"Ketujuh, jadi jika sekarang ada yang bully, "saya akan jadi pembenci akang sekarang", "maaf saya unfollow" , "bye kang RK" dkk itu sudah takdiran berpolitik. Tidak akan baper. Karena politik adalah cara memperjuangkan nilai dan cita-cita. Dan dalam prosesnya tidaklah akan pernah, sampai kapanpun, menyenangkan semua orang. Tinggal karya dan pengabdian yang akan menjawab semua itu," Ridwan Kamil menambahkan.
Ridwan Kamil Jelaskan Kenapa Mau Didukung Surya Paloh
Siswanto Suara.Com
Senin, 20 Maret 2017 | 13:35 WIB
Cari Tahu
Kumpulan Kuis Menarik
BERITA TERKAIT
Drama Aura Kasih Berlanjut, Berpeluang Dipanggil KPK Terkait Ridwan Kamil di Luar Negeri
04 Februari 2026 | 13:43 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI