DPR Klaim Revisi UU KPK Tak Berhubungan dengan Korupsi e-KTP

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Rabu, 08 Maret 2017 | 13:49 WIB
DPR Klaim Revisi UU KPK Tak Berhubungan dengan Korupsi e-KTP
Ketua DPR Fadli Zon. (suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon mengklaim tidak ada hubungannya sosialisasi revisi undang-undang (RUU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan pengusutan kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk Indonesia (E-KTP) yang sedang ditangani lembaga anti rasuah itu.‎

Wacana RUU ini muncul ketika KPK sedang gencar-gencarnya menelisik keterlibatan puluhan anggota DPR yang sudah tak menjabat maupun yang masih aktif dalam kasus korupsi proyek E-KTP. Ada empat poin yang disosialisasikan dalam RUU ini, yaitu penyadapan, dewan pengawasan, SP3 dan pengangkatan penyelidik dan penyidik independen.
‎
"Tidak ada ya. Nggak ada. Revisi UU KPK itu adalah wacana yang memang ada tahun lalu," kata Fadli Zon di DPR, Jakarta, Rabu (8/3/2017).

Politikus Gerakan Indonesia Raya ini menambahkan ‎kesepakatan RUU ini juga sudah disetujui oleh DPR dan Pemerintah. Tahun lalu, Presiden Joko Widodo juga sudah memerintahkan untuk melakukan revisi undang-undang ini karena perlu ada penyempurnaan di beberapa hal.
‎
"Kenapa baru sekarang? Karena ada satu hal yang tertunda. Jadi memang sudah lama tertunda dan baru bisa dilaksanakan sekarang ini. Tapi itu mungkin karena kegiatan dan lain-lain dan dinamika di DPR dan sebagainya, karenanya baru bisa dilakukan (sekarang)," kata dia.

Sosialisasi ini merupakan tugas dari Badan Keahlian Dewan. Penentuan waktu sosialisasi RUU ini, kata Fadli, berdasarkan rapat BKD yang dihadiri Sekretaris Jenderal DPR dan Pimpinan DPR.

"Saya hadir beberapa kali," kata dia.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Garap Korupsi e-KTP, Bagaimana Nasib Perekaman Data?

KPK Garap Korupsi e-KTP, Bagaimana Nasib Perekaman Data?

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 11:31 WIB

Novanto Sebut Nazaruddin Gangguan Psikologis, KPK Tak Mau Tahu

Novanto Sebut Nazaruddin Gangguan Psikologis, KPK Tak Mau Tahu

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 11:19 WIB

Golkar Minta Penanganan Kasus e-KTP Jangan Dibuat Gaduh

Golkar Minta Penanganan Kasus e-KTP Jangan Dibuat Gaduh

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 10:57 WIB

Begini Tahapan Terjadinya Peristiwa Korupsi e-KTP versi KPK

Begini Tahapan Terjadinya Peristiwa Korupsi e-KTP versi KPK

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 10:01 WIB

Soal e-KTP, KPK: Kami Tak Hanya Bicara Nama-nama, Tapi...

Soal e-KTP, KPK: Kami Tak Hanya Bicara Nama-nama, Tapi...

News | Senin, 06 Maret 2017 | 22:37 WIB

Cerita Warga Belum Dapat e-KTP, Padahal Sudah Diurus Tahun Lalu

Cerita Warga Belum Dapat e-KTP, Padahal Sudah Diurus Tahun Lalu

News | Minggu, 19 Februari 2017 | 05:03 WIB

Temuan e-KTP Palsu Asal Kamboja Tak Berkaitan dengan Pilkada DKI

Temuan e-KTP Palsu Asal Kamboja Tak Berkaitan dengan Pilkada DKI

News | Senin, 13 Februari 2017 | 15:26 WIB

Anggota DPR Kembalikan Duit, TSK Kasus e-KTP Bisa Bertambah

Anggota DPR Kembalikan Duit, TSK Kasus e-KTP Bisa Bertambah

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 22:03 WIB

DPR: e-KTP dari Kamboja dan Laos Bukan untuk Curangi Pilkada

DPR: e-KTP dari Kamboja dan Laos Bukan untuk Curangi Pilkada

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 17:39 WIB

Muncul Paket KTP Palsu, Kapolri: Kalau Ini Adu Intel, Ngeri Juga

Muncul Paket KTP Palsu, Kapolri: Kalau Ini Adu Intel, Ngeri Juga

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 16:50 WIB

Terkini

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Apa Perbedaan Lip Mask Emina Hijau dan Pink? Kenali Varian hingga Kandungannya

Apa Perbedaan Lip Mask Emina Hijau dan Pink? Kenali Varian hingga Kandungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Penyegar Wajah Ovale yang Cocok untuk Kulit Kusam, Begini Cara Pakainya

Penyegar Wajah Ovale yang Cocok untuk Kulit Kusam, Begini Cara Pakainya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Cara Lapor Kecurangan dan Kendala TKA 2026 ke Posko Pengaduan Ombudsman RI

Cara Lapor Kecurangan dan Kendala TKA 2026 ke Posko Pengaduan Ombudsman RI

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:14 WIB

3 Urutan Skincare Kahf untuk Kulit Pria Sensitif, Bantu Jaga Skin Barrier

3 Urutan Skincare Kahf untuk Kulit Pria Sensitif, Bantu Jaga Skin Barrier

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Cara Mengatasi Risiko Rem Blong Pada Motor Matik Saat Melintasi Turunan

Cara Mengatasi Risiko Rem Blong Pada Motor Matik Saat Melintasi Turunan

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Demo Rusuh Prancis Jadi Ajang Iklan Gratis Kaca Antipecah China, Kok Bisa?

Demo Rusuh Prancis Jadi Ajang Iklan Gratis Kaca Antipecah China, Kok Bisa?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Jakarta Ramai Aksi Hari Ini: 61 Demo Digelar dari BEM UNJ sampai Gerakan Ojol Bersatu

Jakarta Ramai Aksi Hari Ini: 61 Demo Digelar dari BEM UNJ sampai Gerakan Ojol Bersatu

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Profil Supra Sekuritas: Broker Terafiliasi Pejabat Danantara di Pusaran Skandal DSSA

Profil Supra Sekuritas: Broker Terafiliasi Pejabat Danantara di Pusaran Skandal DSSA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:06 WIB

×