Orang Ini Berani Jadi Jaminan Mahasiswa Tersangka Makar, Siapa?

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 04 April 2017 | 13:09 WIB
Orang Ini Berani Jadi Jaminan Mahasiswa Tersangka Makar, Siapa?
Koordinator Nasional Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Kornas Fokal IMM) M Azrul Tanjung. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Koordinator Nasional Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Kornas Fokal IMM) mengajukan penangguhan penahanan Zainudin Arsyad. Zainudin telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemufakatan makar.

Alasan penangguhan tersebut karena Zainudin masih menempuh kuliah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

"Kami atas nama Kornas keluarga alumni IMM meminta Kapolda untuk lakukan penanguhan penahanan di mana kader kami sudah ditahan sejak Jumat, berarti sudah 4 hari," kata Sekretaris Jenderal Kornas Fokal IMM, M Azrul Tanjung di Polda Metro Jaya, Senin (4/4/2017).

Dia menjamin jika Zainudin tidak akan menghilangkan barang bukti dan melarikan diri selama proses penyidikan kasus tersebut dilakukan. Atas penanguhan penahanan, pihaknya memberikan jaminan kepada polisi secara kelembagaan maupun pribadi.

"Kami yakin ZA tidak akan melarikan diri karena sehari-harinya kami tahu apa aktivitas, tempat tinggalnya di mana," kata dia.

Penangguhan penahanan Zainudin, kata dia sudah dilakukan sejak kadernya ditahan di Mako, Brimob, Kelapa Dua, Depok. Kemarin, permohonan juga sudah disampaikan kepada penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya secara lisan.

"Prinsipnya kami sudah berupaya. Bukan hanya hari ini, tapi sudah 4 hari yang lalu. Saya sudah dua kali ke Mako Brimob sejak Sabtu dan minggu. Kemudian saudara Ihsan juga kemarin ke sini untuk sampaikan permohonan kami. Tapi, Mekanisme harus kami penuhi sehingga baru hari ini bisa diajukan secara resmi," kata Azrul.

Salah satu pengacara Zainudin, M Ihsan menyampaikan penangguhan penahanan kader IMM karena polisi telah mengantongi bukti-bukti terkait kasus dugaan pemufakatan makar.  Barang bukti yang disita polisi dari tangan Zainudin yakni satu unit telepon genggam dan satu unit laptop.

Dia juga menambahkan apabila penangguhan penahanan dikabulkan, pihaknya menjamin Zainudin akan kooperatif memenuhi pemeriksaan polisi.

baca juga

"Kalau polisi panggil, tidak akan ingkari, jadi kooperatif," kata Ihsan.

Polisi telah menetapkan lima tersangka kasus dugaan pemufakatan makar. Mereka adalah Zainudin Arsyad, Irwansrah, Veddrik Nugraha alias Dikho, Marad Fachri Said alias Andre dan Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Gatot Saptono alias Muhammad Al Khaththath. Kelimanya ditangkap jelang aksi bela Al Quran atau 313 pada Jumat (31/3/2017).

Isu utama yang diangkat dalam aksi tersebut yakni mendesak Presiden Joko Widodo memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatan gubernur DKI Jakarta karena sudah berstatus terdakwa perkara dugaan penodaan agama.

Setelah ditangkap di beberapa lokasi berbeda, kelimanya pun ditetapkan menjadi tersangka. Saat ini, mereka langsung dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Biayai Upaya Makar, Polisi Serius Telisik Tommy Soeharto

Diduga Biayai Upaya Makar, Polisi Serius Telisik Tommy Soeharto

News | Selasa, 04 April 2017 | 11:04 WIB

4 Tahanan Makar Dibawa ke Polda, Sekjen FUI Tetap di Mako Brimob

4 Tahanan Makar Dibawa ke Polda, Sekjen FUI Tetap di Mako Brimob

News | Senin, 03 April 2017 | 23:01 WIB

Inilah Kronologis Rencana Makar Al-Khaththath Dkk Versi Polisi

Inilah Kronologis Rencana Makar Al-Khaththath Dkk Versi Polisi

News | Senin, 03 April 2017 | 16:31 WIB

Prabowo: Membela Hak Rakyat, Tak Berarti Makar

Prabowo: Membela Hak Rakyat, Tak Berarti Makar

News | Sabtu, 01 April 2017 | 15:24 WIB

Mangkir, Polisi Panggil Ulang Tommy Soeharto di Kasus Makar

Mangkir, Polisi Panggil Ulang Tommy Soeharto di Kasus Makar

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 17:13 WIB

Polisi Akan Tentukan Penahanan Koordinator Aksi 313 Besok

Polisi Akan Tentukan Penahanan Koordinator Aksi 313 Besok

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 16:36 WIB

Ini yang Dilakukan Al Khaththath Sampai Jadi Tersangka Makar

Ini yang Dilakukan Al Khaththath Sampai Jadi Tersangka Makar

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 15:56 WIB

Alasan Tommy Soeharto Menolak Diperiksa Kasus Makar

Alasan Tommy Soeharto Menolak Diperiksa Kasus Makar

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 12:16 WIB

Dilepas Polisi, Kasus Makar Sri Bintang  Lanjut Terus

Dilepas Polisi, Kasus Makar Sri Bintang Lanjut Terus

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 12:09 WIB

Pengacara: Kasus Bachtiar Nasir Bisa SP3 Jika Sudah Tersangka

Pengacara: Kasus Bachtiar Nasir Bisa SP3 Jika Sudah Tersangka

News | Sabtu, 04 Maret 2017 | 13:16 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×