Menteri Klarifikasi Pernyataan Duterte yang Akan 'Ceraikan' AS

Tomi Tresnady

Sabtu, 22 Oktober 2016 | 08:51 WIB
Menteri Klarifikasi Pernyataan Duterte yang Akan 'Ceraikan' AS
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Presiden Filipina Rodrigo Duterte melakukan blusukan ke Pusat Grosir Tanah Abang, Jakarta, Jumat (9/8/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Filipina memastikan akan menjaga hubungan dagang dan ekonomi dengan Amerika Serikat, kata Menteri Perdagangan Ramon Lopez, Jumat, sehari setelah Presiden Rodrigo Duterte mengumumkan "pemisahannya" dengan pihak Washington.

Duterte menyatakan hal tersebut di Beijing bersama 200 pebisnis untuk membuka aliansi dagang baru, mengingat hubungan dengan sekutu lamanya kurang begitu baik.

"Saya umumkan, kami akan berpisah dengan AS," kata Duterte di hadapan pebisnis Cina dan Filipina, disambut tepuk tangan hadirin.

Duterte saat itu menghadiri sebuah forum bersama Wakil Perdana Menteri Cina, Zhang Gaoli, di Aula Rakyat. Dia mengatakan "Amerika telah kehilangan arah di sektor militer, sosial, dan ekonomi".

Upaya Duterte mendekati Cina dimulai beberapa bulan setelah pengadilan arbitrase di Den Haag memutuskan, negara itu tak memiliki hak historis atas Laut China Selatan.

Kasus itu didaftarkan oleh pemerintahan Filipina sebelumnya. Langkah tersebut menandai berubahnya arah kebijakan luar negeri Filipina yang dipimpin mantan walikota berusia 71 tahun, yang menjabat sejak 30 Juni lalu.

Lopez berusaha menjelaskan pernyataan Duterte pada hari Jumat (21/10) kemarin di Beijing kepada CNN Filipina, seperti diberitakan Antara. 

"Saya ingin mengklarifikasi, Presiden tidak berbicara mengenai pemisahan," kata Lopez.

"Dalam urusan hubungan dagang, kami tak akan menghentikan hal tersebut berikut investasi dengan AS. Presiden menyebut secara khusus keinginannya meningkatkan ikatan dengan Cina dan negara kawasan ASEAN, mitra dagang pemerintah selama berabad-abad".

Ia mengatakan, Filipina "cukup terancam karena terlalu bergantung pada satu sisi".

"Namun kami pastikan tak akan menghentikan aktivitas dagang dan investasi dengan negara barat, khususnya AS".

Maria Banaag, asisten sekretaris bidang komunikasi Presiden Filipina, menganjurkan agar masyarakat menunggu konfirmasi sebelum memaknai pengumuman Duterte.

"Tak ada salahnya menunggu konfirmasi Presiden, khususnya dari Departemen Luar Negeri sekembalinya mereka nanti," ujarnya.

Duterte mengatakan di Beijing, ia telah "menyesuaikan (pandangannya) dengan ideologi (Cina)".

"Kemungkinan saya akan ke Rusia untuk berbicara dengan (Presiden Vladimir) Putin dan mengatakan, kita, Cina, Filipina, dan Rusia, dapat bersama menghadapi dunia," katanya. "Itu adalah cara satu-satunya".

Pernyataan Duterte tampaknya akan memancing perhatian AS, mengingat Filipina dianggap sebagai sekutu penting untuk "mengimbangi" kuatnya pengaruh Cina di Asia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duterte Ingin 'Pisah' dari AS, Ini Respon Pemerintahan Obama

Duterte Ingin 'Pisah' dari AS, Ini Respon Pemerintahan Obama

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 07:31 WIB

Filipina Nyatakan Putus Hubungan Sekutu dengan Amerika Serikat

Filipina Nyatakan Putus Hubungan Sekutu dengan Amerika Serikat

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 05:27 WIB

Mengintip Rehabilitasi Narkoba Gaya Filipina

Mengintip Rehabilitasi Narkoba Gaya Filipina

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 21:10 WIB

Aksi Kecam Duterte

Aksi Kecam Duterte

Foto | Selasa, 11 Oktober 2016 | 18:11 WIB

Duterte: Obama Pergi Sana ke Neraka

Duterte: Obama Pergi Sana ke Neraka

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 04:38 WIB

Presiden Filipina 'Samakan' Dirinya seperti Pemimpin Nazi Hitler

Presiden Filipina 'Samakan' Dirinya seperti Pemimpin Nazi Hitler

News | Jum'at, 30 September 2016 | 17:12 WIB

SSV Buatan Indonesia di Filipina Dinamai Kota Kelahiran Duterte

SSV Buatan Indonesia di Filipina Dinamai Kota Kelahiran Duterte

News | Rabu, 28 September 2016 | 16:00 WIB

Polisi: 36 Jemaah Haji Indonesia Mendarat di Filipina

Polisi: 36 Jemaah Haji Indonesia Mendarat di Filipina

News | Rabu, 28 September 2016 | 01:03 WIB

Filipina Minta Dunia Tak Campuri Kebijakan Pemberantasan Narkoba

Filipina Minta Dunia Tak Campuri Kebijakan Pemberantasan Narkoba

News | Minggu, 25 September 2016 | 07:09 WIB

Dikira Dibajak, Pesawat Saudi Airlines Diisolasi di Filipina

Dikira Dibajak, Pesawat Saudi Airlines Diisolasi di Filipina

News | Selasa, 20 September 2016 | 17:53 WIB

Terkini

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

×