Bos Pandawa Group Akui Investasi di Koperasinya Tak Beres

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 09 Maret 2017 | 17:32 WIB
Bos Pandawa Group Akui Investasi di Koperasinya Tak Beres
Bos Koperasi Simpan Pinjam Pandawa Group Salman Nuryanto. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Bos Koperasi Simpan Pinjam Pandawa Group Salman Nuryanto mengaku kebanyakan para nasabah menginvestasikan uangnya karena kemauannya sendiri. Mantan penjual bubur di kawasan Depok mengaku kebanyakan nasabah langsung percaya dengan iming-iming dari investasi yang dikelola koperasinya.

"Banyak yang ikut sendiri. Banyak yang nggak tahu saya dari bawah," kata Salman di Polda Metro Jaya, Kamis (9/3/2017).

"Pada kumpul, ngobrol-ngobrol, terus ada yang percaya dan yang nggak. Yang percaya langsung pada ikut saja. Pada mau titip modal sendiri," lanjut dia

Salman mengatakan para nasabah sebelum percaya dengan investasi ini. Namun, belakangan investasi tersebut mandek karena perputaran uang di koperasi yang dipimpinnya malah dipakai untuk membayar gaji karyawan.

"Iya setelah ke sininya. Pertama awalnya benar. Tapi ke sini nggak benar malah digunakan untuk bayarin anggota," kata dia.

Di kasus itu, polisi telah menetapkan 22 orang sebagai tersangka. Salman sendiri dicokok di tempat persembunyiannya, di Mauk, Tangerang, Banten, Senin (21/2/2017). Salman diringkus bersama 3 anak buahnya, yakni Madamine sebagai leader Pandawa Group dan dua administrator bernama Sutaryo dan Subardi.

Dari hasil pengembangan, polisi turut meringkus keluarga Salman, yakni Nani (istri pertama), Cici (istri kedua), Dakim (mertua). Polisi juga telah menangkap pimpinan-pimpinan Pandawa Group. Mereka adalah Roni Santoso (leader 8), Yeret Meta (leader 8), Tohiron (leader 8), Ricky M Kurniawan (leader 8), Abdul Karim (leader 8), Reza Fauzan (leader 8), dan Vita Lestari (diamond). Kemudian, lima orang yang menjabat leader dan diamond di Pandawa Group yang ditangkap yakni Dedi Susanto, Anto Wibowo, Arif Firmansyah, Dani Kurniawan dan Mohamad Soleh.

Polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti berupa aset berharga dari puluhan mobil, motor, bangunan rumah hingga logam mulia.

Adapun mobil mewah yang disita polisi diantaranya seperti Toyota Alphard, BMW 350 i, Honda HRV Prestige, Toyota All New Camry Hybrid, mobil sport Mazda MX-5, Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, Mini Cooper. Kendaraan tersebut sudah terparkir di halaman luar Polda Metro Jaya dengan diberikan garis polisi.

Puluhan motor yang sita juga ada yang berkapasitas mesin besar seperti Harley Davidson dan Kawasaki Ninja.Barang bukti lainnya seperti sejumlah uang dalam bentuk pecahan asing, kartu kredit hingga perhiasan juga dan dokumen juga turut disita petugas.

Polisi juga masih menelurusi aliran dana dengan bekerja sama Pusat Analisis dan Transaksi Keuangan melalui sejumlah rekening yang berkaitan dengan kasus investasi bodong tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TSK Pandawa Group Terus Bertambah, Totalnya Menjadi 22 Orang

TSK Pandawa Group Terus Bertambah, Totalnya Menjadi 22 Orang

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 18:04 WIB

Polisi Kembali Ringkus 5 Tersangka Kasus Pandawa Group

Polisi Kembali Ringkus 5 Tersangka Kasus Pandawa Group

News | Senin, 06 Maret 2017 | 13:11 WIB

Skandal Investasi Pandaga Group, Nasabah akan Polisikan Dokter

Skandal Investasi Pandaga Group, Nasabah akan Polisikan Dokter

News | Minggu, 05 Maret 2017 | 19:01 WIB

Kisah Masa Kecil Salman, Orang Tajir yang Kini Tidur di Penjara

Kisah Masa Kecil Salman, Orang Tajir yang Kini Tidur di Penjara

News | Rabu, 01 Maret 2017 | 19:17 WIB

Jumlah Tersangka Pandawa Group Bertambah Jadi 14 Orang

Jumlah Tersangka Pandawa Group Bertambah Jadi 14 Orang

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 17:31 WIB

PPATK Dilibatkan Dalam Perburuan Aset Pandawa Group

PPATK Dilibatkan Dalam Perburuan Aset Pandawa Group

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2017 | 16:33 WIB

Dua Istri dan Mertua Bos Pandawa Group Ditangkap Polisi

Dua Istri dan Mertua Bos Pandawa Group Ditangkap Polisi

News | Kamis, 23 Februari 2017 | 15:52 WIB

Polisi Temukan Aset Bergerak Atas Nama Kedua Istri Bos Pandawa

Polisi Temukan Aset Bergerak Atas Nama Kedua Istri Bos Pandawa

News | Kamis, 23 Februari 2017 | 05:12 WIB

Setelah Istri Pertama, Giliran Istri Kedua Bos Pandawa Dibekuk

Setelah Istri Pertama, Giliran Istri Kedua Bos Pandawa Dibekuk

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 17:56 WIB

Aset Pandawa Group Belum Berhasil Disita Semua

Aset Pandawa Group Belum Berhasil Disita Semua

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 17:14 WIB

Terkini

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:42 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:38 WIB

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:30 WIB

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:35 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB