Survei Membuktikan: DPR Lembaga Terkorup Tahun 2016

Reza Gunadha

Jum'at, 10 Maret 2017 | 15:43 WIB
Survei Membuktikan: DPR Lembaga Terkorup Tahun 2016
Seorang seniman yang tergabung dalam Aliansi Seniman Jakarta melakukan aksi teaterikal duduk di atas kloset di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12).

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dinilai menjadi lembaga paling korup oleh masyarakat, sepanjang tahun 2016. Hal itu merupakan hasil survei yang dilakukan Transparency Internasional Indonesia (TII).

Hasil survei TII yang termaktub dalam laporan Global Corruption Barometer (GCB) versi Indonesia tahun 2017 menyebutkan, 54 persen responden yang dijadikan sampel menilai lembaga legislatif itu terkorup. Dalam survei yang dipublikasikan Selasa (7/3/2017), TII mewawancarai 1.000 responden berusia 18 tahun ke atas di 31 provinsi.

“Responden kami wawancarai melalui sambungan telepon maupun tatap muka. Mereka kami ajukan pertanyaan terkait pandangan mereka terkait melawan korupsi, tingkat korupsi, kinerja, serta kasus suap, selama 12 bulan tahun 2016,” terang Sekretaris Jenderal TII Dadang Trisasongko, Jumat (10/3).

Ia mengatakan, pada survei itu, pengalaman-pengalaman pribadi responden dijadikan tolak ukur kinerja lembaga-lembaga publik maupun politik terhadap praktik korupsi maupun suap.

Hasilnya, kata Dadang, DPR menempati posisi paling puncak yang menurut persepsi publik seringkali terlibat kasus rasuah. Setelah DPR, terdapat birokrasi, DPRD, direktorat pajak, dan kepolisian, menjadi lembaga yang dianggap masih menjadi ajang korupsi.

Persepsi publik itu, sambungnya, berkesesuaian dengan data yang diolah dari Kementerian Dalam Negeri serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Data itu menunjukkan, 74 anggota DPR RI tersangkut kasus korupsi dalam kurun satu dasawarsa terakhir, yakni 2004 sampai 2013.

Sedangkan di tingkat DPRD, dalam kurun waktu yang sama, terdapat 2.545 anggotanya yang tersangkut kasus korupsi. Sementara pada DPRD kabupaten/kota, ada 431 anggota yang terlibat korupsi.

baca juga

“Selain itu, 64 persen responden menilai tingkat intensitas korupsi di Indonesia naik dalam 12 bulan terakhi. Itu tidak terlepas dari maraknya pemberitaan media terhadap kasus korupsi yang diungkap KPK,” tukasnya.

Uniknya, 640 responen menilai kinerja pemerintahan di bawah kendali Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla terbilang baik dalam pemberantasan korupsi.

“Hal itu menunjukkan publik masih optimistis terhadap pemerintah memberantas korupsi, meski kasus-kasus itu tetap marak. Ini bisa diartikan bahwa publik memercayai pemerintah serius memberantas korupsi,” jelasnya.

Tapi, terus Dadang, survei GCB itu turut mengungkap 32 persen responden mengaku pernah melakukan suap.

“Budaya suap masih tinggi di Indonesia. Kalau dibandingkan survei GCB di Jepang misalnya, hanya 0,4 persen warganya yang mengaku melakukan suap. Persentase warga mengaku menerika suap yang lebih tinggi dari Indonesia adalah Thailand, yakni 41 persen,” tandasnya.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disebut Terima Uang Kasus e-KTP, Ganjar: Saya Santai Saja

Disebut Terima Uang Kasus e-KTP, Ganjar: Saya Santai Saja

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 15:20 WIB

E-KTP, Bareskrim Terima Laporan Marzuki Alie  Soal Andi Narogong

E-KTP, Bareskrim Terima Laporan Marzuki Alie Soal Andi Narogong

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 15:17 WIB

Diduga Korupsi, Anies Baswedan Dilaporkan ke KPK

Diduga Korupsi, Anies Baswedan Dilaporkan ke KPK

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 12:48 WIB

Kader Golkar Terbanyak Disebut Didakwaan, Yorrys: Menyedihkan

Kader Golkar Terbanyak Disebut Didakwaan, Yorrys: Menyedihkan

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 12:47 WIB

Bersejarah! Presiden Korea Selatan Dipecat karena Korupsi

Bersejarah! Presiden Korea Selatan Dipecat karena Korupsi

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 12:18 WIB

Marzuki Alie Berang: Kenal Saja Nggak, Bentuk Mukanya Nggak Tahu

Marzuki Alie Berang: Kenal Saja Nggak, Bentuk Mukanya Nggak Tahu

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 12:13 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

×