Pengadilan Pro-Houthi Hukum Mati Presiden Yaman Mansour Hadi

Tomi Tresnady

Minggu, 26 Maret 2017 | 07:55 WIB
Pengadilan Pro-Houthi Hukum Mati Presiden Yaman Mansour Hadi
Presiden Yaman Abdu Rabbu Mansour Hadi. (Reuters/Khaled Abdullah)

Suara.com - Sebuah pengadilan Yaman, pada hari Sabtu (25/3/2017), di daerah kekuasaan kelompok bersenjata Houthi menghukum mati Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi dan enam pejabat lain karena "pengkhianatan besar."

 Presiden Hadi adalah musuh utama Houthi dalam perang saudara di Yaman yang telah berlangsung sejak dua tahun lalu.

Keputusan pengadilan di ibu kota Sanaa, yang dilaporkan oleh kantor berita negara Saba versi Houthi, akan menjadi preseden yang semakin memperkecil peluang kembalinya perundingan damai untuk mengakhiri konflik yang telah menewaskan sedikitnya 10.000 orang.

Koalisi Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya telah membantu Hadi dengan ribuan serangan udara dan sejumlah kecil tentara darat untuk mengalahkan gerakan Houthi dan mengembalikan kursi kepresidenan kepada Hadi.

Houthi, yang beraliansi dengan Iran yang juga merupakan seteru utama Arab Saudi. Houthi terus mengalami kekalahan di sejumlah wilayah namun masih berhasil mempertahankan ibu kota dan pusat-pusat urban lainnya.

Beberapa putaran perundingan damai antara kedua pihak telah berakhir dengan kegagalan. Kelompok Houthi masih bersikeras Hadi adalah penguasa yang tidak sah sehingga harus mundur. Sementara di sisi lain, permintaan itu ditolak oleh kubu pemerintah dan juga PBB.

Mengutip keputusan pengadilan di Sanaa, kantor berita Saba menulis bahwa Hadi dihukum karena melakukan "menghasut dan membantu negara agresor Arab Saudi beserta para sekutunya."

Hukuman mati karena pengkhianatan tingkat tinggi juga diberikan kepada beberapa pejabat senior pemerintahan, termasuk di antaranya adalah duta besar Yaman untuk Amerika Serikat, Ahmed Awad bin Mubarok, dan mantan menteri luar negeri Riyadh Yasin.

"Saya bangga nama saya ada dalam daftar tersebut," kata bin Mubarok saat menanggapi hukuman mati tersebut di akun Facebooknya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rencanakan Teror Keluarga Raja Salman, 4 WN Yaman Ditangkap

Rencanakan Teror Keluarga Raja Salman, 4 WN Yaman Ditangkap

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 06:02 WIB

Lelaki Palestina Menang Arab Idol, Ribuan Warga Turun ke Jalan

Lelaki Palestina Menang Arab Idol, Ribuan Warga Turun ke Jalan

News | Senin, 27 Februari 2017 | 09:00 WIB

Bocah Amerika Juga Tewas dalam Operasi Pasukan Elit AS di Yaman

Bocah Amerika Juga Tewas dalam Operasi Pasukan Elit AS di Yaman

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 06:42 WIB

Belum 10 Hari Trump Berkuasa, 1 Pasukan Khusus AS Tewas di Yaman

Belum 10 Hari Trump Berkuasa, 1 Pasukan Khusus AS Tewas di Yaman

News | Senin, 30 Januari 2017 | 06:27 WIB

Bom Bunuh Diri Tewaskan 33 Prajurit Yaman di Aden

Bom Bunuh Diri Tewaskan 33 Prajurit Yaman di Aden

News | Minggu, 11 Desember 2016 | 03:52 WIB

Terkena Rudal dari Yaman, Tentara Saudi Tewas

Terkena Rudal dari Yaman, Tentara Saudi Tewas

News | Sabtu, 19 November 2016 | 15:40 WIB

Saudi Tuding Milisi Yaman Tembakkan Rudal ke Mekah

Saudi Tuding Milisi Yaman Tembakkan Rudal ke Mekah

News | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 07:42 WIB

WHO: Wabah Kolera Menyebar di Yaman

WHO: Wabah Kolera Menyebar di Yaman

Health | Rabu, 12 Oktober 2016 | 02:18 WIB

Kecam Serangan Arab Saudi ke Yaman

Kecam Serangan Arab Saudi ke Yaman

Foto | Selasa, 11 Oktober 2016 | 18:39 WIB

16 Keluarga Imam Masjid Yaman Tewas Diroket Saudi

16 Keluarga Imam Masjid Yaman Tewas Diroket Saudi

News | Rabu, 31 Agustus 2016 | 20:47 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×