Mau Turun Hujan Es, Ternyata Tanda-tandanya Bisa Ditebak

Siswanto | Suara.com

Rabu, 29 Maret 2017 | 13:28 WIB
Mau Turun Hujan Es, Ternyata Tanda-tandanya Bisa Ditebak
Hujan es (shutterstock)

Suara.com - Kemarin, sebagian Jakarta terjadi hujan bongkahan es. Fenomena alam tersebut membuat sebagian anggota masyarakat bertanya-tanya.

Menurut public relation Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, fenomena hujan es merupakan fenomena cuaca alamiah yang biasa terjadi. Kejadian tersebut biasa terjadi pada masa pancaroba musim baik dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.

Seperti apa tanda-tanda akan terjadi hujan es?

Pertama, satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari terasa panas dan gerah.

Kedua, udara terasa panas dan gerah diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat ditunjukkan oleh nilai perbedaan suhu udara antara pukul 10.00 dan 07.00 LT (> 4.5 derajat celcius) disertai dengan kelembaban yang cukup tinggi ditunjukkan oleh nilai kelembaban udara di lapisan 700 mb (> 60 persen)

Ketiga, mulai pukul 10.00 pagi terlihat tumbuh awan Cumulus (awan putih berlapis - lapis), diantara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu - abu menjulang tinggi seperti bunga kol.

Keempat, tahap berikutnya awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu - abu atau hitam yang dikenal dengan awan Cb (cumulonimbus).

Kelima, pepohonan di sekitar tempat kita berdiri ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat.

Keenam, terasa ada sentuhan udara dingin disekitar tempat kita berdiri

Ketujuh, biasanya hujan yang pertama kali turun adalah hujan deras tiba - tiba, apabila hujannya gerimis maka kejadian angin kencang jauh dari tempat kita.

Kedelapan, jika 1 - 3 hari berturut - turut tidak ada hujan pada musim transisi, maka ada indikasi potensi hujan lebat yang pertama kali turun diikuti angin kencang baik yang masuk dalam kategori puting beliung maupun yang tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arti Hujan Es Menurut Islam, Femonena Alam yang Baru-baru ini Terjadi di Jombang

Arti Hujan Es Menurut Islam, Femonena Alam yang Baru-baru ini Terjadi di Jombang

Religi | Rabu, 25 September 2024 | 19:53 WIB

Tornado Porak-porandakan Rancaekek, Kini Sidoarjo Disiram Hujan Es

Tornado Porak-porandakan Rancaekek, Kini Sidoarjo Disiram Hujan Es

News | Selasa, 27 Februari 2024 | 16:31 WIB

Penyebab Hujan Es, Waspada Makin Sering Terjadi di Indonesia

Penyebab Hujan Es, Waspada Makin Sering Terjadi di Indonesia

News | Senin, 03 April 2023 | 15:57 WIB

Sabtu Sore, Hujan Es Guyur Kawasan Tebet

Sabtu Sore, Hujan Es Guyur Kawasan Tebet

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 17:00 WIB

7 Indikasi Terjadinya Fenomena Hujan Es Menurut BMKG

7 Indikasi Terjadinya Fenomena Hujan Es Menurut BMKG

Your Say | Selasa, 11 Oktober 2022 | 15:42 WIB

Fenomena Hujan Es Terjang Kerinci, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Fenomena Hujan Es Terjang Kerinci, Warga Berhamburan Keluar Rumah

News | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 19:01 WIB

Bantu Masyarakat Terdampak Bencana, Sekdaprov Papua dan Pj. Bupati Lanny Jaya Turun ke Kuyawage dan Serahkan Bantuan

Bantu Masyarakat Terdampak Bencana, Sekdaprov Papua dan Pj. Bupati Lanny Jaya Turun ke Kuyawage dan Serahkan Bantuan

News | Selasa, 09 Agustus 2022 | 08:55 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB