Pembunuhan Kim Jong Nam, Kemlu Minta Jangan Bunuh Karakter Aisyah

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 17 Februari 2017 | 20:15 WIB
Pembunuhan Kim Jong Nam, Kemlu Minta Jangan Bunuh Karakter Aisyah
Direktur Jenderal Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqba di Kementerian Luar Negeri. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Direktur Jenderal Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal meminta semua pihak untuk tidak melakukan pembunuhan karakter terhadap Siti Aisyah. Publik tak menuding sebagai pelaku pembunuhan. Siti Aisyah, diduga terlibat dengan anggota kelompok pembunuh Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Senin (13/2/2017).

"Supaya kita tidak melakukan character assassination (pembunuhan karakter) terhadap  yang bersangkutan. Kita harus sampaikan bahwa dia ini belum ditetapkan sebagai pelaku. Yang berkembang kan seolah-olah yang bersangkutan sudah pasti membunuh," ujar Iqbal di Kementerian Luar Negeri, Pejambon, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Iqbal menilai bahwa jika Aisyah terbukti terlibat harus dilihat dulu perannya dalam pembunuhan tersebut.

"Kalau pun dia bersalah harus ditentukan lagi apakah salahnya sebagai pelaku utama atau pelaku pembantu atau sebagai mastermind karena itu akan punya implikasi hukum yang berbeda-beda," kata dia.

Iqbal menjelaskan bahwa saat ini Aisyah masih dalam penahanan sementara selama tujuh hari berdasarkan peraturan hukum di Malaysia.

"Kalau pengadilan menemukan bukti akan dibawa ke pengadilan,  kalau tidak,  diputuskan deportasi," paparnya.

Kepolisian Diraja Malaysia mengaku menangkap tersangka anggota kelompok pembunuhan Kim Jong-Nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Kepala Kepolisian Diraja Malaysia, Tan Sri Khalid Abu Bakar, mengungkapkan tersangka yang ditangkap itu adalah perempuan pemegang paspor Indonesia. Dalam paspor tersebut, perempuan itu bernama Siti Aisah dan berasal dari Serang, Provinsi Banten.

Saat ini polisi Malaysia masih menginterograsi Siti Aishah, dan belum mengontak otoritas Indonesia terkait paspornya tersebut. Rabu (15/2/2017), kepolisian juga berhasil menangkap seorang perempuan yang juga diduga anggota komplotan pembunuh putra almarhum pemimpin negeri komunis Korut, Kim Jong Il.

Perempuan tersebut adalah Doan Thi Huong, berusia 29 tahun, dan berasal dari Nam Dinh, Vietnam. Kedua perempuan tersebut diduga berkomplot membunuh Kim Jong-Nam memakai racun dengan cara disemprotkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kalimat Terakhir Kim Jong Nam Sebelum Tewas Akhirnya Terungkap

Kalimat Terakhir Kim Jong Nam Sebelum Tewas Akhirnya Terungkap

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 19:12 WIB

Kisah Cinta Aisyah Pembunuh Kakak Kim Jong Un dari Angke

Kisah Cinta Aisyah Pembunuh Kakak Kim Jong Un dari Angke

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 18:39 WIB

Malaysia Diminta Buka Akses Konsuler RI di Kasus Aisyah

Malaysia Diminta Buka Akses Konsuler RI di Kasus Aisyah

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 18:26 WIB

WNI Pembunuh Kakak Kim Jong Un Sering ke Malaysia

WNI Pembunuh Kakak Kim Jong Un Sering ke Malaysia

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 18:19 WIB

Indonesia Janji Bantu WNI Terduga Pembunuh Kim Jong Nam, Aisyah

Indonesia Janji Bantu WNI Terduga Pembunuh Kim Jong Nam, Aisyah

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 15:15 WIB

WNI Bunuh Saudara Kim Jong Un, Polri Hubungi Polisi Malaysia

WNI Bunuh Saudara Kim Jong Un, Polri Hubungi Polisi Malaysia

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 14:50 WIB

Kim Jong Nam Dibunuh, DPR Cari Tahu Apakah Aishah Dipakai Agen

Kim Jong Nam Dibunuh, DPR Cari Tahu Apakah Aishah Dipakai Agen

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 13:12 WIB

Migrant CARE Minta Indonesia Lindungi WNI Pembunuh Kim Jong-Nam

Migrant CARE Minta Indonesia Lindungi WNI Pembunuh Kim Jong-Nam

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 12:18 WIB

Komisi I DPR Akan Pastikan WNI Pembunuh Saudara Kim Jong Un

Komisi I DPR Akan Pastikan WNI Pembunuh Saudara Kim Jong Un

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 11:57 WIB

Nggak Nyangka! Ini Pengakuan Salah Satu TSK Pembunuh Kim Jong Nam

Nggak Nyangka! Ini Pengakuan Salah Satu TSK Pembunuh Kim Jong Nam

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 02:06 WIB

Terkini

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya

Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Daftar Harga HP Oppo Terbaru Agustus 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship

Daftar Harga HP Oppo Terbaru Agustus 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026

Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:40 WIB

Dinkes Semarang Temukan Dugaan Pelanggaran SOP MBG, Penyebab Keracunan 707 Siswa Masih Diteliti

Dinkes Semarang Temukan Dugaan Pelanggaran SOP MBG, Penyebab Keracunan 707 Siswa Masih Diteliti

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:34 WIB

KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan

KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:31 WIB

Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya

Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:31 WIB

Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka

Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:18 WIB

Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman

Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:11 WIB

×