Dituduh Menjiplak Lagu Israel, Ini Penjelasan Kubu Anies-Sandi

Reza Gunadha, Dian Rosmala

Jum'at, 07 April 2017 | 20:00 WIB
Dituduh Menjiplak Lagu Israel, Ini Penjelasan Kubu Anies-Sandi
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno menyambangi KPK, di Jakarta, Selasa (21/3/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Tim pemenangan pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno, mengklarifikasi tudingan bahwa lagu "Ayo Kobarkan Semangat Jakarta Anies-Sandi" adalah hasil menjiplak lagu "Hashem Melech" milik Gad Elbaz dan Nissim.

Lagu "Hashem Melech" berisi puja-puji untuk Tuhan dalam agama Yahudi. Sementara sang penyanyi, Gad Elbaz dan Nissim berasal dari Israel.

Menurut tim Anies-Sandiaga melalui laman daring resmi, www.jakartamajubersama.com,  lagu yang sering dinyanyikan oleh Taufiq Ridho Allahuyarham itu sebenarnya dipopulerkan oleh musikus Aljazair Cheb Khaled. Judul asli lagu tersebut C’est La Vie.

Setahun sebelum Pemilu 2014, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menciptakan lagu yang berjudul 'Ayo Kobarkan Semangat Indonesia' yang nadanya sama dengan lagu "C'est LaVie".

Sementara band Gad Elbaz ternyata juga memakai nada lagu tersebut pada tahun 2014, yang kemudian kolaborasi dengan band Nissim pada tahun 2015. Kedua band itu mengubah lagu tersebut dengan judul 'Hashem Melech' dan mulai diterbitkan pada Januari 2016.

"Jadi tidak mungkinlah lagu 'Kobarkan Semangat Indonesia' itu menjiplak lagu band Israel. Karena 'Kobarkan Semangat Indonesia' diterbitkan lebih dulu yaitu pada April 2014. Sedangkan lagu band Israel baru diterbitkan Januari 2016," demikian penjelasan di website resmi www.jakartamajubersama.com.

Sementara lagu kampanye Anies-Sandi 'Ayo Kobarkan Semangat Jakarta' itu merupakan aransemen dari lagu 'Ayo Kobarkan Semangat Indonesia' yang diciptakan oleh band PKS.

Bayar Royalti?

Suara.com - Warganet penghuni media-media sosial digemparkan oleh tudingan bahwa lagu berjudul “Kobarkan Semangat” yang menjadi yel-yel pemenangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno hasil menjiplak.

Lagu “Kobarkan Semangat” yang diunggah PKS TV ke laman berbagai video Youtube, dinilai menjiplak melodi lagu duo penyanyi asal Israel, Gad Elbaz dan Nissim, berjudul “Hashem Melech 2.0”. Arti judul lagu Israel itu sendiri adalah “Tuhanku adalah Raja”.

Tuduhan tersebut ramai-ramai dikemukakan warganet di Twitter maupun Facebook sejak, Kamis (6/4/2017). Menurut mereka, lagu kubu Anies-Sandi itu benar-benar menjiplak lagu Israel yang berisi puja-puji terhadap Yehovah.

“Hashem Melekh lagu Yahudi, versi @PKSejahtera menjadi lagu ‘Kobarkan semangat’ pemenangan Anies-Sandi,” tulis akun @kemalarsjad di Twitter.

Bahkan, akun #emerson_yuntho, milik anggota Divisi Judicial Monitoring Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho, juga ikut mengomentari dan membuat jajak pendapat mengenai dugaan menjiplak tersebut.

“Polling. Soal polemik lagu Hashem Melech dan Kobarkan semangat, menurut kamu siapa meniru siapa sob!” tulisnya.

Namun, sejumlah warganet mengungkapkan nada lagu ”Kobarkan Semangat” Anies-Sandi tidak berasal dari lagu penyanyi Israel.

Sebab, melodi lagu ”Hashem Melech” sendiri merupakan gubahan nada lagu berjudul “C’est la Vie” karya Khaled.

”Ternyata memang lagu ’Kobarkan Semangat’ pemenangan Anies-Sandi berasal dari lagu asli, Khaled; C'est La Vie,” tulis akun @PastorGilbertL.

Akun Maurice Bachtera Bodlund di Facebook, memberikan penjelasan lebih terperinci terkait persoalan ini:

”Saya jernihkan. Aslinya adalah lagunya Khaled dari Aljazair berjudul ’C'est La Vie’ (bukan lagu keagamaan). Kemudian dipakai Marc Anthony dalam lagu ’Vivir mi Vida’. Dan Gad Elbaz membeli royalti atau hak pemakaian musiknya juga, dan dibuat lagu ’Hashem Melech’. Lagu Hashem Melech ini lah yang masih sering dipakai oleh orang-orang Israel dan Yahudi sebagai pujian kepada Hashem (salah satu sebutan Tuhan dlm Yahudi). Walaupun bukan asli buatan Israel, tapi lagu ini adalah lagu yang dipakai Israel untuk memuji Tuhannya.

Namun, warganet tetap mempersoalkan penjiplakan nada lagu tersebut. Sebab, irama lagu ”Kobarkan Semangat” lebih menyerupai beat lagu ”Hashem Melech” ketimbang ”C’est La Vie” milik Khaled.

Tapi lagu ’c’est la vie temponya sedikit cepat. Lagunya anis-sandi cocok temponya dengan lagu Gad Elbaz. Silakan dibandingkan,” tulis akun Paulus Rudy Calvin di Facebook.

