Inul Daratista dan Nasihat Sinis 'Si Gila' Diogenes

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 28 Maret 2017 | 10:22 WIB
Inul Daratista dan Nasihat Sinis 'Si Gila' Diogenes
Lukisan

Suara.com - Inul Daratista, penyanyi dangdut yang kali pertama dikenal lewat kontroversi “goyang ngebor”, mendadak kembali menjadi buah bibir di media-media sosial lantaran pernyataan sinis yang diunggahnya ke Instagram.

Sinismenya tersebut, dianggap sebagian orang sebagai penghinaan terhadap ulama atau pemuka agama Islam. Namun, tak sedikit pula yang membela dan menyatakan sinisme Inul bukan menghina ulama. Sebaliknya, sinisme itu bisa dianggap sebagai otokritik terhadap politisasi agama terutama menjelang putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

Polemik mengenai pernyataan sinis Inul tersebut, sebenarnya bukan kali pertama terjadi dalam sejarah. Setidaknya, adalah Diogenes—filsuf Yunani yang dikenal gemar mencela—yang kali pertama mengenalkan metodologi kritik melalui pernyataan-pernyataan sinistik.

Dikisahkan dalam buku “Ancient Greece: Social and Historical Documents from Archaic Times to the Death of Alexander the Great” karya Matthew Dillon, Kaisar Alexander Agung yang tersohor itu suatu kali berniat menemui Diogenes. Keputusan itu dianggap kontroversial oleh para menterinya. Sebab, Diogenes pada masanya dianggap pemikir gila dan tak punya tata krama.

Anggapan masyarakat itu tidak tanpa alasan kuat. Bukan apa-apa, pola hidup Diogenes memang terbilang ugal-ugalan, bahkan untuk ukuran era kuno sekali pun. Betapa tidak, dia tak pernah mandi, berbusana compang-camping, tinggal dalam peti jenazah, serta mencari makan dari tempat sampah.

Berkat ketidaklaziman hidupnya itu, awam lantas menilai Diogenes hidup seperti anjing atau dalam bahasa Yunani ”kynikos” (seperti anjing). Jauh di kemudian hari, ketika fajar renaissance serta abad modern menyingsing dari barat Bumi, diksi Yunani "kynikos" menjadi akar kata ”sinis”.

Namun, Kaisar Alexander Agung yang nyaris bisa menyatukan seluruh negara di dunia itu tetap menemuinya.

Saat bertemu, kalimat yang kali pertama diucapkan sang kaisar yang melihat Diogenes hidup di gubuk kumuh adalah, ”Diogenes, apa ada yang bisa kubantu?”

Diogenes cuek menjawab tawaran sang kaisar dengan mengatakan, ”Ya, tentu saja ada. Tolong Anda jauh-jauh menyingkir dari  lubang masuk. Anda menghalangi cahaya masuk!” Begitulah cara Diogenes mengusir sang kaisar, sekaligus secara sinis mengkritik kaisar yang gemar mengobarkan peperangan atas nama persatuan dunia tersebut.

Inul, bukanlah seorang filsuf, apalagi berpola hidup ”kynikos” seperti Diogenes. Namun, merujuk ”cuitan” banyak netizen yang membelanya, Inul bisa dikatakan mewariskan metodologi kritik Dioegenes, yakni melalui pernyataan sinistik.

Simak saja rentetan kalimat yang diunggahnya ke Instagram, Sabtu (25/3/2017) akhir pekan lalu, sebagai keterangan foto dirinya bersanding dengan Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pria yang disebut belakangan juga memunyai masalah yang serupa: disangka menistakan agama dan ayat-ayat suci.

"Jangan Islam jadi benteng untuk hal politik hanya foto sampe komentar dengan bilang saya atheis emangnya kalian Islamnya bener???mata kalian gak lihat raja salman aja jiwa agamisnya tingkat tinggi masih saling menghormati jangan karena kalian pengen ganti pemimpin terus segala cara digunakan sampe mau dibayar amplopan dan nasi kotak juga saling gontok2an sesama islam muslim. Arep jadi opo," tulis Inul. 

"Kasihan padahal semua pasangan calon juga diundang sama indosiar karna semua TV dapat jatah harus menghadirkan kedua paslon lah koq kalian ribut soak alim sok suci. kalian lihat pemimpin kalian yang kemaren kena kasus tuh sama wanita pa kabarnya?? lihat juga pasangan lain yg kasus buku di jerman ayoo kalo mau obok2an jangan sok pintar sadari aku tidak berpihak pada siapa2...," tulis Inul lagi.

Kontan pernyataan Inul itu menuai protes netizen. Bahkan, melalui Twitter, sebagian orang memobilisasi netizen untuk memboikot Inul Daratista beserta produk-produk bisnis yang digelutinya.

"Nda tau ulama itu pewaris ilmu nabi,penyambung lidah nabi utk kita generasi skrg.kok enteng amat fitnah ulama?," tulis @MaulanaCrews.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dituding Anies Tak Terapkan "Open Governance", Ahok: Hufft...

Dituding Anies Tak Terapkan "Open Governance", Ahok: Hufft...

News | Selasa, 28 Maret 2017 | 07:32 WIB

Isu Hina Ulama, Inul Dibela Manajer, Salahkan "Haters"?

Isu Hina Ulama, Inul Dibela Manajer, Salahkan "Haters"?

Entertainment | Senin, 27 Maret 2017 | 19:46 WIB

Ahok Bantah Sekaligus Ajari Anies Soal E-Governance

Ahok Bantah Sekaligus Ajari Anies Soal E-Governance

News | Senin, 27 Maret 2017 | 19:30 WIB

Seperti Apa Kasus Boikot Inul Daratista di Mata Timses Ahok?

Seperti Apa Kasus Boikot Inul Daratista di Mata Timses Ahok?

News | Senin, 27 Maret 2017 | 19:10 WIB

PPP Jakarta Ungkap Alasan Beralih Dukung Ahok

PPP Jakarta Ungkap Alasan Beralih Dukung Ahok

News | Senin, 27 Maret 2017 | 17:58 WIB

Inul Daratista Tak Masalah Diboikot

Inul Daratista Tak Masalah Diboikot

Entertainment | Senin, 27 Maret 2017 | 16:56 WIB

Timses Berharap Dukungan PPP Romi Nanti Menangkan Ahok-Djarot

Timses Berharap Dukungan PPP Romi Nanti Menangkan Ahok-Djarot

News | Senin, 27 Maret 2017 | 13:35 WIB

#BoikotInulDaratista Menggema, Inul Tak Minta Maaf Tapi Melucu

#BoikotInulDaratista Menggema, Inul Tak Minta Maaf Tapi Melucu

Entertainment | Senin, 27 Maret 2017 | 10:29 WIB

Terkini

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB