Pimpinan Ormas Muhammadiyah Beberkan Pertemuan Tersangka Makar

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 04 April 2017 | 15:19 WIB
Pimpinan Ormas Muhammadiyah Beberkan Pertemuan Tersangka Makar
Koordinator Nasional Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Kornas Fokal IMM) M Azrul Tanjung. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Koordinator Nasional Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Kornas Fokal IMM), M Azrul Tanjung membeberkan serangkaian pertemuan yang diikuti salah satu tersangka dugaan pemufakatan makar, Zainudin Arsyad. Pertemuan tersebut, kata dia hanya untuk mengkritisi kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

"Konteks yang dibahas itu adalah upaya-upaya bagaimana memperbaiki pemerintah. Mungkin ada bahasa-bahasanya yang agak keras, 'apakah pemerintah ini, bisa dipertahankan'. Pemerintah ini bisa dipertahankan itu kan ada mekanisme dan mekanismenya panjang tidak sesederhana yang dituduhkan kepada mereka," kata Azrul di Polda Metro Jaya, Selasa (4/4/2017).

Dia sendiri menyesalkan tindakan penangkapan dan penahanan yang dilakukan polisi terhadap Zainudin yang masih menempuh kuliah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

"(Hanya) mengkritisi. Cuma memang mereka melakukan dengan cara-cara yang mungkin menurut Polri diantisipasi," kata dia.

Menurutnya pertemuan yang dilakukan Zainudin juga dihadiri oleh perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa. Peran Zainudin, kata dia adalah petinggi BEM Muhammadiyah se-Asia Pacific. Namun tidak tidak merinci di mana lokasi pertemuan tersebut berlangsung.

"Dia (Zainudin) mantan Presiden Mahasiswa, dan juga Presiden BEM se-Asia-Pacific, tentu menjadi figur sentral. Itu normal, wajar lah," kata dia.

Namun, dia tidak mengetahui apakah ada tokoh atau petinggi Partai Politik yang ikut serta dalam pertemuan tersebut.

"Saya persisnya tidak tahu ya, tapi yang saya dengar itu, teman-teman BEM ya para aktivis lah, selebihnya saya belum tahu," kata Azrul.

Dia juga mengaku tidak mempermasalahkan bila gerakan dari kalangan mahasiswa ingin menduduki DPR RI bersamaan dengan aksi menuntut pencopotan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai gubernur Jakarta yang digalang beberapa ormas termasuk Forum Umat Islam pada Jumat (31/3/2017)

baca juga

"Kalau saya tidak mempersoalkan orang menduduki DPR/MPR," kata dia.

Azrul sendiri tidak menampik dirinya pernah terlibat dalam aksi 212 pada 2 Desember 2016 lalu. Dia juga memobilisasi massa untuk ikut aksi demo yang berlangsung di lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat.

"(Aksi) 212 juga tidak ada masalah kok. Saya juga ngerekrut orang, keluarga, adik-kakak, teman-teman," kata dia.

Azrul Tanjung pun membantah pendanaan sebesar Rp3 miliar yang dikumpulkan untuk upaya pemufakatan makar,  jelang aksi menuntut Jokowi untuk mencopot Ahok.

"Saya tidak yakin 100 persen. Saya yakin 100 persen tidak ada yang mendanai, apalagi Rp3 miliar," kata Azrul.

Menurutnya tidak mungkin apabila anggota IMM, Zainudin Arysad yang telah dijadikan tersangka makar ikut terlibat mengumpulkan dana yang mencapai miliar rupiah untuk melengserkan pemerintahan yang sah.

"Kalau Rp3 miliar, mereka tidak usah cari-cari saya untuk makan siang. Kalau saya ke kantor, mereka tungguin saya tuh, minta nasi bungkus," kata dia.

Dia mengaku sangat mengetahui aktivitas yang dilakukan Zainudin yang merupakan kader IMM. Bahkan, Azrul kerap menawarkan kepada Zainudin dan kader IMM dalam soal makanan.

"Saya tidak yakin itu, saya tahu persis mereka makan apa kok. Saya tidak percaya. Mereka aja suka telepon saya kok, 'malam ini makan apa?" kata dia.

Dalam kasus dugaan pemufakatan makar, polisi telah menetapkan lima orang menjadi tersangka, di antaranya Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Al Khaththath pada Jumat (31/3/2017). Khaththath ditangkap polisi di salah satu kamar di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, dini hari, menjelang aksi bertema Bela Al Quran 313 yang digalang Forum Umat Islam.

Polisi juga menyita uang tunai sebanyak Rp17 juta dari tangan Khaththath. Argo menduga uang tersebut berhubungan dengan aksi tersebut. Polisi menyebut aksi 313 baru ‘pemanasan’. Mereka sedang mempersiapkan aksi massa lebih besar usai pencoblosan pilkada Jakarta putaran kedua pada 19 April 2017.

Polisi masih melacak apakah dana Rp3 miliar sudah terkumpul atau belum. Polisi juga melacak siapa donatur untuk biaya aksi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Orang Ini Berani Jadi Jaminan Mahasiswa Tersangka Makar, Siapa?

Orang Ini Berani Jadi Jaminan Mahasiswa Tersangka Makar, Siapa?

News | Selasa, 04 April 2017 | 13:09 WIB

Diduga Biayai Upaya Makar, Polisi Serius Telisik Tommy Soeharto

Diduga Biayai Upaya Makar, Polisi Serius Telisik Tommy Soeharto

News | Selasa, 04 April 2017 | 11:04 WIB

4 Tahanan Makar Dibawa ke Polda, Sekjen FUI Tetap di Mako Brimob

4 Tahanan Makar Dibawa ke Polda, Sekjen FUI Tetap di Mako Brimob

News | Senin, 03 April 2017 | 23:01 WIB

Inilah Kronologis Rencana Makar Al-Khaththath Dkk Versi Polisi

Inilah Kronologis Rencana Makar Al-Khaththath Dkk Versi Polisi

News | Senin, 03 April 2017 | 16:31 WIB

Prabowo: Membela Hak Rakyat, Tak Berarti Makar

Prabowo: Membela Hak Rakyat, Tak Berarti Makar

News | Sabtu, 01 April 2017 | 15:24 WIB

Mangkir, Polisi Panggil Ulang Tommy Soeharto di Kasus Makar

Mangkir, Polisi Panggil Ulang Tommy Soeharto di Kasus Makar

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 17:13 WIB

Polisi Akan Tentukan Penahanan Koordinator Aksi 313 Besok

Polisi Akan Tentukan Penahanan Koordinator Aksi 313 Besok

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 16:36 WIB

Ini yang Dilakukan Al Khaththath Sampai Jadi Tersangka Makar

Ini yang Dilakukan Al Khaththath Sampai Jadi Tersangka Makar

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 15:56 WIB

Alasan Tommy Soeharto Menolak Diperiksa Kasus Makar

Alasan Tommy Soeharto Menolak Diperiksa Kasus Makar

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 12:16 WIB

Dilepas Polisi, Kasus Makar Sri Bintang  Lanjut Terus

Dilepas Polisi, Kasus Makar Sri Bintang Lanjut Terus

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 12:09 WIB

Terkini

Penantian 1 Tahun Berbuah Manis, Jurnal Al-Daulah UIN Alauddin Tembus Scopus

Penantian 1 Tahun Berbuah Manis, Jurnal Al-Daulah UIN Alauddin Tembus Scopus

Sulsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:23 WIB

AIESEC in UI Hadirkan Global Village Summer 2026, Kenalkan Keberagaman dan Peduli Lingkungan

AIESEC in UI Hadirkan Global Village Summer 2026, Kenalkan Keberagaman dan Peduli Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:20 WIB

5 Rekomendasi Bedak untuk Wanita Usia 40 Tahun ke Atas yang Tidak Memperjelas Kerutan sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak untuk Wanita Usia 40 Tahun ke Atas yang Tidak Memperjelas Kerutan sesuai Review

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Salah Alamat, Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Pindah Praperadilan ke PN Jakpus, Digelar 12 Agustus

Salah Alamat, Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Pindah Praperadilan ke PN Jakpus, Digelar 12 Agustus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Apa Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah? Ini 3 Pilihan Mulai Rp2 Jutaan

Apa Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah? Ini 3 Pilihan Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:18 WIB

45 Persen Konsumsi Nasional Dikuasai 20 Persen Orang Kaya, Sisanya Tetap Hidup Miskin

45 Persen Konsumsi Nasional Dikuasai 20 Persen Orang Kaya, Sisanya Tetap Hidup Miskin

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Jangan Cuma Mengeluh, GSI Dorong Generasi Muda Jadi Solusi bagi Daerah

Jangan Cuma Mengeluh, GSI Dorong Generasi Muda Jadi Solusi bagi Daerah

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya

Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Penembakan Brutal Sekolah Nonthaburi Thailand, 7 Orang Tewas

Penembakan Brutal Sekolah Nonthaburi Thailand, 7 Orang Tewas

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:13 WIB

Nama Norman Joesoef Menguat Jadi Wamenhan, Komisi I DPR: Tunggu Pengumuman Presiden

Nama Norman Joesoef Menguat Jadi Wamenhan, Komisi I DPR: Tunggu Pengumuman Presiden

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:10 WIB

×