Lelaki Palestina Menang Arab Idol, Ribuan Warga Turun ke Jalan

Reza Gunadha

Senin, 27 Februari 2017 | 09:00 WIB
Lelaki Palestina Menang Arab Idol, Ribuan Warga Turun ke Jalan
Yaqoub Sheen (tengah), warga Palestina juara Arab Idol 2017 tengah menyanyikan lagu kebangsaan. Kontestan lainnya, Ameer Dandan (kanan) juga warga Palestina. [Anwar Amro/AFP/Getty Images]

Suara.com - Ribuan rakyat Palestina memberanikan diri turun ke jalan-jalan, menembus blokade dan kepungan tentara agresor Israel, Minggu (26/2/2017).

Namun, seperti dikutip The Guardian, aksi turun ke jalan kali ini bukan melakukan protes atau intifada, melainkan merayakan kemenangan Yaqoub Sheen pada ajang pencarian bakat paling terkenal di kawasan Timur Tengah, Arab Idol.

Warga Palestina di Tepi Barat bersorak-sorai merayakan Yaqoub sebagai pemenang Arab Idol 2017. Sopir-sopir taksi berpawai, membunyikan klakson, bahkan memutar lagu-lagu yang dinyanyikan Yaqoub di ajang tersebut.

Yaqoub—bersama Ameer Dandan—adalah warga Palestina yang mampu menembus tiga besar Arab Idol. Satu kontestan lainnya adalah Ammar Mohammed asal Yaman.

Yaqoub sendiri menegaskan, keikutsertaan dirinya dalam Arab Idol adalah bentuk kampanye kemerdekaan Palestina.

Bahkan, ketika namanya diumumkan sebagai pemenang, Yaqoub lantas menyanyikan lagu kebangsaan dan menyelibatkan bendera nasional Palestina di bahunya.

"Janji, sumpah, dan darahku adalah Palestina," begitulah sebait syair lagu kebangsaan Palestina yang dinyanyikan Yaqoub.

Euforia kemenangan Yaqoub juga terasa di jalur Gaza, daerah paling berbahaya di Palestina karena kerap terjadi perlawanan sporadis terhadap tentara Israel.

baca juga

Ribuan warga Gaza dilaporkan memberanikan diri berkumpul di rumah-rumah makan serta warung-warung kopi agar bisa menyaksikan siaran langsung perebutan juara Arab Idol.

"Menurutku, kemenangan Yaqoub bisa dikatakan sebagai hari bersejarah bagi Palestina. Dia membuat kami bangga sebagai Palestina. Dia tak sekadar menyanyi, tapi juga berpolitik melalui seni. Dia memperkuat gairah kami untuk merebut kemerdekaan,” tutur warga Gaza bernama Mohammed Abu Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Iran: Tiada Pilihan Palestina Harus Melawan Israel

Presiden Iran: Tiada Pilihan Palestina Harus Melawan Israel

News | Kamis, 23 Februari 2017 | 08:10 WIB

Ke Australia, Netanyahu Dipaksa Putari Wilayah Udara Indonesia

Ke Australia, Netanyahu Dipaksa Putari Wilayah Udara Indonesia

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 15:37 WIB

Indonesia Berpeluang Jadi Mediator Rekonsiliasi Palestina

Indonesia Berpeluang Jadi Mediator Rekonsiliasi Palestina

News | Selasa, 21 Februari 2017 | 06:06 WIB

Mantan PM Australia: Sudah Waktunya Bagi Australia Akui Palestina

Mantan PM Australia: Sudah Waktunya Bagi Australia Akui Palestina

News | Senin, 20 Februari 2017 | 09:37 WIB

Indonesia Akan Bicara Gerakan Intifada Palestina di Iran

Indonesia Akan Bicara Gerakan Intifada Palestina di Iran

News | Senin, 20 Februari 2017 | 08:10 WIB

Lelaki Palestina Jadi Ayah saat Berusia Nyaris 100 Tahun

Lelaki Palestina Jadi Ayah saat Berusia Nyaris 100 Tahun

News | Senin, 06 Februari 2017 | 19:12 WIB

Bocah Amerika Juga Tewas dalam Operasi Pasukan Elit AS di Yaman

Bocah Amerika Juga Tewas dalam Operasi Pasukan Elit AS di Yaman

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 06:42 WIB

Terkini

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:07 WIB

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:03 WIB

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:56 WIB

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:29 WIB

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:12 WIB

×