Penilaian Rudy diamini oleh akun Maurice Bachtera Bodlund. ”Benar. Makanya saya bilang: Lagu aslinya memang pertama kali dinyanyikan Khaled (C'est La Vie) dan kemudian dinyanyikan pula Marc Anthony. Tapi...yang palinh cocok dijiplak aransemennya ya lagu dr Gad Elbaz. Pas banget. ”

Kalaupun benar lagu itu menjiplak lagu "C'est La Vie", banyak netizen yang mempertanyakan apakah kubu Anies-Sandi sudah meminta izin dan membayar royalti kepada Khaled, seperti yang dilakukan Gad Elbaz .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dalih Fransiska Laporkan Sandiaga Jelang Pilkada Putaran Dua

Ini Dalih Fransiska Laporkan Sandiaga Jelang Pilkada Putaran Dua

News | Jum'at, 07 April 2017 | 16:56 WIB

Anies: Surat Keterangan Pengganti KTP Berpotensi Curangi Pilkada

Anies: Surat Keterangan Pengganti KTP Berpotensi Curangi Pilkada

News | Jum'at, 07 April 2017 | 16:41 WIB

Sidang Ahok Mau Ditunda, Anies: Penegak Hukum Jangan Berpihak!

Sidang Ahok Mau Ditunda, Anies: Penegak Hukum Jangan Berpihak!

News | Jum'at, 07 April 2017 | 15:23 WIB

Soal 300 Titik yang Bakal Digusur Ahok, Anies: Banyak di Online

Soal 300 Titik yang Bakal Digusur Ahok, Anies: Banyak di Online

News | Jum'at, 07 April 2017 | 15:19 WIB

Fransiska Serahkan Kuitansi yang Diduga Dipalsukan Sandiaga Uno

Fransiska Serahkan Kuitansi yang Diduga Dipalsukan Sandiaga Uno

News | Jum'at, 07 April 2017 | 14:49 WIB

Fransiska Protes Polisi Tunda Pemeriksaan Sandiaga Uno

Fransiska Protes Polisi Tunda Pemeriksaan Sandiaga Uno

News | Jum'at, 07 April 2017 | 13:11 WIB

Heboh! Lagu Anies-Sandi Dituduh Jiplak Lagu Yahudi Israel

Heboh! Lagu Anies-Sandi Dituduh Jiplak Lagu Yahudi Israel

News | Jum'at, 07 April 2017 | 11:33 WIB

Anies: Giliran Saya dan Sandi yang Dilaporkan, Polisi Gerak Cepat

Anies: Giliran Saya dan Sandi yang Dilaporkan, Polisi Gerak Cepat

News | Jum'at, 07 April 2017 | 07:29 WIB

Anies Ajak Profesional dan Mahasiswa Tingkatkan Pendidikan DKI

Anies Ajak Profesional dan Mahasiswa Tingkatkan Pendidikan DKI

News | Jum'at, 07 April 2017 | 06:47 WIB

Dituding Anies Akan Gusur 300 Lokasi, Djarot: Mana Datanya?

Dituding Anies Akan Gusur 300 Lokasi, Djarot: Mana Datanya?

News | Kamis, 06 April 2017 | 22:29 WIB

Terkini

'Kami Memanusiakan Mereka', Janji Setneg Jamin Nasib Eks Karyawan Hotel Sultan Usai Diekseskui

'Kami Memanusiakan Mereka', Janji Setneg Jamin Nasib Eks Karyawan Hotel Sultan Usai Diekseskui

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:51 WIB

DPRD DKI Dorong Penuntasan Program Penanganan RW Kumuh

DPRD DKI Dorong Penuntasan Program Penanganan RW Kumuh

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:46 WIB

KPK dan OJK Sepakat Tangani Bersama Kasus Korupsi di Sektor Keuangan

KPK dan OJK Sepakat Tangani Bersama Kasus Korupsi di Sektor Keuangan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:44 WIB

Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Pemerintah Janjikan Perlindungan bagi Karyawan

Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Pemerintah Janjikan Perlindungan bagi Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:42 WIB

DPRD DKI Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Kebijakan Pembangunan

DPRD DKI Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Kebijakan Pembangunan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:41 WIB

Pembangunan 93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Tuntas, Gus Ipul Soroti Pentingnya Dukungan Pemda

Pembangunan 93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Tuntas, Gus Ipul Soroti Pentingnya Dukungan Pemda

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:34 WIB

PKB Singgung Sikap PDIP soal Aksi Tolak MBG: Jangan Bilang A, yang Dikerjakan B

PKB Singgung Sikap PDIP soal Aksi Tolak MBG: Jangan Bilang A, yang Dikerjakan B

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:33 WIB

Kemensos-PKP Terjun ke Pasuruan untuk Cek Rumah Orangtua Siswa Sekolah Rakyat Tak Layak Huni

Kemensos-PKP Terjun ke Pasuruan untuk Cek Rumah Orangtua Siswa Sekolah Rakyat Tak Layak Huni

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:30 WIB

Misteri Kakek 75 Tahun Tewas Tergantung di Taman Pramuka, Barang Berharga Masih Utuh

Misteri Kakek 75 Tahun Tewas Tergantung di Taman Pramuka, Barang Berharga Masih Utuh

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:27 WIB

Mencekam! Eksekusi Hotel Sultan Berujung Hujan Batu, 119 Orang Digelandang Polisi

Mencekam! Eksekusi Hotel Sultan Berujung Hujan Batu, 119 Orang Digelandang Polisi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:23 WIB