Kontroversi Video Ahok-Djarot, Jubir Anies: Mungkin Khilaf

Selasa, 11 April 2017 | 10:12 WIB
Kontroversi Video Ahok-Djarot, Jubir Anies: Mungkin Khilaf
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Juru bicara tim pemenangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno, Anggawira, menganggap video kampanye pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)- Djarot Saiful Hidayat yang beredar di media sosial telah memojokkan umat Islam. Pasalnya, dalam video berdurasi dua menit tersebut, salah satu adegannya menggambarkan sekumpulan lelaki berpeci dan berbaju putih sedang melakukan demo yang menimbulkan kericuhan.

“Ya, mungkin khilaf buat video ini. Mereka tidak sadar bahwa video yang beredar di Instagram dan menjadi viral ini kembali telah menyinggung dan melukai umat muslim, karena kontennya secara tidak langsung menyiratkan hal negatif tentang umat muslim, ” kata Anggawira melalui pernyataan tertulis, hari ini.

Koordinator Sahabat Anies-Sandiaga ini menyatakan akan melayangkan surat laporan ke KPU dan Bawaslu agar video tersebut ditarik dan dilarang tayang karena tidak sesuai dengan nilai- nilai kebhinnekaan.

“Video kampanye ini justru jauh dari nilai- nilai kebhinekaan, dan berpotensi menyebabkan perpecahan untuk itu kita minta agar KPU dan Bawaslu mencabut video kampanye tersebut, dan melarang untuk tayang di media sosial apapun,” kata Anggawira.

Sebelumnya, Ketua Perkumpulan Indo Digital Volunteer Anthony Leong melaporkan video tersebut ke Komisi Penyiaran Indonesia. Tema yang diangkat soal keberagaman dianggap Anthony merupakan sebuah potret yang melecehkan Presiden Jokowi karena tidak mampu menjaga stabilitas dan keamanan Indonesia.

"Video ini parah, ini sebuah isu yang melecehan Presiden Jokowi karena dianggap tidak mampu menjaga keamanan dan stabilitas politik. Kampanye yang digaungkan itu bukan lagi keberagaman, ini pelecehan terhadap masyarakat yang dianggap selalu punya watak kekerasan, pelecehan terhadap akal sehat kita sebagai manusia biasa dan pelecehan terhadap sistem demokrasi Indonesia," ujar Anthony, kemarin.

Timses Ahok-Djarot menegaskan video tersebut sama sekali bukan untuk tujuah pelecehan sebagaimana dugaan-dugaan yang muncul selama ini. Video tersebut justru mengajak warga ber-bhinneka tunggal ika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI