana Nasib Terpidana Mati Mary Jane?

News | Selasa, 13 September 2016 | 19:10 WIB

Terkini

GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak

GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:45 WIB

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:34 WIB

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:07 WIB

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:00 WIB

Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!

Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:13 WIB

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:00 WIB

Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?

Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:55 WIB

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 00:55 WIB

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:14 WIB

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:04 WIB