Aksi 212 Jilid II, Polisi Larang Pendemo Menginap di DPR

Tomi Tresnady, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 21 Februari 2017 | 08:52 WIB
Aksi 212 Jilid II, Polisi Larang Pendemo Menginap di DPR
Sekjen FUI sekaligus koordinator lapangan aksi 212 Jilid II, Bernard Abdul Jabbar bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (tengah) saat menggelar jumpa pers pada Senin (20/2/2017) di Mapolda Metro Jaya (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Pihak kepolisian mengimbau agar massa aksi 212 Jilid II yang akan menggelar unjuk rasa di gedung DPR RI, pada hari ini, Selasa (21/2/2016) untuk mentaati aturan yang berlaku.

Polisi juga akan membatasi para pendemo untuk bisa menemui anggota dewan menyampaikan tuntutannya mendesak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diberhentikan karena telah menyandang status terdakwa kasus penodaan agama. Bahkan, para pendemo tidak diizinkan untuk menginap di gedung DPR.

"DPR nggak boleh menginap. Jam 18.00 WIB (harus) selesai," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono.

Menurut Argo, pihaknya telah menyiapkan pasukan untuk mengawal selama berlangsungnya demo yang digalang Forum Umat Islam. Namun, Argo enggan menjelaskan dengan rinci mengenai total personel polisi yang dikerahkan untuk mengamankan aksi tersebut.

"Personil cukup untuk amankan aksi 212," katanya.

Sebelumnya, Wakapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Suntana menegaskan melarang massa pendemo melarang pendemo melewati gerbang DPR. Polisi, kata dia, akan menertibkan demonstran yang tidak taat aturan.

"Pada prinsipnya kan DPR lambang negara. Polisi tidak akan memberikan izin dan melakukan tindakan tegas itu kan tidak benar dan melanggar aturan," kata Suntana di Polda Metro Jaya, Senin (20/2/2017) kemarin.

Suntana tidak mau berspekulasi apakah motif gelaran demonstrasi itu berkaitan dengan Pilkada Jakarta atau tidak. Dia menyerahkan penilaian tersebut kepada masyarakat.

"Saya belum bisa mengatakan itu biar masyarakat menilai. Kan setiap aksi ada isunya yang diminta dan dituntut. Masyarakat bisa menilai apakah ada pengaruh politik atau tidak. Pada prinsipnya polisi sesuai tugasnya melayani aksi unjuk rasa agar nyaman, menjaga agar tidak memprovokasi dan terprovokasi. Kami minta juga aksi damai dan tidak berbuat anarkis termasuk menduduki gedung DPR," kata dia.

baca juga

Dia berharap aksi nanti bisa berlangsung kondusif. Sebab, FUI sudah berkomitmen untuk menjaga ketertiban.

"Doakan saja karena masyarakat umum melihat dan meminta aksi ini damai. Polisi hanya melayani mereka agar damai," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi 212 di DPR, Ini Alternatif Rencana Rekayasa Lalu Lintas

Aksi 212 di DPR, Ini Alternatif Rencana Rekayasa Lalu Lintas

News | Selasa, 21 Februari 2017 | 02:59 WIB

Ulama Bogor Imbau Jamaah Tak Ikut Aksi 212, Apa Alasannya?

Ulama Bogor Imbau Jamaah Tak Ikut Aksi 212, Apa Alasannya?

News | Selasa, 21 Februari 2017 | 00:23 WIB

Pemuda Muhammadiyah Tak Ikut-ikutan Aksi 212

Pemuda Muhammadiyah Tak Ikut-ikutan Aksi 212

News | Senin, 20 Februari 2017 | 16:18 WIB

FUI: Munarman dan Rizieq Tak Ikut Demo 212, Tapi Mendukung

FUI: Munarman dan Rizieq Tak Ikut Demo 212, Tapi Mendukung

News | Senin, 20 Februari 2017 | 15:11 WIB

Aksi 212 Jilid II, FUI: Massa Juga Datang dari Luar Jakarta

Aksi 212 Jilid II, FUI: Massa Juga Datang dari Luar Jakarta

News | Senin, 20 Februari 2017 | 14:23 WIB

Massa Anti Ahok Janji Tak Rusuh dan Merusak saat Aksi 212 Besok

Massa Anti Ahok Janji Tak Rusuh dan Merusak saat Aksi 212 Besok

News | Senin, 20 Februari 2017 | 13:55 WIB

Habib Rizieq dan GNPF-MUI Tak Akan Ikut Aksi 21 Februari

Habib Rizieq dan GNPF-MUI Tak Akan Ikut Aksi 21 Februari

News | Senin, 20 Februari 2017 | 01:16 WIB

Pegawai BNI Syariah TSK Pencucian Uang Dijerat Pasal Berlapis

Pegawai BNI Syariah TSK Pencucian Uang Dijerat Pasal Berlapis

News | Selasa, 14 Februari 2017 | 11:01 WIB

Kekerasan pada Jurnalis, FPI: Itu Ulah Provokator!

Kekerasan pada Jurnalis, FPI: Itu Ulah Provokator!

News | Minggu, 12 Februari 2017 | 15:07 WIB

Terkini

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:07 WIB

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:50 WIB

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:48 WIB

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:38 WIB

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:34 WIB

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:32 WIB

Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus

Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:29 WIB

Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi

Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:21 WIB

Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang

Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:20 WIB