Sebut Mahasiswa IPB Patriot Sejati, Ini Ajakan Panglima TNI

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 24 Februari 2017 | 07:07 WIB
Sebut Mahasiswa IPB Patriot Sejati, Ini Ajakan Panglima TNI
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat Rapat Pimpinan TNI 2017 lalu. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak mahasiswa IPB untuk mendukung program swasembada pangan menjadi patriot sejati yang memajukan sektor pertanian nasional.

"Pertanian mempunyai peran sangat penting sebagai faktor penentu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Mari kita maksimalkan modal geografis Indonesia baik dari sisi maritim maupun agraris untuk mewujudkan ketahanan bangsa," kata Gatot saat memberikan kuliah umum di Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis.

Ia mengatakan, tahun 2016 sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan menyumbang pertumbuhan ekonomi 5,02 persen dan menjadi faktor penentu bagi ketahanan bangsa.

"Mahasiswa IPB adalah pariot sejati, belajarlah yang rajin untuk nantinya membantu kesejahteraan petani. Belajar untuk mewujudkan ketahanan dan kedaulatan bangsa," katanya.

Gatot mengatakan, TNI ikut peduli dengan persoalan bangsa terutama di sektor pangan, karena krisis pangan yang terjadi dapat memicu terjadinya konflik. Pangan kini menjadi latar belakang potensi konflik di antara negara.

Ia menjelaskan krisis pangan di Indonesia bisa terjadi kapan saja dan patut diwaspadai. Seperti, harga beras pada tahun 2017 ini, rata-rata di Indonesia seharga Rp12.200 per kg, sementara beras 'broken white' di Kamboja lebih murah 5 persen dari beras di Indonesia yakni Rp6.317 per kg, demikian pula di Thailand hanya Rp4.482, dan beras puti grade B di Vietnam Rp5.107 per kg.

"Kondisi ini menjadi kesempatan bagi berbagai pihak melakukan impor beras dan mengganggu ketahanan pangan nasional. Ini jadi isu strategis, oleh karena itu, saya berharap mahasiswa IPB giat belajar dan menularkan ilmunya kepada petani," katanya.

Sebagai salah satu bentuk kepedulian TNI untuk mewujudkan ketahanan bangsa di bidang pangan, lanjut Gatot, TNI dibawah kepemimpinannya telah membentuk Sentra Pelayanan Petani Padi Terpadu (SP3T) di wilayah Jombang.

"Ini juga menjadi tantangan IPB untuk menjawab berbagai persoalan ketahanan pangan di Tanah Air," katanya.

Gatot menyebutkan, kehadirannya di IPB memberikan kuliah umum sebagai bentuk kekecewaannya karena nasib petani yang masih merugi. Harga beras yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar Rp3.750, tetapi yang beredar di petani hanya Rp2.000.

"Jadi petani benar-benar dijadikan objek, petani kita diperdaya. Dan Bulog kemana," katanya.

Rektor IPB Prof Dr Herry Suhardiyanto menyampaikan berbagai kiprah telah dilakukan IPB di tingkat nasional maupun internasional dalam mendorong terwujudnya ketahanan pangan.

"Inovasi IPB telah dirasakan masyarakat. Peran IPB semakin nyata di bidang pertanian, salah satunya inovasi IPB selama sembilan tahun berturut-turut terpilih sebagai inovasi Indonesia paling prospektif terbanyak sejak tahun 2008 -2016," kata Herry. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabar Rapim TNI di Istana Tanpa Undang Panglima Dibantah

Kabar Rapim TNI di Istana Tanpa Undang Panglima Dibantah

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 06:20 WIB

TNI Bantah Panglima Katakan akan Habisi PKI Walau Dilarang Jokowi

TNI Bantah Panglima Katakan akan Habisi PKI Walau Dilarang Jokowi

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 20:22 WIB

Wiranto akan Tertibkan Silang Pendapat Gatot dan Ryamizard

Wiranto akan Tertibkan Silang Pendapat Gatot dan Ryamizard

News | Rabu, 08 Februari 2017 | 17:34 WIB

Panglima TNI Keluhkan Soal Permenhan yang Hambat Kewenangannya

Panglima TNI Keluhkan Soal Permenhan yang Hambat Kewenangannya

News | Senin, 06 Februari 2017 | 22:03 WIB

Terkini

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah

Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:34 WIB

×