Tim Advokasi Ahok-Djarot Laporkan Anies ke Polda Metro

Madinah, Welly Hidayat

Rabu, 05 April 2017 | 20:04 WIB
Tim Advokasi Ahok-Djarot Laporkan Anies ke Polda Metro
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Hari ini, Rabu (5/4/2017) tim Hukum dan Advokasi pasangan calon gubernur DKi jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat melaporkan calon guberur DKi Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan ke Polda Metro Jaya.

Ketua Tim Hukum dan Advokasi Basuki - Djarot, Pantas Nainggolan mengatakan Anies dituding telah menyampaikan informasi yang diduga mengarah pada fitnah kepada masyarakat, soal adanya penggusuran 300 kampung di wilayah Jakarta.

Pantas mengatakan data dan informasi yang disampaikan Anies sama sekali tidak benar.

"Itu semua bohong, tidak benar dan fitnah. Tidak ada satu lokasi penggusuran di Jakarta. Yang ada hanyalah titik-titik penertiban misalnya reklame liar, pedagang kaki lima, dan PMKS, bangunan di atas air. Jadi tidak ada penggusuran, yang ada hanyalah penertiban dalam rangka memberikan pelayanan ke warga Jakarta. Itu yang mau saya luruskan," kata Pantas di SPKT Polda Metro Jaya.

Ditambahkan Pantas, Anies dianggap telah memanipulasi data, kemudian disampaikan kepada publik."Data yang menyatakan tidak ada penggusuran dan tidak ada satu kampung pun yang digusur. Sementara Anies menyebutkan 300 kampung," ujar Pantas.

Pernyataan Anies yang dianggap fitnah tersebut, tambah Pantas, disampaikan sebelum putaran pertama Pilkada DKI Jakarta diselenggarakan pada 15 Februari lalu.

Dalam laporannya, Pantas menyodorkan barang bukti berupa rekaman video, flashdisk, dan data yang menyatakan tidak ada penggusuran dan tidak ada satu kampung pun yang akan digusur.

Dalam Laporan polisi bernomor LP /1682/IV/2017/PMJ/Ditreskrimum tanggal 5 April 2017 Anies dijerat Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP tentang pencemaran nama baik dan fitnah.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Kembali Ungkit Kejanggalan Kemenangan Telak Ahok-Djarot

Anies Kembali Ungkit Kejanggalan Kemenangan Telak Ahok-Djarot

News | Rabu, 05 April 2017 | 19:08 WIB

'Jakarta Bersyariah', Ahok: Kamu Mau Kalau Nyolong Potong Tangan?

'Jakarta Bersyariah', Ahok: Kamu Mau Kalau Nyolong Potong Tangan?

News | Rabu, 05 April 2017 | 17:08 WIB

Buni Yani Bakal Diserahkan Polda ke Kejati Jabar Pekan Depan

Buni Yani Bakal Diserahkan Polda ke Kejati Jabar Pekan Depan

News | Rabu, 05 April 2017 | 15:52 WIB

Jenguk Warga yang Sakit, Ahok Ajak Kakek Suhadi Pindah

Jenguk Warga yang Sakit, Ahok Ajak Kakek Suhadi Pindah

News | Rabu, 05 April 2017 | 15:41 WIB

Terkini

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:15 WIB

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:13 WIB

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:08 WIB

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:07 WIB

×