Ahok Minta Saksi Tak Hanya Jaga TPS, Tapi Juga Klarifikasi Fitnah

Minggu, 09 April 2017 | 19:03 WIB
Ahok Minta Saksi Tak Hanya Jaga TPS, Tapi Juga Klarifikasi Fitnah
Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), saat memberikan sambutan dalam pelatihan saksi yang diadakan PDI Perjuangan di JIEXpo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (9/4/2017). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta seluruh saksi tidak hanya mengawasi tempat pengumutan suara (TPS) pada 19 April mendatang. Ahok juga meminta para saksi turut lakukan klarifikasi sejumlah fitnah yang menyerang pasangan calon Ahok-Djarot Saiful Hidayat.

Di sela acara pelatihan saksi yang didakan PDI Perjuangan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (9/4/2017), Ahok mengatakan salah satu isu yang harus diklarifikasi adalah soal penggusuran.

"Fitnah pertama, saya tidak mau lihat di Jakarta ada rumah jelek, bukan berarti diterjemahkan akan saya gusur. Rumah jelek itu mau kita bedah, bagusin," ucap Ahok dihadapan para peserta pelatihan saksi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata Ahok, dalam waktu dekat akan meluncurkan Pasukan Merah yang akan membantu renovasi rumah warga.

"Tenaga kerjanya akan kita rekrut dari teman-teman yang belum kerja. Kita latih sampai dapat sertifikat bangunan," kata Ahok.

Meski demikian, kata Ahok, bangunan rumah yang didirikan di pinggiran sungai pasti akan tetap ditertibkan.

Selanjutnya, masyarakat yang terkena dampak proyek normalisasi sungai akan dipindahkan ke rumah susun sederhana sewa (Rusunawa).

"Tetapi kalau di dalam sungai, supaya nggak banjir ya kita pindahin. Kalau pindahin, rumahnya nyangkut di sungai namanya apa? Ya gusur dong. Tapi bukan berarti kampung digusur," tegas Ahok.

Ahok menambahkan, untuk membangun DKI Jakarta menjadi lebih baik tidak cukup satu periode. Untuk itu, Ahok berharap masyarakat kembali memberi kesempatan dengan mempercayakan Pemprov DKI kepada paslon Ahok-Djarot lagi.

Baca Juga: Serangan Gas Beracun, Indonesia Desak PBB Tengahi Konflik Suriah

"Makanya kita berjuang dengan ini, supaya diperpanjang masa kerja kami untuk menuntaskan (program) ini semua," ujar Ahok.

Terakhir, Ahok meminta seluruh saksi untuk aktif mengecek formilir C6 atau kertas undangan yang dibawa pemilih, dan memeriksa identitas pemilih.

"Cek KTP-nya benar nggak? Perhitungan mesti dilihat. ‎Nanti nomor dua dibilang nomor tiga. Saya yakin dengan ini kita bisa memenangkan (Pilkada DKI Jakarta) ini," pungkas Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI