Anggota DPR Kembalikan Duit, TSK Kasus e-KTP Bisa Bertambah

Yazir Farouk, Nikolaus Tolen

Jum'at, 10 Februari 2017 | 22:03 WIB
Anggota DPR Kembalikan Duit, TSK Kasus e-KTP Bisa Bertambah
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (suara.com/Nickolaus Tolen)

Suara.com - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah mengatakan tak menutup kemungkinan tersangka kasus dugaan pengadaan proyek Kartu Tanda Penduduk Berbasis Elektronik bakal bertambah. Kemungkinan ini menyusul pengembalian uang oleh sejumlah anggota DPR dari aliran dana kasus tersebut.

"Ada sebagian dari 14 orang yang mengembalikan uang terkait kasus e-KTP adalah anggota DPR-RI saat itu, itu akan menguntungkan pihak-pihak yang mengembalikan. Karena akan meringankan, meskipun tidak menghapus tindak pidananya," kata Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (10/2/2017).

Menurut Febri, total duit yang dikembalikan saat ini baru mencapai Rp250 miliar dari total kerugian negara senilai Rp2,3 triliun. Dari jumlah tersebut, 220 miliar dari lima buah perusahaan dan satu konsorsium, sementara Rp30 miliarnya berasal dari 14 orang, yang sebagiannya adalah anggota DPR-RI.

"Masih ada waktu bagi pihak lain untuk kembalikan uang ke KPK, hal tersebut akan menguntungkan bagi pihak yang mengembalikan, makanya kami terus menghimbau," ujar Febri.

Kendati begitu, Febri menolak menyebut nama-nama perusahaan dan anggota DPR yang telah mengembalikan uang.

"Kami belum bisa menyampaikan nama-nama korporasi dan orang yang sudah kembalikan uang ke KPK. Uang itu ditransfer ke rekening KPK. Kami juga belum bisa sampaikan nama-nama orang yang terindikasi menerima aliran dana e-KTP," katanya.

Sejauh ini KPK telah menetapkan dua tersangka dalam kasus e-KTP. Mereka adalah Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Sugiharto dan Mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman.

Irman dan Sugiharto dikenakan Pasal 2 ayat 2 subsider ayat 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 dan 64 ayat 1KUHP.

Sebelumnya, KPK sudah memeriksa ratusan saksi dalam kasus yang proyeknya mencapai Rp5,8 triliun. Sejumlah anggota DPR termasuk Ketua DPR Setya Novanto juga turut diperiksa dalam kasus ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR: e-KTP dari Kamboja dan Laos Bukan untuk Curangi Pilkada

DPR: e-KTP dari Kamboja dan Laos Bukan untuk Curangi Pilkada

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 17:39 WIB

Muncul Paket KTP Palsu, Kapolri: Kalau Ini Adu Intel, Ngeri Juga

Muncul Paket KTP Palsu, Kapolri: Kalau Ini Adu Intel, Ngeri Juga

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 16:50 WIB

Heboh Jelang Pilkada, Polisi Lacak Paket KTP Palsu dari Kamboja

Heboh Jelang Pilkada, Polisi Lacak Paket KTP Palsu dari Kamboja

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 13:06 WIB

Motif Kiriman Paket KTP dari Kamboja, Motifnya Ekonomi

Motif Kiriman Paket KTP dari Kamboja, Motifnya Ekonomi

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 11:35 WIB

KPK: Ada Anggota DPR Kembalikan Dana e-KTP

KPK: Ada Anggota DPR Kembalikan Dana e-KTP

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 07:00 WIB

DPR Klaim Temukan 36 e-KTP dari Kamboja Disita Bea Cukai

DPR Klaim Temukan 36 e-KTP dari Kamboja Disita Bea Cukai

News | Kamis, 09 Februari 2017 | 17:23 WIB

Terkini

MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak 6-1 atas Lion City Sailors

MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak 6-1 atas Lion City Sailors

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 21:44 WIB

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

News | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 21:35 WIB

Generasi Sandwich Perlu Atur Keuangan, Jangan Sampai Tabungan Habis Saat Sakit

Generasi Sandwich Perlu Atur Keuangan, Jangan Sampai Tabungan Habis Saat Sakit

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 21:30 WIB

Kapolri Larang Anggota Polri Gunakan Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Lingkungan Kerja

Kapolri Larang Anggota Polri Gunakan Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Lingkungan Kerja

News | Minggu, 01 November 2026 | 21:24 WIB

Bentuk Bumi Semakin Membulat Akibat Perubahan Iklim, Ini Dampaknya Bagi Manusia

Bentuk Bumi Semakin Membulat Akibat Perubahan Iklim, Ini Dampaknya Bagi Manusia

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 21:22 WIB

×