Jelang Hari Dewa Kekayaan, Rakyat Vietnam Antre Beli Emas

Ardi Mandiri

Kamis, 09 Februari 2017 | 03:18 WIB
Jelang Hari Dewa Kekayaan, Rakyat Vietnam Antre Beli Emas

Suara.com - Puluhan warga Vietnam mengantre di luar satu toko yang menjual emas di Ibu Kota Vietnam, Hanoi, dan dengan sabar menunggu giliran mereka untuk masuk dan membeli logam mulia yang telah dibuat bermacam bentuk.

Emas tersebut telah dibentuk jadi ayam jago, Buddha, cincin, emas batangan dan lembaran.

Seorang pegawai bank, yang berdiri di dalam antrean di Jalan Tran Nhan Tong dan mengenakan seragam Techcombank setempat, mengatakan kepada Xinhua bahwa wanita itu tiba pukul 06.00, sebelum toko tersebut dibuka. Ia mengatakan sekalipun dia datang sepagi itu, sejumlah calon pembeli sudah berbaris.

Kerumunan warga menjadi bertambah banyak dan banyak, dan antrean menjadi bertambah panjang dan panjang, kata pegawai bank itu.

Salah seorang pegawai toko, seorang pemuda tampil dengan mengenakan kostum kuning dan merah dan topi yang seringkali dipakai oleh pejabat jaman feudal, dan memberitahu calon pembeli agar masuk satu demi satu.

Lelaki tersebut tidak mengenakan pakaian yang mewah; ia ingin menciptakan kesan Dewa Kekayaan untuk memberi kesan dan menarik pembeli ke toko itu, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu malam.

Senin, 6 Februari, adalah hari ke-10 bulan pertama 2017 --tahun ayam menurut kalender bulan. Hari ke-10 setiap tahun baru kalender bulan dipandang sebagai Hari Dewa Kekayaan di Vietnam.

Pada hari itu, orang seringkali pergi ke toko emas dan membeli emas dalam bentuk batangan atau lembaran, perhiasan emas, atau bentuk 12 hewan zodiac. Ada kepercayaan kuat bahwa melakukan perbuatan tersebut akan membawa kemakmuran dan nasib baik buat mereka sepanjang tahun.

"Tahun ini adalah tahun ayam jantan, jadi saya akan membeli emas dengan bentuk ayam jantan. Saya berharap saya akan memperoleh setumpuk ayam emas pada akhir tahun ini," kata pegawai Techcombank dengan gembira, sambil berdiri di barisan panjang --yang mulai mengakibatkan antrean panjang kendaraan di jalan itu.

Nguyen Thi Dan, pensiunan pekerja garmen dari Kabupaten Thanh Tri di Hanoi kepada Xinhua bahwa wanita tersebut akan membeli cincin emas. "Memakainya atau tidak bukan masalah. Yang penting ialah kami harus membeli emas pada Hari Dewa Kekayaan," katanya.

Banyak rakyat Vietnam, termasuk mereka yang mengantre di jalan itu, percaya pada kisah rakyat mengenai Dewa Kekayaan, atau Dewa Kemakmuran.

Menurut kisah itu, Dewa Kekayaan --yang hidup di surga-- suatu hari jatuh ke Bumi setelah mabuk. Ia pergi ke rumah warga untuk meminta makanan dan minum dan belakangan para pemilik rumah menjadi kaya. Pada hari ke-10 tahun kalender, ia terbang kembali ke surga. Untuk mengenang Dewa Kekayaan, rakyat memilih hari tersebut untuk menyembah dia dan berdoa memohon keberuntungan dan kemakmuran.

Perbuatan semacam itu di Vietnam dipercaya berasal dari Tiongkok. Caishen adalah Dewa Kemakmuran di Tiongkok dan disembah oleh pengikut agama rakyat Tiongkok dan Tao. Ia telah digambarkan dengan banyak tokoh sejarah dan memiliki bermacam bentuk, termasuk Zhao Gongming, Fan Li dan Bi Gan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Vietnam Mulai Perbolehkan Warganya Berjudi di Kasino

Vietnam Mulai Perbolehkan Warganya Berjudi di Kasino

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 05:32 WIB

Facebook Kembali Berulah, Sensor Foto Patung Bersejarah

Facebook Kembali Berulah, Sensor Foto Patung Bersejarah

Tekno | Selasa, 03 Januari 2017 | 19:37 WIB

Terkini

HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun

HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:49 WIB

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:40 WIB

Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu

Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:25 WIB

DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:17 WIB

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:52 WIB

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB