Soal Kebebasan Pers, Arab Saudi Ingin Belajar dari Indonesia

Rizki Nurmansyah | Erick Tanjung | Suara.com

Jum'at, 03 Maret 2017 | 22:44 WIB
Soal Kebebasan Pers, Arab Saudi Ingin Belajar dari Indonesia
Presiden Joko Widodo dan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al-Saud, disela pertemuan tokoh lintas agama di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (3/3/2017). [Biro Pers Istana]

Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara‎ melakukan pertemuan dengan para menteri ‎Arab Saudi di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (3/3/2017) siang.

Pertemuan itu berlangsung disela-sela pertemuan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz al-Saud bersama Presiden Joko Widodo dengan para tokoh lintas agama di hotel yang sama.

Rudiantara menceritakan, ada yang menarik bagi dia saat berbicara dengan Menteri Komunikasi Arab Saudi, Adel al-Toraifi. Menteri Komunikasi Arab ini masih muda dan pernah menjadi jurnalis.

"Saya bertemu dengan Menteri Adel Al Toraifi, ini menterinya masih muda, berusia 39 tahun. Dulunya jurnalis dan ahli Iran, ini unik dan menarik bagi kita," kata Rudiantara.

Dalam pertemuan itu, kata dia, membahas mengenai mulai terbukanya kebebasan pers di Arab Saudi. Rudiantara menjelaskan, di Indonesia sudah reformasi dan ada Undang-Undang pers, sehingga tidak ada lagi kontrol dari pemerintahan.

"Saya jelaskan itu, kaget juga mereka," ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Rudiantara juga menyampaikan bahwa Indonesia pada Mei mendatang akan menjadi tuan rumah World Press Freedom Day (WPFD) yang telah disepakati bersama-sama komunitas pers internasional.

"Kita kan dua hari terakhir ini di media massa headline (berita) antara Pak Jokowi dengan Raja Salman, ini yang harus di monetize dengan proyek-proyek yang sudah ada ditandatangani dari waktu ke waktu," tutur dia.

Dia menambahkan, pemerintah Arab Saudi pun tertarik dengan konsep Indonesia dalam menata industri pers. Ada Dewan Pers yang menyelesaikan sengketa pers dengan pemerintah atau publik, dan Undang-undang Pers sebagai aturan.‎

Bahkan UU Pers ini satu-satunya UU yang tidak punya peraturan pemerintah (PP), tidak ada peraturan menteri (permen).

"Saya katakan kita harus bisa maintenance (memelihara) itu. Karena begitu ada PP, pers diatur oleh pemerintah. Padahal kita tidak ingin adanya intervensi seperti zaman pemerintah dahulu (era Orde Baru)," terang dia.

Terkait hal itu, kata Rudiantara, pemerintah Arab Saudi tertarik dengan konsep kebebasan pers di Indonesia dan ingin belajar.

"Mereka mau belajar tentang itu, dan mereka mau mengirim utusan khusus ‎ke acara World Press Freedom Day. Tapi mereka terbuka," tutur Rudiantara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menlu: Presiden Titipkan WNI di Arab kepada Raja Salman

Menlu: Presiden Titipkan WNI di Arab kepada Raja Salman

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 20:47 WIB

Rizieq Tak Ikut Acara Raja Salman di DPR, Ini Kata Fahri

Rizieq Tak Ikut Acara Raja Salman di DPR, Ini Kata Fahri

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 20:20 WIB

Usulan Azyumardi Azra Saat Bertemu Raja Salman

Usulan Azyumardi Azra Saat Bertemu Raja Salman

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 19:28 WIB

Harapan-harapan Tokoh Lintas Agama Saat Bertemu Raja Salman

Harapan-harapan Tokoh Lintas Agama Saat Bertemu Raja Salman

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 19:11 WIB

Raja Salman Tak Ucap Lindungi TKI Saat Pidato, Begini Reaksi DPR

Raja Salman Tak Ucap Lindungi TKI Saat Pidato, Begini Reaksi DPR

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 19:05 WIB

Ini Isi Pembicaraan Raja Salman Bersama 28 Tokoh Lintas Agama

Ini Isi Pembicaraan Raja Salman Bersama 28 Tokoh Lintas Agama

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 18:08 WIB

Begini Reaksi Enam Raja Maluku Begitu Jokowi Disebut Raja Kodok

Begini Reaksi Enam Raja Maluku Begitu Jokowi Disebut Raja Kodok

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 19:10 WIB

Terkini

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB