Perhatian para pihak yang begitu besar terhadap TKI disebabkan para TKI itu mengalami ‘gegar budaya’. Gaji sebesar Rp 14 juta hingga Rp. 30 juta per bulan membuat mereka konsumtif, lupa diri. Maka kata Aji Surya, buku dibuat agar mereka bisa menjadib pengusaha alias sajang di kemudian hari.