Warga Kepulauan Seribu Paling Berminat Ikuti PIlkada DKI Jakarta

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Sabtu, 18 Februari 2017 | 17:07 WIB
Warga Kepulauan Seribu Paling Berminat Ikuti PIlkada DKI Jakarta
Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Masyukurdin Hafidz saat diskusi di Bawaslu, jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2/2017). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Partisipasi warga DKI Jakarta dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) yang digelar pada Rabu (15/2/2017) terbilang tinggi, yakni mencapai 77 persen.

Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masyukurdin Hafidz mengatakan, persentase partisipasi publik dalam pilkada itu meningkat 8 persen dibanding pilkada tahun 2012 yang hanya 69 persen.

"Terdapat banyak faktor yang memicu peningkatan ini. Salah satunya adalah, KPU setempat berhasil memfasilitasi seluruh pasangan kandidat pilkada menyampaikan visi dan misi kepada masyarakat,” tutur Hafidz di kantor Bawaslu Jala, Jakarta Pusat, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2/2017).

Selain itu, kata dia, aspek kompetitif dari ketiga pasangan kandidat yang cenderung tinggi juga membuat antusiasme warga untuk memberikan hak suara juga meningkat.

Hafidz menuturkan, yang mengejutkan adalah tingkat partisipasi warga tertinggi dalam Pilkada DKI justru ada di wilayah Kepulauan Seribu, yakni 81  persen.

Partisipasi warga terbesar kedua ada di wilayah Jakarta Timur, yakni 78 persen. Selanjutnya, Jakarta Utara 77 persen; Jakarta Barat  dan Jakarta Selatan sama-sama 75 persen; dan paling rendah adalah Jakarta Pusat, yakni 74 persen.

“Sementara persentase per kecamatan, warga Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan memiliki persentase partisipasi tertinggi, yakni 83 persen. Menyusul kemudian Kecamatan Kelapa Gading 82 persen; Kecamatan Pasar Rebo dan Duren Sawit, masing-masing 81 persen; serta Kecamatan Kepulauan Seribu Utara 80 persen,” terangnya.

Sebaliknya, dari 44 kecamatan di DKI, Kecamatan Johar Baru memiliki persentase partisipasi warga paling rendah, yakni 65 persen. Itu diikuti Kecamatan Setia Budi, Sawah Besar, dan Menteng, masing-masing 72 persen,dan Kebayoran Baru yang hanya 70.

baca juga

Meski persentase umum partisipasi warga terbilang tinggi, masih ada 23 persen masyarakat yang enggan menggunakan hak pilih. Angka 23 persen atau sekitar 1.668.902 pemilih  tersebut melampaui jumlah suara yang diperoleh Agus-Sylvi yang hanya mendapatkan 17,05 persen atau sekitar 936.609 suara.

"Pemilih yang tidak memberikan pilihannya, paling banyak di Johar Baru sebesar 35 persen, Kebayoran Baru 30 persen, Setia Budi, Sawah Besar, dan Menteng masing-masing 28 persen," kata Masyukurdin.

Karenanya, ia berharap dalam putaran kedua pilkada nanti ketiga pasangan calon dapat menggerakkan golongan putih tersebut, sehingga dapat menggunakan haknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dua Modus Baru Kecurangan Pilkada Versi PDIP

Ini Dua Modus Baru Kecurangan Pilkada Versi PDIP

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 13:14 WIB

Tim Ahok-Djarot Laporkan Kasus "Pemilih Siluman" ke Bawaslu

Tim Ahok-Djarot Laporkan Kasus "Pemilih Siluman" ke Bawaslu

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 12:30 WIB

KPU DKI Selesai Scan Data C1, Suara Ahok-Djarot 42,91 Persen

KPU DKI Selesai Scan Data C1, Suara Ahok-Djarot 42,91 Persen

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 03:24 WIB

Dianggap Akal-akalan, Rumah "DP 0%" Jadi Topik Populer Twitter

Dianggap Akal-akalan, Rumah "DP 0%" Jadi Topik Populer Twitter

Tekno | Jum'at, 17 Februari 2017 | 11:32 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB