Dulu Kaya Raya, Kini ISIS Sulit Bayar Gaji Tentara Bayarannya

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 29 Maret 2017 | 08:12 WIB
Dulu Kaya Raya, Kini ISIS Sulit Bayar Gaji Tentara Bayarannya
Anggota ISIS berpose bersama kucing. (Twitter)

Suara.com - Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pernah menjadi gerombolan teroris paling kaya sedunia, lantaran memiliki jaringan kriminal terkuat untuk mendapat sumber pendanaan. Namun, seiring kekalahan di banyak palagan, gerombolan itu diyakini berada dalam ambang kebangkrutan.

Bahkan, seperti dilansie Sky News, Selasa (28/3/2017), mantan Menteri Keuangan Irak Hoshyar Zebari mengatakan, ISIS tengah kesusahan membayar upah tentara bayarannya yang didatangkan dari banyak negara.

“Setiap hari, ISIS harus mengeluarkan USD3 juta (Rp40 miliar) sampai USD5 juta (Rp66 miliar) untuk keperluan perang serta operasional lain. Dulu, nilai itu tidak ada apa-apanya bagi mereka. Tapi kekinian, kondisinya berbeda. Mereka nyaris bangkrut,” tutur Zebari.

Ia mengatakan, pemasukan ISIS terutama dari memungut pajak dari pengusaha dan pedagang kecil. Bahkan, jawatan-jawatan sosial juga dimintakan pajak.

Selain itu, kata dia, ISIS juga mendapat dana dari aktivitas ilegal seperti pencurian di bank-bank atau penjualan artefak di pasar-pasar gelap.

Belum lagi penguasaan ladang-ladang minyak yang didapatkan ISIS setelah melakukan penjajahan di Irak. Dengan begitu, merreka leluasa menyelundupkan minyak ke luar negeri.

Mereka juga diketahui memeras banyak penduduk sipil di daerah kependudukan, dengan beragam dalih.

”Namun, kekalahan mereka di banyak wilayah, semakin mengisolasi mereka dari seluruh kegiatan perekonomian. Terutama ketika mereka terusir dari Mosul, Irak, yang sangat memukul serta mengakhiri kekhalifahan ISIS,” tandasnya.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Boleh Gabung ISIS, Suami Mutilasi Istri di Depan Tiga Anaknya

Tak Boleh Gabung ISIS, Suami Mutilasi Istri di Depan Tiga Anaknya

News | Senin, 27 Maret 2017 | 13:44 WIB

Kemensos Terima 12 WNI Terduga ISIS yang Dideportasi Turki

Kemensos Terima 12 WNI Terduga ISIS yang Dideportasi Turki

News | Sabtu, 25 Maret 2017 | 05:57 WIB

Sekolah di Suriah Dibom Jet Tempur AS, 33 Tewas

Sekolah di Suriah Dibom Jet Tempur AS, 33 Tewas

News | Rabu, 22 Maret 2017 | 15:24 WIB

ISIS Bantah Bahrumsyah Terbunuh di Suriah

ISIS Bantah Bahrumsyah Terbunuh di Suriah

News | Senin, 20 Maret 2017 | 10:58 WIB

Serangan Udara Pimpinan AS Tewaskan Enam Pemimpin ISIS di Mosul

Serangan Udara Pimpinan AS Tewaskan Enam Pemimpin ISIS di Mosul

News | Senin, 20 Maret 2017 | 08:47 WIB

Pemberontak Suriah: Pelaku Serangan Masjid Koalisi Pimpinan AS

Pemberontak Suriah: Pelaku Serangan Masjid Koalisi Pimpinan AS

News | Sabtu, 18 Maret 2017 | 06:34 WIB

AS Kasih Bukti Tak Hancurkan Masjid di Suriah

AS Kasih Bukti Tak Hancurkan Masjid di Suriah

News | Sabtu, 18 Maret 2017 | 04:02 WIB

Israel Serang Palmyra yang Baru Dibebaskan Suriah dari ISIS

Israel Serang Palmyra yang Baru Dibebaskan Suriah dari ISIS

News | Jum'at, 17 Maret 2017 | 16:07 WIB

Kali Pertama Sejak 1967, Israel Kembali Serang Suriah

Kali Pertama Sejak 1967, Israel Kembali Serang Suriah

News | Jum'at, 17 Maret 2017 | 15:09 WIB

Polri Belum Berani Sebut Pentolan ISIS Asal Indonesia Sudah Tewas

Polri Belum Berani Sebut Pentolan ISIS Asal Indonesia Sudah Tewas

News | Rabu, 15 Maret 2017 | 12:39 WIB

Terkini

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:38 WIB

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:30 WIB

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:20 WIB

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:06 WIB

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:54 WIB

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:53 WIB

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:49 WIB

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:42 WIB

Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'

Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:35 WIB