Politisi PDIP Dipukul di TPS Petojo, Ini Kronologisnya

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 16 Februari 2017 | 18:27 WIB
Politisi PDIP Dipukul di TPS Petojo, Ini Kronologisnya
Ilustrasi pemukulan [Shutterstock]

Suara.com - Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Pusat, Pandapotan Sinaga menjelaskan kronologi pemukulan yang dia klaim dilakukan oleh sejumlah orang saat dia memantauan di TPS 18 Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017). Dia bersama satu temannya.

Sebagai penanggung jawab pasangan calon nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful hidayat di wilayah Jakarta Pusat, Pandapotan memiliki tanggungjawab untuk mengecek sejumlah TPS.

"Saya sudah muter ke wilayah Gambir. Muter ke beberapa TPS, tiba-tiba saya ke situ (TPS 18), saya sampai di TPS itu, pakai baju kotak-kotak. Diusir sama panwas TPS," ujar Pandapotan saat dihubungi wartawan, Kamis (16/2/2017).

Menurut Pandapotan, dirinya tidak masuk ke area pencoblosan, hanya di luar. Namun, pengawas TPS tetap mempermasalahkan baju bercorak kotak-kotak yang ia kenakan.

"Nggak ada larangan pakai baju kotak-kotak saya bilang. Saya kan mau lihat saksi, saya lihat tidak ada saksi saya pakai baju kotak-kotak. (Saya tanya) saksi saya mana? Karena kita wajibkan, seluruh saksi harus pakai baju kotak-kotak," katanya.

Mengetahui saksi Ahok - Djarot tak menggunakan pakaian kotak-kotak, Pandapotan pun akhirnya bertanya ke saksi yang mengaku dari paslon nomor dua. Kepada Pandapotan, saksi itu mengatakan tidak boleh menggunakan pakaian ciri khas pasangan Ahok - Djarot.

"Terus siapa yang melarang pakai baju kotak-kotak, saya bilang (ke saksi). Terus Panwasnya, 'ok saya bikin berita acaranya ya bapak ada di sini'. Silahkan pak kata saya," ujarnya.

Tak lama kemudian, kata dia, banyak warga setempat yang menggunakan pakaian berwarna hitam diduga pendukung Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni menganggap kedatangannya untuk mengacaukan proses pemilihan.

"Saya dibilang mau mengacaukan, saya bilang saya ini, Ketua DPC PDIP Pusat, saya penanggungjawab petugas saya di wilayah ini, saya bilang," katanya.

baca juga

"Tiba-tiba ada yang minta KTP, kolom pekerjanya anggota dewan. Nah di situ riuh, tiba-tiba datang segerombolan orang sama ketua RW, yang memakai baju warna hitam, kayaknya pendukung paslon satu," Pandapotan menambahkan.

Saat kejadian sudah ada personel kepolisian. Sebelum dibawa ke Polsek Gambir, Pandapotan menjelaskan kedatangannya ke TPS 18 bukan ingin membuat kegaduhan.

"Dibilang saya mau bikin kegaduhan, dibilang kita mau digugurkan, ditonjoklah aku di kepala. Ditarik leher saya, tapi aku kan nggak mau ribut, akhirnya saya diamankan di polsek. Karena saya mau mencoblos, saya ke TPS untuk mencoblos," jelas dia.

Saat diinterogasi, ada warga yang merekam video kejadian dengan menggunakan telepon genggam dan disiarkan secara live melalui akun facebook. Kemudain, adik kandung Padapotan, Maruhut Sinaga datang lantaran tak terima kakanya dipukul.

"Tersebar video saya dikeroyok. Datanglah adik saya ke situ, siapa yang mukul abang saya. Berkelahi mereka, adik saya nggak tahu gimana, dia dikeroyok," katanya.

Siang tadi, tim pemenangan Ahok - Djarot telah melaporkan dugaan penganiayaan kepada Polda Metro Jaya. Laporan tersebut telah diterima dan saat ini telah ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies dan Sandiaga Sindir Banjir Jakarta

Anies dan Sandiaga Sindir Banjir Jakarta

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 17:09 WIB

Ke Putaran Kedua, Ahok-Djarot Diuntungkan Jika Tak Cuti

Ke Putaran Kedua, Ahok-Djarot Diuntungkan Jika Tak Cuti

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 16:57 WIB

Ahok-Djarot Komunikasi dengan Partai Pendukung Agus SBY-Sylvi

Ahok-Djarot Komunikasi dengan Partai Pendukung Agus SBY-Sylvi

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 16:16 WIB

Kelompok Pengacara ACTA Merapat ke Anies, Kenapa Bukan ke Ahok?

Kelompok Pengacara ACTA Merapat ke Anies, Kenapa Bukan ke Ahok?

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 16:03 WIB

Ahok Jangan Sombong, Golkar Ajak Pendukung Agus Gabung

Ahok Jangan Sombong, Golkar Ajak Pendukung Agus Gabung

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 15:48 WIB

Kapok, Mendagri Tak Pakai Hak Istimewa Terhadap Ahok

Kapok, Mendagri Tak Pakai Hak Istimewa Terhadap Ahok

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 15:31 WIB

Ahok Gagal Menang Putaran Pertama, ACTA Langsung Makan-makan

Ahok Gagal Menang Putaran Pertama, ACTA Langsung Makan-makan

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 15:16 WIB

Saran Ombudsman ke Pemerintah Soal Polemik Status Ahok

Saran Ombudsman ke Pemerintah Soal Polemik Status Ahok

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 14:33 WIB

Kronologis Keributan di TPS Petojo yang Libatkan Tim Ahok

Kronologis Keributan di TPS Petojo yang Libatkan Tim Ahok

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 14:14 WIB

Tuntutan Agar Ahok Dinonaktifkan, Mendagri Tetap Tunggu Sidang

Tuntutan Agar Ahok Dinonaktifkan, Mendagri Tetap Tunggu Sidang

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 14:03 WIB

Terkini

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 08:23 WIB

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:15 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 08:13 WIB

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:08 WIB

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Bali | Sabtu, 19 September 2026 | 08:05 WIB

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:00 WIB

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:58 WIB

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:52 WIB

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:51 WIB

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 07:50 WIB

×