Akses Sumbar-Riau Baru Bisa Ditempuh 1,5 Minggu Lagi

Dythia Novianty Suara.Com
Minggu, 05 Maret 2017 | 21:12 WIB
Akses Sumbar-Riau Baru Bisa Ditempuh 1,5 Minggu Lagi
Ilustrasi akses jalan rusak akibat longsor. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Akses yang menghubungkan Provinsi Sumatera Barat dengan Riau, diperkirakan baru dapat dilalui dalam waktu 1,5 minggu setelah bencana banjir dan longsor melanda Kabupaten Limapuluh Kota.

"Kita harapkan dalam waktu 1,5 minggu ke depan bisa. Untuk permanen tentu butuh waktu lagi, yang pasti untuk sementara diharapkan 1,5 minggu dapat dilalui," kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP Bagus Suropratomo di Payakumbuh, Minggu (5/3/2017).

Pihaknya menghimbau semua masyarakat Sumbar yang hendak menuju Riau maupun sebaliknya agar melewati jalur Teluk Kuantan karena rute tersebut dinilai lebih aman untuk pengendara.

"Rute itu memang jauh tetapi lebih aman, ketimbang memaksakan diri melewati ruas jalan di Pangkalan karena kondisinya tidak memungkinkan, baik untuk kendaraan roda empat maupun roda dua," kata dia.

Ia mengatakan, saat ini Dinas Pekerjaan Umum Sumbar sudah turun ke daerah itu untuk mempercepat kelancaran akses kedua daerah tetapi tetap butuh waktu karena dari segi keamanan juga perlu dipertimbangkan.

Karena tim tidak hanya sekedar membuat jalan, tapi juga memperhatikan teknisnya sehingga jalan yang dibuat tersebut tidak berbahaya bagi pengguna jalan serta menimbulkan bencana pada masa mendatang.

Untuk itu, mempercepat kelancaran akses kedua daerah diperlukan kajian tim teknis dan ahli sehingga jalan yang dibuat itu tidak cepat rusak atau amblas.

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi mengatakan, jalan yang amblas tersebut berada pada kilometer 139 tepatnya di Sibumbun Nagari (desa adat) Tanjung Balik Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Sementara badan jalan nasional yang amblas tersebut sekitar 20 meter dengan kedalaman enam meter.

Baca Juga: Usai Masjid, Muncul Spanduk Kuburan Tolak Mayat Pro Penista Agama

Untuk mempercepat akses kedua daerah, Dinas PU sudan datang ke lokasi dan dibantu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, pihak kepolisian, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumbar serta TNI, baik dari Kodim 0306/50 Kota maupun Detasemen Zeni Tempur 2/Prasada Sakti (Denzipur 2/PS) Padang Mengatas.

Ia menambahkan, ada 64 titik longsor yang terjadi di sepanjang ruas jalan Sumbar dan Riau, mulai dari Sarilamak sampai ke perbatasan Riau dengan Sumbar. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI