Ini Sebab Maraknya Penolakan Jenazah Pendukung Ahok versi Anies

Reza Gunadha | Dian Rosmala | Suara.com

Senin, 13 Maret 2017 | 15:35 WIB
Ini Sebab Maraknya Penolakan Jenazah Pendukung Ahok versi Anies
Anies Baswedan, Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan menilai, maraknya pelarangan menyalatkan jenazah pendukung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat bukanlah aksi ofensif atau menyerang.

Sebaliknya, Anies menganggap pelarangan itu justru sebagai aksi defensif atau bertahan setelah masyarakat banyak diancam oleh pihak-pihak tertentu.

"Ancamannya mulainya dari kapan sih?  Ancamannya itu mulainya dari beberapa bulan yang lalu, ketika warga diancam dicabut bantuan sosialnya kalau tidak milih petahana," kata Anies di kawasan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (13/3/2017).

Menurut Anies, ancaman pencabutan program jaminan sosial itu memicu kemarahan sebagian warga dan akhirnya mengancam balik melalui cara tidak mau menyalatkan pendukung petahana.

"KJP (Kartu Jakarta Pintar) akan dicabut, ’pasukan oranye’ akan dicabut, itu kan ancaman. Ancaman-ancaman seperti inilah yang  menimbulkan ancaman balik. Kalau ada yang mulai mengancam maka muncul ancaman baru," ujarnya.

Anies mengakui tidak mempersoalkan program-program usungannya dikritik. Tapi, ia menilai tidak elegan kalau kandidat mengancam menyetop program yang sudah dilakukan pemprov.

"Contohnya program DP rumah nol persen, muncul kritik, tapi kan kritiknya pada program. Komentarnya program, tapi kalau mulainya dengan ancaman,  bahaya. Karena itu jangan ada ancaman pencabutan KJP, jangan mengancam akan ada perberhentian PPSU,” pintanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Blusukan, Djarot Mendadak Dipeluk Nenek Berusia 80 Tahun

Blusukan, Djarot Mendadak Dipeluk Nenek Berusia 80 Tahun

News | Senin, 13 Maret 2017 | 13:41 WIB

'Blusukan' ke Pasar Timbul, Djarot Janji Renovasi Kios Pedagang

'Blusukan' ke Pasar Timbul, Djarot Janji Renovasi Kios Pedagang

News | Senin, 13 Maret 2017 | 11:47 WIB

Ahok Minta Media Tutup Kasus Penolakan Jenazah Nenek Hindun

Ahok Minta Media Tutup Kasus Penolakan Jenazah Nenek Hindun

News | Senin, 13 Maret 2017 | 11:27 WIB

Kasus Penolakan Jenazah, Ahok Sambangi Keluarga Nenek Hindun

Kasus Penolakan Jenazah, Ahok Sambangi Keluarga Nenek Hindun

News | Senin, 13 Maret 2017 | 11:03 WIB

Sumarsono: 147 Spanduk 'Tolak Salatkan Jenazah' Sudah Dicopot

Sumarsono: 147 Spanduk 'Tolak Salatkan Jenazah' Sudah Dicopot

News | Senin, 13 Maret 2017 | 10:37 WIB

Alkisah Djarot dan Kumis Hitam nan Aduhai

Alkisah Djarot dan Kumis Hitam nan Aduhai

News | Senin, 13 Maret 2017 | 09:44 WIB

Anies: Anggap Saja Putaran Pertama itu Latihan 'Nyoblos'

Anies: Anggap Saja Putaran Pertama itu Latihan 'Nyoblos'

News | Senin, 13 Maret 2017 | 07:30 WIB

Terkini

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB