Presiden Iran: Tiada Pilihan Palestina Harus Melawan Israel

Rizki Nurmansyah

Kamis, 23 Februari 2017 | 08:10 WIB
Presiden Iran: Tiada Pilihan Palestina Harus Melawan Israel
Sejumlah warga Palestina tampak melemparkan batu ke arah traktor yang dioperasikan pasukan keamanan Israel dalam bentrokan di desa Kfar Qaddum, dekat Nablus, (3/2) [AFP/Jaafar Ashtiyeh]

Suara.com - Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan tak ada pilihan bagi rakyat Palestina kecuali harus terus menggencarkan 'intifada' (perlawanan) terhadap penjajah Israel demi mempertahankan hidup bangsa selama bertahun-tahun tertindas di wilayah mereka sendiri.

Pernyataan itu disampaikan Rouhani pada sesi penutupan Konferensi Internasional ke-6 untuk Mendukung Intifada Palestina yang berlangsung 21-22 Februari, di Teheran, Iran, Rabu (22/2/2017).

"Untuk itu, rakyat Palestina harus bersatu karena itulah satu-satunya cara untuk menunjukkan resistensi mereka," kata Rouhani seperti dikutip dari Antara.

Menurut Rouhani, para orang tua Palestina harus mengajarkan anak-anak mereka tentang sejarah bahwa Palestina adalah tanah air mereka.

"Bagi rakyat Palestina yang terasing, mereka akan kembali ke tanah air untuk merebut kembali hak hidup dan menentukan nasib mereka sendiri," kata Rouhani.

Pada kesempatan tersebut, Rouhani juga mengimbau negara-negara Arab dan Islam untuk menetapkan posisi mereka dalam mendukung perjuangan Palestina melawan kaum Zionis yang telah merampas hak hidup rakyat di negeri para ayatollah itu.

Selain itu, Rouhani menyerukan para ulama dan kaum intelektual untuk meningkatkan peran mereka dalam mendorong gerakan intifada Palestina yang saat ini terus mendapat simpati dari negara-negara lain.

Rouhani juga menekankan pentingnya peran media untuk menyampaikan sikap perlawanan terhadap Israel kepada negara lain yang diharapkan ikut ambil bagian dalam mendukung perlawanan Palestina terhadap penjajah tersebut.

Menurut Rouhani, intifada adalah simbol perjuangan rakyat Palestina untuk terus memperoleh kembali hak hidup di negeri sendiri, karena sejak 1948 sebagian dari mereka terusir dan menjadi pengungsi di negara lain.

baca juga

"Israel berupaya untuk mengubah nasib rakyat serta mengubah budaya dan agama bangsa Palestina," kata Rouhani, seraya menambahkan bahwa Israel juga memprovokasi upaya untuk mengubah sejarah dan identitas bangsa Palestina.

Rouhani menambahkan, Israel ingin memutarbalikkan fakta bahwa intifada Palestina merupakan gerakan melawan demokrasi Zionis yang harus dipukul mundur dengan kekuatan militer.

"Israel juga ingin menunjukkan kepada dunia internasional bahwa rakyat Palestina adalah pengungsi yang tidak memiliki wilayah, dan hal inilah yang menjadi benih kejahatan kemanusiaan yang ditebarkan oleh Israel," ujar Rouhani.

Pada kesempatan itu, Rouhani juga memberi penghargaan kepada negara-negara dan pemerintahan-pemerintahan lain yang telah mendukung perjuangan Palestina dalam memperoleh kemerdekaan dan membangun negara Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ke Australia, Netanyahu Dipaksa Putari Wilayah Udara Indonesia

Ke Australia, Netanyahu Dipaksa Putari Wilayah Udara Indonesia

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 15:37 WIB

Indonesia Berpeluang Jadi Mediator Rekonsiliasi Palestina

Indonesia Berpeluang Jadi Mediator Rekonsiliasi Palestina

News | Selasa, 21 Februari 2017 | 06:06 WIB

Mantan PM Australia: Sudah Waktunya Bagi Australia Akui Palestina

Mantan PM Australia: Sudah Waktunya Bagi Australia Akui Palestina

News | Senin, 20 Februari 2017 | 09:37 WIB

Indonesia Akan Bicara Gerakan Intifada Palestina di Iran

Indonesia Akan Bicara Gerakan Intifada Palestina di Iran

News | Senin, 20 Februari 2017 | 08:10 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran: Terima Kasih Donald Trump

Pemimpin Tertinggi Iran: Terima Kasih Donald Trump

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 18:46 WIB

Lelaki Palestina Jadi Ayah saat Berusia Nyaris 100 Tahun

Lelaki Palestina Jadi Ayah saat Berusia Nyaris 100 Tahun

News | Senin, 06 Februari 2017 | 19:12 WIB

AS Keluarkan Sanksi Baru Kepada Iran

AS Keluarkan Sanksi Baru Kepada Iran

News | Sabtu, 04 Februari 2017 | 06:22 WIB

Terkini

Dari Pace ke Recovery, Garmin Ubah Cara Smartwatch Membaca Kondisi Tubuh

Dari Pace ke Recovery, Garmin Ubah Cara Smartwatch Membaca Kondisi Tubuh

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 14:49 WIB

Harga Helm INK Mulai Berapa? Ini 6 Rekomendasi dari Tipe Half Face hingga Full Face Lengkap

Harga Helm INK Mulai Berapa? Ini 6 Rekomendasi dari Tipe Half Face hingga Full Face Lengkap

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:49 WIB

Prabowo Bakal Perberat Sanksi Perusahaan Penyebab Karhutla: Ini Terorisme Ekologi

Prabowo Bakal Perberat Sanksi Perusahaan Penyebab Karhutla: Ini Terorisme Ekologi

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:45 WIB

Kupas Lirik 'Dunia yang Nanti', Ternyata Bukan Cuma Lagu Kaum 'Just Friend'

Kupas Lirik 'Dunia yang Nanti', Ternyata Bukan Cuma Lagu Kaum 'Just Friend'

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 14:45 WIB

Ratusan Musisi Siap Guncang Pestapora 2026, Ini Daftar Line Up Hari Pertama hingga Ketiga

Ratusan Musisi Siap Guncang Pestapora 2026, Ini Daftar Line Up Hari Pertama hingga Ketiga

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 14:43 WIB

5 Cara Membersihkan Kipas Angin Berdebu Tebal Tanpa Membongkar

5 Cara Membersihkan Kipas Angin Berdebu Tebal Tanpa Membongkar

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:42 WIB

Anak Balita Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Sleman

Anak Balita Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Sleman

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 14:41 WIB

Rudal Pencegat Arab Saudi Tipis, Kerajaan Minta Bantuan ke Prancis dan Inggris Bertahan dari Houthi

Rudal Pencegat Arab Saudi Tipis, Kerajaan Minta Bantuan ke Prancis dan Inggris Bertahan dari Houthi

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:41 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Soal Teror Penembakan OPM ke Warga Sipil: Polanya Sudah Bergeser

Menteri HAM Natalius Pigai Soal Teror Penembakan OPM ke Warga Sipil: Polanya Sudah Bergeser

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:35 WIB

Selebgram Tugba Kecelakaan, Tulang Selangka Patah hingga Jalani Operasi

Selebgram Tugba Kecelakaan, Tulang Selangka Patah hingga Jalani Operasi

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 14:35 WIB

×